UPAYA PEMERINTAH DAERAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK TAPAL BATAS DESA ANTARA MASYARAKAT DESA MUARA BENGKAL ILIR DENGAN DESA NGAYAU KABUPATEN KUTAI TIMUR (Izaldi Mahendra)

Submitted by: Mahendra, Izaldi
On: Oct 17, 2024 @ 3:46 AM
IP: 104.28.213.127

  • Judul artikel eJournal: UPAYA PEMERINTAH DAERAH DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK TAPAL BATAS DESA ANTARA MASYARAKAT DESA MUARA BENGKAL ILIR DENGAN DESA NGAYAU KABUPATEN KUTAI TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Izaldi Mahendra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Permasalahan sengketa tapal batas merupakan permasalahan yang sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Tidak Jelasnya tapal batas pada suatu daerah dapat menyebabkan terjadinya suatu konflik antara dua daerah yang bersengketa. Dalam penelitian ini akan menjelaskan bagaimana upaya pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan tapal batas yang terjadi antara Desa Muara Bengkal Ilir dan Desa Ngayau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian study cases. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap informan terlibat dalam penyelesaian sengketa tapal batas. Hasil penelitian ini yaitu (1) Konflik tapal batas terjadi akibat berkurangnya wilayah administrasi dan adanya kompensasi dari perkebunan plasma yang ada wilayah tapal batas (2) Pemerintah daerah melakukan mediasi dan diskusi dengan kedua desa (3) Perbedaan pandangan dari kedua desa dalam melihat permasalahan tapal batas menjadi hambatan sehingga permasalahan tidak kunjung terselesaikan selama bertahun-tahun (4) Pembentukan tim pelacakan tapal batas dalam memetakan wilayah tapal batas serta mengkaji secara mendalam terkait berkas-berkas tapal batas.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Konflik, Batas Desa, Plasma, Perkebunan Sawit
  • NIM: 1902036003
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Upaya Pemerintah Daerah Dalam Menyelesaikan Konflik Tapal Batas Desa Antara Desa Muara Bengkal Ilir Dengan Desa Ngayau Kabupaten Kutai Timur (10-17-24-03-46-34).pdf (258 kB)

Dampak Perhutanan Sosial terhadap Perubahan Sosial Ekonomi di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat (Muhammad Nur Iman)

Submitted by: Nur Iman, Muhammad
On: Oct 10, 2024 @ 4:27 AM
IP: 182.253.164.255

  • Judul artikel eJournal: Dampak Perhutanan Sosial terhadap Perubahan Sosial Ekonomi di Kampung Intu Lingau Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Nur Iman
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perhutanan Sosial yang menjadi prioritas dalam RPJMN 2020-2024 untuk mendukung program pengentasan kemiskinan. Sejumlah wilayah, termasuk Kampung Intu Lingau, menerapkan Perhutanan Sosial dengan skema Hutan Desa (HD) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keseimbangan lingkungan. Meskipun Perhutanan Sosial telah memberikan dampak positif bagi sebagian besar masyarakat, namun masih menghadapi beberapa hambatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait dampak Perhutanan Sosial terhadap perubahan sosial ekonomi, khususnya di Kampung Intu Lingau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil peneltian menunjukkan Perhutanan Sosial di Kampung Intu Lingau telah membawa perubahan sosial ekonomi pada pengelolaan lahan, kesempatan usaha, dan kelestarian hutan, Namun belum berdampak secara konsisten terhadap peningkatan pendapatan. Meskipun terdapat inisiatif pengelolaan hutan dan usaha kehutanan, tantangan seperti kurangnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya, dan hambatan dalam pelaksanaan program menjadi kendala utama. Perhutanan Sosial dengan skema Hutan Desa memberikan masyarakat hak legal untuk mengelola lahan di kawasan Hutan Negara dan memberikan manfaat sceara sosial, ekonomi, dan ekologi. KUPS seperti, Eben Haezer dan Simpukng Lou Ades menunjukkan bahwa usaha di sektor kehutanan berpotensi menguntungkan secara ekonomi. Namun, masih ada hambatan seperti kekurangan sumber daya manusia, alat produksi, pemasaran, dan belum memiliki target konsumen yang jelas. Penelitian ini merekomendasikan edukasi, penyediaan alat, penguatan kelembagaan, pengembangan kemitraan, dan kolaborasi untuk meningkatkan perubahan sosial ekonomi di Kampung Intu Lingau.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): dampak, perubahan sosial ekonomi, perhutanan sosial
  • NIM: 2002036069
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Muhammad Arifin, M. Hum
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Dampak_Perhutanan_Sosial_terhadap_Perubahan_Sosial_Ekonomi_di_Kampung_Intu_Lingau_(Iman) (10-10-24-04-27-48).pdf (166 kB)

Respon Masyarakat Penerima Manfaat Terhadap Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Mendik Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser (Ichwal Darmawan)

Submitted by: Darmawan, Ichwal
On: Oct 8, 2024 @ 4:54 AM
IP: 110.138.72.27

  • Judul artikel eJournal: Respon Masyarakat Penerima Manfaat Terhadap Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Mendik Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser
  • Pengarang (nama mhs): Ichwal Darmawan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan respon masyarakat penerima manfaat terhadap pelaksanaan program keluarga harapan di Desa Mendik Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus penelitian meliputi pada respon kognitif berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman masyarakat penerima manfaat terhadap pelaksanaan PKH, respon afektif berkaitan dengan Sikap dan Penilaian terhadap pelaksanaan PKH, respon konatif berkaitan dengan bentuk tindakan masyarakat penerima manfaat terhadap pelaksanaan PKH. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan pada penelitian ini yaitu terdiri dari 1 informan kunci, 5 informan utama, dan 1 informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari segi respon kognitif, masyarakat penerima manfaat sudah mengetahui dan memahami apa itu PKH. Respon afektif, sikap masyarakat penerima manfaat terhadap pelaksanaan (PKH) yang ada di Desa Mendik Kecamatan Long Kali, merasa senang dan terbantu dengan (PKH), menerimanya dengan sikap positif. Berdasarkan data yang di perloleh di lapangan, kelebihan dari PKH menurut para penerima manfaat yaitu membantu mengurangi kemiskinan dan memenuhi kebutuhan dasar. Kekurangannya yaitu ketidaktepatan sasaran penerima bantuan dan adanya keterlambatan pencairan dana yang bisa memakan waktu sampai 1 bulan. Respon konatif, bentuk tindakan masyarakat penerima manfaat terhadap pelaksanaan PKH, masyarakat penerima manfaat menggunakan dana sesuai komponen masing-masing, komponen pendidikan untuk kebutuhan sekolah, komponen kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan dan gizi anak, Komponen kesejahteraan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar didalam keluarganya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Respon Masyarakat Penerima Manfaat, Program Keluarga Harapan (PKH)
  • NIM: 2002036084
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Agustin Nurmanina, S. Sos., MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Ichwal Darmawan_pemsos_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil (10-08-24-04-54-02).pdf (261 kB)