REPRESENTASI KECANTIKAN MENJADI SALES PROMOTION GIRL (SPG) DI TOKO CARIN CELL SAMARINDA (Dwi Samsudiani, Sri Murlianti, Ratna Purba)

Submitted by: ,
On: Mar 11, 2022 @ 6:35 AM
IP: 110.139.155.95

  • Judul artikel eJournal: REPRESENTASI KECANTIKAN MENJADI SALES PROMOTION GIRL (SPG) DI TOKO CARIN CELL SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Dwi Samsudiani, Sri Murlianti, Ratna Purba
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Di tengah budaya masyarakat Indonesia, memiliki standarisasi kecantikan yang telah dikonstruksikan dan disekapati. Kecantikan merupakan hal yang identik disandingkan dengan perempuan, sehingga tidak heran jika beberapa sektor perdagangan produk, yang dibutuhkan adalah mayoritas perempuan. Penampilan menarik atau wajah cantik merupakan kebanggaan bagi perempuan, ketika masuk dalam dunia kerja. Para perempuan cantik akan dengan mudah memperoleh perlakuan baik dalam sosialnya. Di sistem kapitalis saat ini, para pengusaha menggunakan standarisasi kecantikan tersebut, sehingga perempuan pekerja seakan-akan menjadi bagian dari komoditi. Apalagi karyawan kemudian tidak hanya diharuskan menyediakan tenaganya yang dibayar murah untuk mempromosikan barang dagangan, tetapi mereka juga harus berpenampilan menarik, cantik, dan mampu menjual produk demi meningkatkan omset penjualan. Salah satu profesi yang sangat menerapkan standarisasi kecantikan adalah Sales Promotion Girls (SPG). Standarisasi kecantikan di tengah masyarakat, adalah perempuan memiliki tubuh yang ideal/langsing, berkulit putih, berpenampilan modis, tinggi, dan berambut lurus. Representasi tersebut merupakan gambaran mengenai realitas yang ditampilkan melalui kode-kode, simbol, makna dan tanda, serta ideologi dari suatu kebudayaan. Dalam proses representasi, status perempuan tereduksi menjadi objek komoditas yang dikonsumsi secara visual. Dari situ, diri perempuan yang berupa aspek sosial dan psikologisnya menjadi tersingkirkan, karena hanya memperhatikan visualnya saja. Menerapkan standarisasi kecantikan dalam profesi SPG, menjadi keuntungan tersendiri untuk menarik pasar, karena pada dasarnya mayoritaskaum perempuan juga menyepakati standarisasi yang terbentuk di tengah masyarakat. Sehingga para SPG handphone menjadikan kecantikan adalah senjata untuk melancarkan pekerjaan, hingga rela melakukan apapun demi memenuhi standarisasi kecantikan. Kompetisi di tengah para SPG juga terjadi, dan yang ditonjolkan adalah pemenuhan standarisasi kecantikan tersebut, bukanlah skill dalam pemasaran produk sebagaimana mestinya. Namun, hal tersebut dianggap wajar saja oleh para SPG handphone yang bekerja di Toko Carin Cell Samarinda.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Representasi, Kecantikan, Sales Promotion Girl (SPG)
  • NIM: 1402035044
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Sri Murlianti, Ratna Purba
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): DWI SAMSUDIANI_REPRESENTASI KECANTIKAN MENJADI SALES PROMOTION GIRL (SPG) DI TOKO CARIN CELL SAMARINDA (03-11-22-06-35-42).pdf (305 kB)

ALIH FUNGSI (KONVERSI) LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN KASUS DI KELURAHAN SIMPANG PASIR KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA (Handoko Probo Setiawan )

Submitted by: ,
On: Jun 22, 2016 @ 2:46 AM
IP: 110.136.89.47

  • Judul artikel eJournal: ALIH FUNGSI (KONVERSI) LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN KASUS DI KELURAHAN SIMPANG PASIR KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Handoko Probo Setiawan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Handoko Probo Setiawan, Alih Fungsi (Konversi) Lahan Pertanian Ke Non Pertanian Kasus Di Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda dibawah bimbingan bapak Prof. Dr. H. Harihanto, MS dan Drs. Badruddin Nasir, M. Si.
    Latar belakang penulisan ini mengenai alih fungsi lahan pertanian yang banyak terjadi di kelurahan Simpag Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan masyarakat dan faktor apa yang menyebabkan petani mengkonversi lahan di kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda.
    Dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif kualitatif dengan fokus melihat alih fungsi lahan yang terjadi di kelurahan simpang pasir kecamatan palaran kota samarinda. Dalam pengumpulan sumber data dilakukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu observasi, wawancara langsung dengan informan, arsip serta dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Sumber data diperoleh melalui pengamatan langsung ke lokasi penelitian dan mengadakan wawancara dengan informan yaitu kepada masyarakat yang lahannya mengalami alih fungsi lahan serta pandangan masyarakat mengenai alih fungsi yang marak terjadi di kota Samarinda. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisi data model interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
    Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa alih fungsi lahan terjadi karena banyak masyarakat mengalami masalah ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga usia yang tidak mendukung lagi yang juga berperan di dalam alih fungsi lahan itu terjadi.
    Kesimpulan bahwa alih fungsi (konversi) lahan pertanian kasus di Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda, dikarenakan kebutuhan ekonomi dan usia.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Alih Fungsi (konversi) Lahan
  • NIM: 1002035020
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr.H. Harihanto, MS Drs. Badruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (06-22-16-02-46-49).pdf (91 kB)

STUDI PERUBAHAN MODE PRODUKSI DAN RELASI INTELEKTUAL DALAM PENGATURAN PRILAKU BURUH MIGAS DI KECAMATAN MUARA BADAK (Nalendro Priambodo)

Submitted by: ,
On: Jun 21, 2016 @ 6:00 AM
IP: 180.248.71.213

  • Judul artikel eJournal: STUDI PERUBAHAN MODE PRODUKSI DAN RELASI INTELEKTUAL DALAM PENGATURAN PRILAKU BURUH MIGAS DI KECAMATAN MUARA BADAK
  • Pengarang (nama mhs): Nalendro Priambodo
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasikan pola perubahan mode produksi masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan nelayan di Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Kecamatan Muara Badak setelah masuknya industri migas di wilayah tersebut dan menganalisis bagaimana relasi intelektual dalam pengaturan prilaku buruh migas beserta dampak sosial, ekonomi dan politik yang ditimbulkan.
    Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Grounded Theory. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan cara masyarakat berproduksi dari pertanian, perkebunan dan perikanan tradisional di Kecamatan Muara Badak ikut dibarengi dengan mekanisme pelepasan ikatan sosial dengan tanah dan laut melalui perantara kebijakan yang pro terhadap pembentukan komoditas industri untuk kepentingan pasar serta mengakibatkan kemunduran industri domestik akibat ketergantungan pada industri migas. Ketergantungan ini juga melahirkan lapisan intelektual dan kelas buruh yang mengabdi pada kepentingan industri berbasis perkebunan, pertambakan dan migas. Dalam proses perjalalanannya juga dibarengi dengan kemunculan berbagai macam konflik kelas sehingga memunculkan jenis intelektual organik yang berusaha melakukan perlawanan balik terhadap eksploitasi yang terjadi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Mode Produksi, Relasi Intelektual, Pengaturan Prilaku Buruh Migas
  • NIM: 0802035009
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si & Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Nalendro (06-21-16-06-00-33).pdf (322 kB)

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN EKSPLOITASI PEKERJA ANAK PADA TAMBANG EMAS TRADISIONAL DESA KELIAN DALAM DI KECAMATAN TERING (Dewi Sulastri)

Submitted by: ,
On: Jun 17, 2016 @ 6:39 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN EKSPLOITASI PEKERJA ANAK PADA TAMBANG EMAS TRADISIONAL DESA KELIAN DALAM DI KECAMATAN TERING
  • Pengarang (nama mhs): Dewi Sulastri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dewi Sulastri. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Eksploitasi Pekerja Anak Pada Tambang Emas Tradisional Desa Kelian Dalam di Kecamatan Tering. dibawah bimbingan Bapak Ifan Luthfian Noor, S.Sos. M.Si selaku pembimbing i dan ibu Dra. Lisbet Situmorang, M.Si selaku pembimbing ii.
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Eksploitasi Pekerja Anak Pada Tambang Emas Tradisional Desa Kelian Dalam di Kecamatan Tering.
    Metode penelitian ini yaitu pada Jenis Penelitian menggunakan Penelitian deskriptif kualitatif. Fokus Penelitian yaitu Faktor-Faktor Penyebab Eksploitasi Pekerja Anak. Faktor ekonomi, Faktor lingkungan, Faktor pendidikan, Faktor motivasi, Faktor kultural dan Bentuk-bentuk eksploitasi pekerja anak yaitu kerja penuh waktu (full time), pekerjaan yang menimbulkan tekanan fisik, sosial dan psikologi yang tak patut terjadi, penghasilan yang tidak mencukupi, tanggung jawab yang terlalu banyak, pekerjaan yang menghambat akses pendidikan. Sumber data yang digunakan adalah Sumber Data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan Data menggunakan Penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis Data yang digunakan adalah Metode analisis aata kualitatif model analisis interaktif.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-Faktor Penyebab Eksploitasi Pekerja Anak Pada Tambang Emas Tradisional Desa Kelian Dalam di Kecamatan Tering yaitu ekonomi keluarga yang rendah, pengaruh lingkungan, fasilitas pendidikan yang belum memadai, adanya motivasi dan budaya masyarakat setempat. secara fungsional peran keluarga dan kepala desa belum maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin.
    Masyarakat Kampung Kelian Dalam, dalam memberikan jawaban atau informasi yang sudah dipertanyakan tertuju untuk informan ketika menjawab masih tertutup dan ada keragu-raguan dalam menjawab dikarenakan ada rasa takut dan tidak mau menjelekkan orang lain sehingga dalam menggali untuk mendapatkan informasi belum maksimal dan penulis mengalami kesulitan dalam menganalisis dan masyarakat juga dapat memaklumi terkait dengan minimnya aktifitas dan kegiatan kampung. maka dari itu kampung kelian dalam belum mengalami kemajuan untuk saat ini walaupun sudah berkali-kali ganti kelapa kampung dikarenakan berbagai macam faktor penghambat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Eksploitasi, Pekerja Anak, Tambang Emas Tradisional
  • NIM: 1202035015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Endang Erawan, M. Si Dra. Lisbet Situmorang M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (06-17-16-06-39-36).pdf (89 kB)

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TWITTER DI KALANGAN PELAJAR SMK NEGERI 5 SAMARINDA (Nike Meilinda Anggreini )

Submitted by: ,
On: Jun 16, 2016 @ 7:26 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TWITTER DI KALANGAN PELAJAR SMK NEGERI 5 SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Nike Meilinda Anggreini
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Nike Meilinda Anggreini, Pemanfaatan Media Sosial Twitter di Kalangan Pelajar SMK Negeri 5 Samarinda. Di bawah bimbingan Drs. Badruddin Nasir, M.Si dan Ifan Luthfian Noor, S.Sos, M.Si.
    Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemanfaatan Media Sosial Twitter di Kalangan Pelajar SMK Negeri 5 Samarinda dengan Indikator : Pengalihan, Hubungan Sosial, Identitas Pribadi, Pengawasan serta juga untuk mengetahui dampak Pemanfaatan Media Sosial Twitter terhadap Pelajar di SMK Negeri 5 Samarinda.
    Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kualitatif yang diawali dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan penelitian kepustakaan, penelitian kelapangan yaitu dengan pengumpulan data melalui kegiatan observasi, penelitian, wawancara, dokumentasi untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas sesuai dengan yang dibutuhkan dalam penelitian.
    Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya relevansi Pemanfaatan Media Sosial Twitter , dengan Indikator Pengalihan, Hubungan Sosial, Identitas Pribadi, dan Pengawasan, dengan perilaku siswa-siswi di SMK Negeri 5 Samarinda. Terdapat dampak positif dan dampak negatif. Dalam hal positif, mereka memperoleh tambahan ilmu pengetahuan dan motivasi yang berguna dalam menempuh masa studi. Di sisi lain Twitter dapat membuat siswa-siswi menjadi lupa waktu bahkan sampai berdampak pada penurunan prestasi belajar. Oleh sebab itu mengingat pentingnya prestasi belajar disekolah, maka diperlukan kemampuan manajemen waktu yang baik dalam penggunaan Twitter. Diperlukan juga pengawasan dari pihak orang tua di rumah dan pihak sekolah agar dapat mengingatkan dan mengawasi penggunaan media sosial Twitter terhadap para siswa-siswi SMK Negeri 5 Samarinda.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Media Sosial, Twitter, Interaksionisme Simbolik, Uses And Gratification, SMK Neg
  • NIM: 0902035048
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M.Si Ifan Luthfian Noor, S.Sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (06-16-16-07-26-19).pdf (93 kB)

KEPEMIMPINAN SOSIAL KEPALA ADAT DALAM PEMBANGUNAN DI KAMPUNG PEPAS EHENG KABUPATEN KUTAI BARAT (F. YOFA FRANATA)

Submitted by: Franata, F. Yofa
On: Jun 14, 2016 @ 6:46 AM
IP: 120.164.41.87

  • Judul artikel eJournal: KEPEMIMPINAN SOSIAL KEPALA ADAT DALAM PEMBANGUNAN DI KAMPUNG PEPAS EHENG KABUPATEN KUTAI BARAT
  • Pengarang (nama mhs): F. YOFA FRANATA
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata):     Kepala adat merupakan tokoh masyarakat yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat adat Dayak (Dayak Benuaq) sebagai tokoh yang membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan. Kenyataannya menunjukkan bahwa Kepemimpinan Sosial Kepala Adat penting dan tetap mendapat tempat di tengah masyarakat.
        Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kepemimpinan Sosial Kepala Adat dalam pembangunan di Kampung Pepas Eheng Kabupaten Kutai Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif, yang memaparkan, menggambarkan, menjelaskan, mengklarifikasi dan menganalisis variabel-variabel yang diteliti. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu Observasi dan wawancara mendalam, data sekunder melalui dokumen-dokumen dan buku-buku dan hasil penulisan ilmiah yang relevan dengan penelitian sedangkan Informan adalah Sekretaris Camat Barong Tongkok, Kepala Desa Pepas Eheng, Kepala Adat Pepas Eheng, masyarakat Pepas Eheng dan tokoh-tokoh terkait di Pepas Eheng.
        Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kepala Adat masih sangat berperan aktif dan berpengaruh terhadap masyarakat. Harapan masyarakat terhadap peran Kepala Adat di anggap sesuai dan sangat membantu serta masih di butuhkan. Masyarakat berharap Kepala Adat dapat terus melakukan perannya dengan sebaik mungkin dan memberikan motivasi, pengarahan, dan bimbingan.
        Kepemimpinan yang di jalankan oleh Kepala Adat menurut informan sudah sangat memuaskan dan sesuai dengan harapan. Dan hubungan antara Kepala Adat dengan masyarakat sangat erat dan sudah seperti keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kepemimpinan Sosial, Kepala Adat, Pembangunan, Dayak Benuaq.
  • NIM: 0902035041
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji, MM, Drs. Sugandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal ganjil Yofa 2 acc upload (06-14-16-06-46-02).pdf (211 kB)

PERAN WANITA SEBAGAI KEPALA KELUARGA DALAM MELAKSANAKAN FUNGSI KELUARGA DI KELURAHAN SUNGAI MERDEKA KECAMATAN SAMBOJA (Erma Yuliani Saputri )

Submitted by: ,
On: Jun 14, 2016 @ 7:10 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: PERAN WANITA SEBAGAI KEPALA KELUARGA DALAM MELAKSANAKAN FUNGSI KELUARGA DI KELURAHAN SUNGAI MERDEKA KECAMATAN SAMBOJA
  • Pengarang (nama mhs): Erma Yuliani Saputri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Erma Yuliani Saputri, Program Studi Ilmu Sosiatri, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universita Mulawarman. judul skripsi Peran Wanita Sebagai Kepala Keluarga dalam Melaksanakan Fungsi Keluarga Di Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Di bawah bimbingan Ibu Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS sebagai pebimbing I dan Ibu Dra. Lisbet Situmorang, M. Si sebagai pembimbing II.
    Latar belakang masalah meningkatnya wanita yang berperan sebagai orang tua tunggal dalam melaksanakan fungsi keluarga dapat di lihat bagaimana wanita bisa berperan baik dalam membagi tugasnya sebagai ibu rumah tangga dan kepala keluarga.
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran tentang peran wanita sebagai kepala keluarga dalam melaksanakan fungsi keluarga di Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja.
    Dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan sumber data dilakukan secara snowball sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Dan analisis data yang digunakan dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
    Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa peran wanita sebagai kepala keluarga dalam melaksanakan fungsi keluarga terjadi permasalahan atau kendala yaitu kurang ketegasan dan perhatian dan hal mendidik anak-anaknya, dan sulitnya membagi waktu untuk bersosialisi di lingkungan masyarakat karena kesibukan wanita kepala keluarga dalam menjalani fungsi keluarga
    . Kesimpulan peran wanita sebagai kepala keluarga dalam melaksanakan fungsi keluarga kenyataannya mendapat kendala dalam melaksanakn fungsi keluarga dalam hal membagi waktu untuk keluarga dan sosial. Saran diharakan kepada wanita sebagai kepala keluarga hendaklah bersifat tegas pada anak dan bias membagi waktu dalam pekerjaan dan memberikan perhatian kepada anak, bersosial, dan untuk keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Erma Yuliani Saputri, Program Studi Ilmu Sosiatri, Fakultas Ilmu Sosial dan Poli
  • NIM: 1002035023
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS. Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (06-14-16-07-10-56).pdf (96 kB)

KEKERASAN SIMBOLIK TAYANGAN DRAMA SERI KOREA TERHADAP PERILAKU REMAJA ASRAMA PUTRI KABUPATEN KUTAI TIMUR (Dewi Suryanti)

Submitted by: ,
On: Jun 14, 2016 @ 4:40 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: KEKERASAN SIMBOLIK TAYANGAN DRAMA SERI KOREA TERHADAP PERILAKU REMAJA ASRAMA PUTRI KABUPATEN KUTAI TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Dewi Suryanti
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini membahas tentang kekerasan simbolik tayangan drama seri Korea terhadap perilaku remaja asrama putri Kabupaten Kutai Timur. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan dampak kekerasan simbolik yang terjadi karena adanya peran media massa. Tayangan drama seri Korea berhasil mencuri hati para remaja agar mengikuti fesyen dan gaya bahasanya.
    Penelitian ini merupakan jenis penelitan deskriptif kualitatif. Dilaksanakan di asrama putri Kabupaten Kutai Timur yang berada di Samarinda. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam dan kepustakaan. Informan dalam penelitian ini terbagi menjadi informan kunci dan informan pendukung yang ditentukan dengan teknik snowball sampling yaitu teknik pengambilan sumber data yang pada awalnya jumlahnya sedikit, lama-lama menjadi besar. Hal ini dilakukan karena dari jumlah sumber data yang sedikit tersebut belum mampu memberikan data yang memuaskan, maka mencari orang lain lagi yang dapat digunakan sebagai sumber data.
    Hasil dari peneltian ini menunjukkan bahwa budaya dominan dalam asrama putri Kutai Timur menyebabkan terjadinya kekerasan simbolik terhadap remaja putri yang mengakibatkan luturnya budaya sendri dan menjadikan habitus baru mereka. Budaya Korea memiliki dampak terhadap remaja yang mulai mengikuti fesyen dan gaya bahasa Korea. Dari sisi positifnya remaja dapat menambah wawasan terhadap budaya lain namun dari sisi negatifnya rejama mulai lupa terhadap budaya sendiri karena terpengaruh oleh budaya Korea yang sedang digandrunginya. Selain itu dari fesyen remaja putri berperilaku konsumtif terhadap a) pakaian seperti jaket tebal, long kardi, dan kardigan b) aksesoris seperti sepatu, tas, gelang, kalung c) make up seperti pelembab BB cream, lipstik, dan bedak produk ā-la Korea. Sedangkan dari gaya bahasa remaja putri menggunakan bahasa Korea.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kekerasan Simbolik, Perilaku dan Remaja
  • NIM: 1102035061
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, M.Si Dr. Aji Qamara Hakim, S.Sn
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (06-14-16-04-40-57).pdf (114 kB)

PERAN KEPALA KAMPUNG DALAM MEMANFAATKAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT KAMPUNG LOBANG KELATAK KECAMATAN BATU PUTIH KABUPATEN BERAU (Ritta Sinulika)

Submitted by: ,
On: Jun 3, 2016 @ 3:38 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: PERAN KEPALA KAMPUNG DALAM MEMANFAATKAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT KAMPUNG LOBANG KELATAK KECAMATAN BATU PUTIH KABUPATEN BERAU
  • Pengarang (nama mhs): Ritta Sinulika
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Ritta Sinulika. Peran Kepala Kampung Dalam Memanfaatkan Modal Sosial Masyarakat Kampung Lobang Kelatak Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau. Dibawah bimbingan Bapak Ifan Luthfian Noor, S.Sos. M.Si selaku pembimbing I dan Ibu Dra. Lisbet Situmorang, M.Si selaku pembimbing II.
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran Kepala Kampung Dalam Memanfaatkan Modal Sosial Masyarakat Kampung Lobang Kelatak Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau.
    Metode penelitian ini yaitu pada jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian yaitu motivator dalam altruisme, kohesivitas, gotong royong, fasilitator dalam altruisme, kohesivitas, gotong royong, mobilisator dalam altruisme, kohesivitas dan gotong royong. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif model analisis interaktif.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepala Kampung Dalam Memanfaatkan Modal Sosial Masyarakat Kampung Lobang Kelatak Kecamatan Batu Putih Kabupaten Berau yaitu Kepala Kampung belum maksimal melaksanakan tugasnya terutama peran sebagai motivator, fasilitator dan mobilisator didalam memanfaatkan modal sosial. Secara Fungsional Kepala Kampung dalam menjalanakan fungsinya belum berfungsi sebagaimana tugasnya sebagai pemimpin.
    Masyarakat dapat memaklumi dan menerima terkait dengan minimnya aktifitas kegiatan dalam Kampung. Sehingga Kepala Kampung Lobang Kelatak tidak terpacu dalam membangun SDM (sumber daya manusia) dan memanfaatkan modal sosial.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Kepala Kampung, Modal Sosial, Masyarakat
  • NIM: 1202035029
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Ifan Luthfian Noor, S.Sos. M.Si Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (06-03-16-03-38-23).pdf (83 kB)

PERAN ORGANISASI PELTI DALAM PEMBINAAN PRESTASI ATLET TENNIS JUNIOR DI SAMARINDA (Robyanur Saputra)

Submitted by: ,
On: May 24, 2016 @ 7:34 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: PERAN ORGANISASI PELTI DALAM PEMBINAAN PRESTASI ATLET TENNIS JUNIOR DI SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Robyanur Saputra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Suatu Negara dapat dikatakan sebagai Negara maju dan modern salah satu tolak ukurnya adalah seberapa jauh dan tinggi prestasi olahraganya ditingkat regional maupun di internasional. Pentingnya Peran dalam sebuah pembinaan akan mewujudkan prestasi yang diinginkan. Dalam hal ini pentingnya peran organisasi olahraga dalam melakukan pembinaan terhadap para atlet khususnya para atlet junior dikarenakan mereka adalah aset Negara dan dibina dari sejak usia dini. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian dengan judul”Peran Organisasi PELTI dalam Pembinaan Prestasi Atlet Tennis Junior Di Samarinda”. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Organisasi PELTI Dalam Pembinaan Prestasi Atlet Tenis Junior serta untuk mengetahui faktor penghambat yang dihadapi Organisasi PELTI dalam Pembinaan Prestasi Atlet Tenis Junior pada saat ini.
    Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah melalui Wawancara, Dokumentasi, catatan atau dokumen resmi lainnya dan observasi. Teknik analisa datanya adalah kualitatif dapat diartikan sebagai proses penelaah, pengurutan, pengelompokan dan mengangkatnya sebagai hasil penelitian. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu ketua PELTI, binpres, atlet, dan penjaga lapangan.
    Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa secara umum, Peran Organisasi Pelti Samarinda dalam pembinaan prestasi atlet tennis tennis junior menetapkan peran pembinaan dan kemudian membuat program-program pembinaan yang telah ditetapkan agar memfokuskan kegiatan dalam dalam hal pembinaan atlet junior. Adapun program-program pembinaan atlet tennis Samarinda yaitu menjaring atlet berpotensial dengan mengikuti berbagai kompetisi-kompetisi, menyiapkan pelatih propesional yang dapat menerapkan IPTEK, menyediakan sarana dan prasarana bagi atlet, serta harus didukung dengan adanya pendanaan guna terjalannya pembinaan bagi para atlet tennis junior.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Pembinaan, Prestasi, Atlet Tennis Junior
  • NIM: 1102035014
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra.Hj.Erni Asneli Asbi, M.Si Dra.Lisbet Situmorang,M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2016
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (05-24-16-07-34-56).pdf (89 kB)