Survei Tingkat Kepuasan Peserta Program Keluarga Harapan di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan (Ade Sinar Oktavia)

Submitted by: ,
On: Apr 3, 2019 @ 11:33 PM
IP: 182.1.172.11

  • Judul artikel eJournal: Survei Tingkat Kepuasan Peserta Program Keluarga Harapan di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan
  • Pengarang (nama mhs): Ade Sinar Oktavia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam penelitian ini terdapat permasalahan yang dihadapi oleh Kelurahan Sepinggan yaitu peserta program keluarga harapan dengan kepuasan selama menerima bantuan dana. Dalam Kelurahan Sepinggan memiliki 37 RT (Rumah Tangga), yang menerima bantuan program keluarga harapan berjumlah 174 peserta. Di Kelurahan Sepinggan peneliti ingin mengetahui kepuasan dalam menerima bantuan tersebut. Karena yang terjadi dilapangan dana bantuan yang di terima digunakan untuk kebutuhan lain.Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui lebih dalam tentang kepuasan peserta dalam menerima bantuan. Untuk mengetahui lebih dalam peneliti akan wawancara mendalam dan membuat koesioner yang sudah ada beberapa pilihan jawaban nya. Peneliti akan meneliti tingkat kepuasan peserta program keluarga harapan di program pertama Pendidikan dan penyandang disabilitas ringan,sedang,berat, kedua Ibu Hamil/Menyusui, ketiga Keluarga Indonesia sehat,ke empat Lansia usia 60 tahun keatas. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Tingkat Kepuasan peserta, ada empat program keluarga harapan dengan 5 indikator untuk menilai kepuasan nya yaitu pertama Kewajiban peserta program keluarga harapan, ke dua Hak peserta program keluarga harapan, ke tiga Penyaluran dana, ke empat Penggunaan Dana, ke lima Pelayanan pendamping. Jenis penelitian ini ialah menggunakan jenis penelitian campuran/kombinasi. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah peserta Program Keluarga Harapan Di Kelurahan Sepinggan yang berjumlah 174 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta pada program keluarga harapan adalah puas, dimana hasil nilai rata-rata nya 3,21, artinya bahwa terdapat kepuasan dalam bantuan yang diberikan program keluarga harapan selama ini pada peserta di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan. Perlunya meningkatkan Hak peserta di Kelurahan Sepinggan di Kota Balikpapan. Melihat bahwa Hak peserta memiliki rata-rata terendah dari kategori lain nya dan merupakan variable yang meberikan penilaian yang terlihat jelas untuk Hak peserta. Untuk meningkatkan Hak peserta Pkh, dari pihak pelayanan kesehatan lebih cepat menangani bagi peserta yang sakit.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Tingkat Kepuasan, Program Keluarga Harapan
  • NIM: 1302035143
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah M.S, Drs. Martinus Nanang, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (04-03-19-11-33-30).pdf (817 kB)

STUDI TENTANG PERCERAIAN DALAM PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN SUKU DAYAK AGABAG DI DESA SAMUNTI KECAMATAN LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN (Lindawati)

Submitted by: ,
On: May 22, 2018 @ 5:00 AM
IP: 125.160.79.46

  • Judul artikel eJournal: STUDI TENTANG PERCERAIAN DALAM PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN SUKU DAYAK AGABAG DI DESA SAMUNTI KECAMATAN LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN
  • Pengarang (nama mhs): Lindawati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Studi Perceraian dalam Perubahan sosial dan Kebudayaan di desa samunti Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan deskriptif kualitatif dan yang mana menunjukan informan yang telah mengalami perceraian itu sendiri. Berdasarkan hasil penelitian, Studi tentang perceraian dalam perubahan sosial dan kebudayaan di desa samunti kecamtan lumbis ogong kabupaten nunukan adalah pertama, karena faktor pendidikan dimana perbedaan pendidikan yang terlampau jauh dapat menimbulkan masalah dalam rumah tangga misalnya saja masalah komunikasi, ada rasa tidak percaya diri dan ada juga yang merasa di rendahkan oleh pasangan,kedua karena faktor usia yang perbedaan terlalu jauh antar suami istri atau lebih mudanya usia suami dibandingkan usia istri juga dapat menimbulkan masalah dalam rumah tangga karena kurang dewasanya salah satu pasangan yang membuat masalah masalah itu muncul misalnya seperti tidak bertanggung jawab,ada rasa masih ingin bermain-main dan sebgainya, yang ketiga karena faktor ekonomi yang kurang layak sehingga menyebabkan penghasilan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga, dan keempat karena KDRT(kekerasan dalam rumah tangga) juga adalah penyebab perceraian dalam rumah tangga terutama yang paling banyak menjadi korban adalah dari pihak wanita. Dari hasil penelitian, disarankan pasangan yang menikah hendaknya telah dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang rumah tangga dan permasalahan-permasalahan umum yang biasa terjadi dalam membina rumah tangga, perlu diperhatikan usia pasangan yang akan menikah tersebut, sehingg jika menikah dan menemukan permasalahan tidak akan mudah untuk mengambil keputusan untuk bercerai, hendaknya kantor kepala desa dan ketua adat yang mengetasinya masalah-masalah perkawinan dengan mempublikasi dan diinformasi peranan kantor pengadilan kabupaten sebagai sumber sarana penasehat dan konsultasi keluarga dalam membina rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perceraian, Perubahan Sosial, Kebudayaan, Suku Dayak, Desa Samunti, Lumbis Ogong
  • NIM: 1302035015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M.Si., Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (05-22-18-05-00-40).pdf (76 kB)

PELAKSANAAN PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN LONG KALI KECAMATAN LONG KALI KABUPATEN PASER (Nur Hapid)

Submitted by: ,
On: May 22, 2018 @ 3:51 AM
IP: 125.160.79.46

  • Judul artikel eJournal: PELAKSANAAN PROGRAM BERAS MISKIN (RASKIN) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN LONG KALI KECAMATAN LONG KALI KABUPATEN PASER
  • Pengarang (nama mhs): Nur Hapid
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan program beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Long Kali Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser dengan fokus penelitian yaitu enam indikator keberhasilan program dan faktor penghambat-pendukung dalam pelaksanaan program beras miskin (raskin) di Kelurahan Long Kali. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu metode analisis interaktif yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data dalam penelitian ini diperoleh langsung dari informan melalui wawancara. Penulis menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan informan sesuai dengan kriteria yang berkaitan dengan pelaksanaan program beras miskin (raskin) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Long Kali Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan yang telah diperoleh penulis, disimpulkan bahwa pelaksanaan program beras miskin (raskin) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Long Kali Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser belum berjalan dengan optimal. Hal ini disebabkan karena di dalam mendata masyarakat diperlukan data yang akurat agar tidak ada kekeliruan dalam mendata masyarakat yang berhak untuk mendapatkan beras miskin (raskin). Jumlah beras yang diterima oleh masyarakat sebanyak 15 kg/RTS, harga tebus beras miskin (raskin) adalah gratis, waktu pelaksanaan penyaluran beras miskin (raskin) dilaksanakan 2 kali (per 6 bulan), sistem administrasi setiap pelakasanan penyaluran beras miskin dibuat berita acara serah terima (BAST) dan kualitas beras miskin (raskin) yang diterima oleh masyarakat penerima raskin terdapat kualitas beras yang kurang baik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pelaksanaan, Program Raskin, Kesejahteraan.
  • NIM: 1102035074
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS., Drs. Sugandi, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (05-22-18-03-51-03).pdf (96 kB)

STUDI PROSES TERJADINYA SEKS BEBAS DIKALANGAN REMAJA SMPN DESA MUARA JAWAQ KECAMATAN MOOK MANAR BULATN, KABUPATEN KUTAI BARAT (Firman Sahroni)

Submitted by: ,
On: May 16, 2018 @ 2:39 AM
IP: 36.83.47.39

  • Judul artikel eJournal: STUDI PROSES TERJADINYA SEKS BEBAS DIKALANGAN REMAJA SMPN DESA MUARA JAWAQ KECAMATAN MOOK MANAR BULATN, KABUPATEN KUTAI BARAT
  • Pengarang (nama mhs): Firman Sahroni
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Sekarang ini perkembangan teknologi komunikasi sangat pesat dan sangat mudah. hampir semua orang sekarang dapat berkomunikasi dengan cepat dan mudah. Sesuai dengan perkembangan zaman teknologi komunikasi semakin berkembang dan terus berkembang. dengan adanya perkembangan yang semakin canggih kita dapat mudah terhubung dengan daerah-daerah lain dengan cepat dan mudah. Kemajuan teknologi itu sama dengan sebuah pisau yang bisa membawa manusia ke dua arah yang berbeda, yang pertama bisa membawa manusia ke jalan yang baik dengan segala kecanggihan yang dimiliki membuat manusia mendapat kemudahan di segala bidang (dampak positif) sedangkan yang kedua bisa membawa manusia ke dalam kesengsaraan yang disebabkan oleh penyalahgunaan kemajuan teknologi itu sendiri sendiri (dampak negatif) oleh karena itu kemajuan teknologi itu bisa berdampak positif dan dapat pula berdampak negatif, tergantung ke arah mana kita menjalankannya seperti yang terjadi di desa Muara Jawaq Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian, pada penelitian dengan judul “Study Proses Terjadinya Seks Bebas Dikalangan Remaja Di SMPN Desa Muara Jawaq Kecamatan, Mook Manar Bulatn” maka dapat di kemukakan bahwa bahwa yang menjadi penyebab terjadinya perubahan sosial yang di tinjau dari perubahan teknologi, ekonomi, pendidikan dan tatanan sosial, yang menjadi penyebab utama adalah perubahan dari aspek teknologi dimana masyarakat di desa Muara Jawaq terutama para remaja tidak bisa menggunakan smart phone mereka dengan baik dan salah mamanfaatkan fasilitas yang diberikan orang tuanya hal ini tidak sesuai dengan apa yang anak mereka sampaikan kepada orang tua mereka saat mereka meminta smart phone bahwa hand phone mereka untuk mengerjakan pr akan tetapi nyatanya bahwa smart phone mereka hanya di pergunakan untuk chatingan facebook’an , bbm,an dan browsing hal-hal negatif yang tersedia di dalam internet hal ini di perparah dengan ketidak tahuan orang tua dalam menggunakan smart phone sehingga membuat para orang tua tidak biasa mengawasi dan mengkontrol penggunaan hp setiap waktu paling tidak setiap sepulang dari ladang karena sebagian masyarakat Muara Jawaq adalah petani karet dan buruh sawit, Bahkan dari kasus hamil di luar nikah kebanyakan bermula pada penyalahgunaan smart phone mereka yang hanya di pergunakan untuk hal yang di rasa tidak penting seperti pacaran karena para dari keterangan pelaku mereka mendapatkan pacar dari bermain facebook dan bbman dan berlanjut pada hal-hal negatif lainnya seperti nonton film porno dan mencari informasi yang negatif dari internet seperti ngelem, rokok elektrik dan campuran untuk mengoplos minuman keras yang memabukkan dan berujung pada seks bebas di kalangan remaja.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kenakalan remaja, Seks Bebas, Perubahan sosial
  • NIM: 130203506
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang M.A., Sariffudin.S.sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (05-16-18-02-39-58).pdf (79 kB)

KAJIAN MOTIF PELAKU KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MELALUI MODUS OPERANDI DI LINGKUNGAN KELUARGA (Sabda Tuliah)

Submitted by: ,
On: Apr 24, 2018 @ 12:08 PM
IP: 110.137.216.17

  • Judul artikel eJournal: KAJIAN MOTIF PELAKU KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MELALUI MODUS OPERANDI DI LINGKUNGAN KELUARGA
  • Pengarang (nama mhs): Sabda Tuliah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Informan diambil melalui teknik purposive sampling dengan tujuan mengungkap secara jelas dan detail bagaimana informan memaknai dunia personal dan sosialnya. Teknik analisa data yang dilakukan melalui observasi dan interview dengan komponen-komponen seperti data managing, reading/memoing, describing, classifying, interpreting, representing/visualizing (Creswall, 2007:156-157). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa motif masa lalu (because motive) yang mempengaruhi seseorang berperilaku salah di masa kini. Kondisi salah di masa lalu tersebut akan berkembang dengan motif-motif masa kini yang mempengaruhinya (in order to motive). Seluruh informan kurang mendapatkan sosialisasi awal di masa lalu terutama dalam pemahaman agama dari orang tua dan keluarganya. Sedangkan motif masa kini (in order to motive) berupa alasan-alasan yang dikemukakan oleh pelaku seperti istri jarang di rumah, kurangnya komunikasi suami istri serta seringnya menonton film porno mempengaruhi pelaku melakukan kekerasan seksual terhadap anak. Berdasarkan dari hasil penelitian di atas di rekomendasikan kepada setiap keluarga mengajarkan konsep moral, pemahaman agama, membangun komunikasi yang baik dan kedekatan dalam berinteraksi kepada anggota keluarga, serta lingkungan sosialnya. Disarankan pula agar pemerintah khususnya aparat penegak hukum memberikan sanksi yang sangat tegas terhadap para pelaku dan konsisten melindungi anak korban dengan mengoptimalkan program-program perlindungan yang ada.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Motif pelaku, pelaku kekerasan seksual, modus operandi, lingkungan keluarga
  • NIM: 1302035032
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, MS., Dra. Hj. Asneli Asbi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (04-24-18-12-08-10).pdf (89 kB)