EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA (Khairil Padli)

Submitted by: Padli, Khairil
On: Jul 22, 2026 @ 6:56 AM
IP: 172.19.6.181

  • Judul artikel eJournal: EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA
  • Pengarang (nama mhs): Khairil Padli
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kelurahan Sempaja Selatan. Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya di bidang pendidikan. permasalahan dalam penelitian ini yaitu bantuan sosial komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak pada tingkat SLTA. Keterbatasan jumlah bantuan menyebabkan keluarga penerima manfaat masih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memenuhi kekurangan kebutuhan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang, yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan PKH, terdiri atas satu aparatur kelurahan, satu pendamping sosial PKH, tiga keluarga penerima manfaat (KPM) yang memiliki anak bersekolah di tingkat SLTA dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta satu guru sekolah. Analisis data mengacu pada pelaksanaan empat komponen pendidikan PKH Pasal 6 Pedoman Umum PKH, meliputi bantuan sosial tunai bersyarat, pendampingan sosial, akses terhadap layanan pendidikan, dan bantuan komplementer seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komponen pendidikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sempaja Selatan belum berjalan secara efektif. Hal ini disebabkan karena jumlah bantuan yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan siswa tingkat SLTA, sehingga keluarga penerima manfaat masih harus menggunakan biaya pribadi untuk menutupi kekurangan kebutuhan sekolah. Secara umum, PKH memiliki peran penting dalam mendukung akses pendidikan bagi keluarga miskin.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Program Keluarga Harapan, pendidikan, Efektifitas, bantuan sosial
  • NIM: 2202036078
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Purwaningsih, M. Si, Ph.D
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): artikel_ejournal_Khairil_Padli_2022… (07-22-26-06-56-09).pdf (359 kB)

Efektifitas Komponen Pendidikan Dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara (Khairil Padli)

Submitted by: Padli, Khairil
On: Jul 22, 2026 @ 6:41 AM
IP: 172.19.6.181

  • Judul artikel eJournal: Efektifitas Komponen Pendidikan Dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara
  • Pengarang (nama mhs): Khairil Padli
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)di Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar, terutama di bidang pendidikan, guna mencegah terjadinya putus sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang, yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan PKH, terdiri atas satu aparatur kelurahan, satu pendamping sosial PKH, tiga keluarga penerima manfaat (KPM) yang memiliki anak bersekolah di tingkat SLTA dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta satu guru sekolah. Analisis data mengacu pada pelaksanaan empat komponen pendidikan PKH sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Pedoman Umum PKH, meliputi bantuan sosial tunai bersyarat, pendampingan sosial, akses terhadap layanan pendidikan, dan bantuan komplementer seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komponen pendidikan PKH di Kelurahan Sempaja Selatan belum berjalan secara efektif. Hal ini disebabkan karena bantuan yang diberikan belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga penerima manfaat. Selain itu, masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman sebagian KPM terhadap administrasi perbankan, sehingga memengaruhi kelancaran pencairan dan pemanfaatan bantuan. meskipun demikian, bantuan PKH tetap membantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan siswa SLTA, walaupun jumlahnya belum mencukupi secara keseluruhan. Secara umum, Perogram Keluarga Harapan memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan serta mengurangi risiko putus sekolah.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Program Keluarga Harapan, pendidikan, Efektifitas, bantuan sosial
  • NIM: 2202036078
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Purwaningsih, M. Si, Ph.D
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): artikel_ejournal_Khairil_Padli_2022. (07-22-26-06-41-02).pdf (359 kB)

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA PENDIDIKAN: STUDI KASUS OBJEK WISATA KANG BEJO, KOTA BALIKPAPAN (Noor jannah Tri Arliana Putri)

Submitted by: Arliana Putri, Noorjannah
On: Jul 21, 2026 @ 4:05 PM
IP: 182.8.161.132

  • Judul artikel eJournal: PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA PENDIDIKAN: STUDI KASUS OBJEK WISATA KANG BEJO, KOTA BALIKPAPAN
  • Pengarang (nama mhs): Noor jannah Tri Arliana Putri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari studi ini guna mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Kang Bejo sebagai wisata pendidikan di Kelurahan Sumber Rejo, Kota Balikpapan. Satu di antara elemen terpenting dalam studi ini adalah partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat mempunyai andil dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, manfaat, serta evaluasi program wisata berbasis pemberdayaan masyarakat yang mengombinasikan pertanian dengan pendidikan. Metode kualitatif diaplikasikan dalam studi ini dengan pendekatan studi kasus. Observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi diselenggarakan guna menghimpun data. Selanjutnya, perolehan data dianalisis dengan memanfaatkan teori partisipasi masyarakat Cohen & Uphoff (1980) yang meliputi pengambilan keputusan, pelaksanaan, manfaat, dan evaluasi. Temuan memperlihatkan bahwasanya masyarakat sangat terlibat aktif dalam musyawarah untuk mengambil keputusan, melaksanakan kegiatan wisata pendidikan, manfaat seperti perkembangan sosial, ekonomi, dan keterampilan, serta evaluasi melalui rapat rutin dan pemberian kritik maupun saran. Walaupun demikian, masih terdapat ketidakmerataan partisipasi masyarakat di luar Pokdarwis akibat SDM yang terbatas, rendahnya kesadaran, serta rasa percaya diri dari masyarakat untuk ikut terlibat aktif terkhususnya dalam aktivitas berbau pendidikan. Oleh sebab itu, dapat ditarik simpulan bahwasanya partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Kang Bejo telah terlaksana pada semua tahapan, namun masih membutuhkan peningkatan kolaborasi antara Pokdarwis, masyarakat, serta pemerintah supaya pengembangan wisata pendidikan di Kang Bejo menjadi lebih maksimal serta berkseinambungan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Partisipasi Masyarakat, Wisata Pendidikan, Mengembangkan Wisata, Pokdarwis, Kan
  • NIM: 2202036008
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Zulkifli Abdullah, S. Sos., M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA PENDIDIKAN (STUDI KASUS OBJEK WISATA KANG BEJO) KOTA BALIKPAPAN (Noorjannah Tri Arliana Putri) (07-21-26-04-05-04).pdf (366 kB)

Strategi Pengembangan Gaya Produk UMKM Aksesoris Souvenir Dayak Di Desa Budaya Pampang (Dewi Yunita Surang)

Submitted by: ,
On: Jul 14, 2026 @ 5:28 AM
IP: 182.8.162.180

  • Judul artikel eJournal: Strategi Pengembangan Gaya Produk UMKM Aksesoris Souvenir Dayak Di Desa Budaya Pampang
  • Pengarang (nama mhs): Dewi Yunita Surang
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Aksesoris souvenir Dayak di Desa Budaya Pampang merupakan salah satu sektor ekonomi kreatif lokal, UMKM souvenir Dayak menjadi salah satu sektor yang berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadi pelestarian budaya Dayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan gaya produk UMKM souvenir Dayak di Desa Wisata Budaya Pampang dalam mempertahankan identitas budaya lokal serta menyesuaikan kebutuhan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan gaya produk UMKM souvenir Dayak dilakukan melalui berbagai inovasi produk dengan tetap mempertahankan unsur budaya, Pengembangan gaya produk dilakukan melalui inovasi seperti bentuk, penggunaan warna khas Dayak, pemilihan material, dan penyesuaian model produk sesuai perkembangan tren pasar dan kebutuhan konsumen. Produk yang sebelumnya didominasi bentuk tradisional kini mengalami perkembangan menjadi lebih modern dan variative. Penggunaan warna seperti hijau merah, hitam, kuning, putih, dan oren merupakan warna khas Dayak yang paling sering digunakan. penggunaan material tradisional menjadi unsur utama dalam produk souvenir Dayak upaya meningkatkan kualitas, daya tahan, dan nilai jual produk. beberapa kendala dalam pengembangan produk, khususnya pada aspek packging yang masih menggunakan kemasan sederhana akibat keterbatasan modal usaha.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Strategi Pengembangan Gaya Produk, UMKM, Souvenir Dayak, Desa Budaya Pampang
  • NIM: 2102036077
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Purwaningsih, M.Si., Ph.D.
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Dewi Yunita Surang_2102036077 (07-14-26-05-28-43).pdf (570 kB)

PERAN KELUARGA DALAM MENCEGAH KETERGANTUNGAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER (Studi Kasus TK Aisyiyah Bustanul Athfal) (Muhammad Giffar Muhajirin)

Submitted by: Muhajirin, Giffar
On: Jul 1, 2026 @ 7:58 AM
IP: 125.160.113.103

  • Judul artikel eJournal: PERAN KELUARGA DALAM MENCEGAH KETERGANTUNGAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER (Studi Kasus TK Aisyiyah Bustanul Athfal)
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Giffar Muhajirin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran keluarga dalam mencegah ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada Anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul athfal masih terdapat beberapa anak yang menggunakan gadget dalam durasi yang cukup lama untuk bermain game, menonton video, dan aktivitas hiburan lainnya. Anak cenderung lebih menggunakan gadget dibandingkan melakukan interaksi langsung dengan lingkungan sekitarnya. keluarga memiliki peran penting dalam mencegah ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia dini melalui beberapa peran utama yaitu, sebagai pendidik, pelindung, pengarahm dan penasehat. Orang tua sebagai pendidik, memberikan pemahaman terkait dampak negatif dari penggunaan gadget serta mendampingi anak dalam kegiatan belajar. Sebagai pelindung, orang tua melakukan pengawasan terhadap penggunaan gadget dan membatasi akses terhadap konten yang tidak sesuai dengan usia anak. Sebagai pengarah, orang tua menetapkan aturan penggunaan gadget serta mengalihkan perhatian anak pada kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan edukatif. Sebagai penasehat, orang tua memberikan arahan dan nasehat kepada anak mengenai dampak penggunaan gadget secara berlebihan
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): : Peran keluarga, gadget, anak usia dini, ketergantungan gadget.
  • NIM: 1902036067
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Zulkifli Abdullah, S. Sos., M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal_Muhammad_Giffar_Muhajirin_2019 (07-01-26-07-58-53).pdf (178 kB)

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Wastra Kriookng di Kampung Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung (Wiggles Andre Yeremia Sondakh)

Submitted by: Sondakh, Wiggles
On: Jul 1, 2026 @ 6:53 AM
IP: 36.83.62.188

  • Judul artikel eJournal: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Wastra Kriookng di Kampung Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung
  • Pengarang (nama mhs): Wiggles Andre Yeremia Sondakh
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui Program Wastra Kriookng di Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui purposive sampling dan accidental sampling. Fokus penelitian meliputi bentuk pemberdayaan, dampak program, dan faktor penghambat pelaksanaan program. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui pelatihan dan produksi wastra berbasis budaya lokal secara rutin oleh kelompok masyarakat. Program ini berdampak positif pada aspek sosial, ekonomi, dan budaya, seperti meningkatnya partisipasi dan kerja sama masyarakat, terbukanya peluang usaha dan tambahan pendapatan, serta pelestarian budaya lokal melalui partisipasi dalam berbagai event budaya, termasuk Festival Dahau dan Hongkong Fashion Week. Adapun faktor penghambat program meliputi keterbatasan bahan baku, keterlibatan anggota yang belum maksimal, serta kurangnya promosi dan pemasaran produk. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah desa dan kerja sama masyarakat agar program dapat berkembang secara berkelanjutan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pemberdayaan Masyarakat, Wastra Kriookng, Budaya Lokal
  • NIM: 1902036002
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: A Ismail Lukman M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal_Wiggles Andre Yeremia S (07-01-26-06-53-33).pdf (323 kB)

EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA (Khairil Padli)

Submitted by: Padli, Khairil
On: Jul 1, 2026 @ 6:53 AM
IP: 172.19.4.184

  • Judul artikel eJournal: EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA
  • Pengarang (nama mhs): Khairil Padli
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kelurahan Sempaja Selatan. Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya di bidang pendidikan. permasalahan dalam penelitian ini yaitu bantuan sosial komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak pada tingkat SLTA. Keterbatasan jumlah bantuan menyebabkan keluarga penerima manfaat masih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memenuhi kekurangan kebutuhan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang, yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan PKH, Analisis data mengacu pada pelaksanaan empat komponen pendidikan PKH Pasal 6 Pedoman Umum PKH, meliputi bantuan sosial tunai bersyarat, pendampingan sosial, akses terhadap layanan pendidikan, dan bantuan komplementer seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komponen pendidikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sempaja Selatan belum berjalan secara efektif. Hal ini disebabkan karena jumlah bantuan yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan siswa tingkat SLTA, sehingga keluarga penerima manfaat masih harus menggunakan biaya pribadi untuk menutupi kekurangan kebutuhan sekolah. Secara umum, PKH memiliki peran penting dalam mendukung akses pendidikan bagi keluarga miskin.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Program Keluarga Harapan, pendidikan, Efektifitas, bantuan sosial.
  • NIM: 2202036078
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Purwaningsih, M. Si, Ph.D
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil_Khairil Padli_ Juni 2026 (07-01-26-06-53-04).pdf (358 kB)

EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA (Khairil Padli)

Submitted by: Padli, Khairil
On: Jul 1, 2026 @ 6:50 AM
IP: 172.19.4.184

  • Judul artikel eJournal: EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL KOMPONEN PENDIDIKAN DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA TINGKAT SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS (SLTA) KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA
  • Pengarang (nama mhs): Khairil Padli
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kelurahan Sempaja Selatan. Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin melalui pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya di bidang pendidikan. permasalahan dalam penelitian ini yaitu bantuan sosial komponen pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak pada tingkat SLTA. Keterbatasan jumlah bantuan menyebabkan keluarga penerima manfaat masih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memenuhi kekurangan kebutuhan pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang, yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan PKH, Analisis data mengacu pada pelaksanaan empat komponen pendidikan PKH Pasal 6 Pedoman Umum PKH, meliputi bantuan sosial tunai bersyarat, pendampingan sosial, akses terhadap layanan pendidikan, dan bantuan komplementer seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komponen pendidikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sempaja Selatan belum berjalan secara efektif. Hal ini disebabkan karena jumlah bantuan yang diberikan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pendidikan siswa tingkat SLTA, sehingga keluarga penerima manfaat masih harus menggunakan biaya pribadi untuk menutupi kekurangan kebutuhan sekolah. Secara umum, PKH memiliki peran penting dalam mendukung akses pendidikan bagi keluarga miskin.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Program Keluarga Harapan, pendidikan, Efektifitas, bantuan sosial.
  • NIM: 2202036078
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Purwaningsih, M. Si, Ph.D
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil_Khairil Padli_ Juni 2026 (07-01-26-06-50-45).pdf (358 kB)

Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Tradisi Belimbur Pada Upacara Erau di Kesultanan Kutai Kartanegara (Annisa)

Submitted by: Annisa, Annisa
On: Jun 27, 2026 @ 5:01 PM
IP: 182.11.183.87

  • Judul artikel eJournal: Makna Simbolik Yang Terkandung Dalam Tradisi Belimbur Pada Upacara Erau di Kesultanan Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Annisa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengorganisasian dan rangkaian prosesi Belimbur dalam upacara tradisional Erau di Kutai Kartanegara, dan untuk menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Seiring transformasi Erau menjadi festival budaya terbuka, praktik Belimbur telah bergeser karena euforia publik yang berpotensi mengaburkan makna aslinya. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara, tokoh budaya, sejarawan, pegiat budaya, anggota panitia, dan masyarakat umum. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan teori ritual dan liminalitas Victor Turner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belimbur adalah ritus liminal yang menjembatani unsur sakral dan profan dalam upacara Erau. Tradisi ini berfungsi sebagai simbol penyucian diri, ekspresi kegembiraan, penguatan solidaritas sosial, dan penegasan identitas budaya masyarakat Kutai. Namun, ditemukan kesenjangan antara etika ideal dan prosedur aktual dalam pelaksanaan Belimbur di lapangan karena maraknya wisatawan dan euforia publik. Oleh karena itu, diperlukan sinergi pengaturan yang kuat antara Kesultanan, pemerintah daerah, dan masyarakat agar kesucian dan nilai-nilai luhur tradisi Belimbur tetap terjaga secara berkelanjutan di tengah arus modernisasi dan komersialisasi budaya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Erau, Belimbur, Makna Simbolik, Ritual, Liminalitas, Kutai Kartanegara
  • NIM: 2102036005
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal_Annisa_FIX (1) (06-27-26-05-01-45).pdf (354 kB)

Pengaruh Penggunaan TikTok terhadap Proses Sosial Masyarakat Muda di Samarinda (Annisa Rizka Nurhidayah)

Submitted by: Nurhidayah, Annisa Rizka
On: Jun 17, 2026 @ 2:47 AM
IP: 180.248.212.23

  • Judul artikel eJournal: Pengaruh Penggunaan TikTok terhadap Proses Sosial Masyarakat Muda di Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Annisa Rizka Nurhidayah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial TikTok terhadap proses sosial masyarakat muda di Samarinda, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, dioperasionalkan dalam tiga dimensi yaitu interaksi sosial, internalisasi nilai, dan potensi konflik sosial. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 110 orang berusia 16-30 tahun di Samarinda. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert 4, sedangkan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa responden didominasi usia 21 tahun (20%), berjenis kelamin perempuan (66,4%), serta mayoritas berpendidikan D4/S1. Sebanyak 64,5% responden berada dalam kategori pengangguran terdidik, dan mayoritas menggunakan TikTok selama 1-4 jam per harinya. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan TikTok dengan proses sosial, nilai koefisien korelasi 0,837 dengan Sig. 0,000, menunjukkan bahwa intensitas penggunaan, jenis konten, dan tingkat keterlibatan pengguna memiliki keterkaitan erat dengan perubahan pola interaksi sosial, proses internalisasi nilai, serta potensi munculnya konflik. Penelitian ini menyimplukan bahwa TikTok tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi dapat menjadi agen yang mempengaruhi proses sosial masyarakat muda. Oleh karena itu diperlukan penguat literasi digital dan pengawasan kebijakan agar penggunaan media sosial dapat memberikan dampak positif secara optimal.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): TikTok, Proses Sosial, Korelasi Spearman, Media
  • NIM: 2202036038
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: A Ismail Lukman
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal_Pengaruh Penggunaan TikTok terhadap Proses Sosial Masyarakat Muda di Samarinda (06-17-26-02-47-40).pdf (385 kB)