KAJIAN TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL KARYAWAN PANEN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. BORNEO INDAH MARJAYA DI DESA LABURAN KECAMATAN PASER BELENGKONG KABUPATEN PASER (Risky Stiawan)

Submitted by: ,
On: Aug 21, 2018 @ 1:52 AM
IP: 125.160.21.170

  • Judul artikel eJournal: KAJIAN TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL KARYAWAN PANEN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. BORNEO INDAH MARJAYA DI DESA LABURAN KECAMATAN PASER BELENGKONG KABUPATEN PASER
  • Pengarang (nama mhs): Risky Stiawan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Sebagian besar para karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan menginginkan untuk mendapatkan tingkat kesejahteraan yang lebih layak khususnya di bidang perekonomian mereka, akan tetapi bagaimana jika harapan yang mereka inginkan tidak sesuai dengan harapan mereka dan bahkan sebaliknya pihak perusahaan justru merugikan kesejahteraan para karyawan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesejahteraan karyawan Perkebunan kelapa sawit PT borneo indah marjaya di desa laburan. Penelitian Ini merupakan penelitian deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori pembangunan, Teori kebutuhan konsep kesejahteraan dan konsep karyawan. Penentuan subyek menggunakan metode purposive sampling dan teknik aksidental sampling. metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan tinjauaan pustaka dan membuat interpretasi menuju pada kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat lima fokus penelitian yang digunakan untuk menentukan kesejahteraaan karyawan panen yaitu. Pemenuhan kebutuhan primer, terpenuinnya kebutuhan kesehatan dan keselamatan, kebutuhan sosial, penigkatan keterampilan dan pendidikan dan mempertinggi prestasi kerja. dari hal tersebut dapat diketahui kesejahteraan karyawan dalam hal kebutuhan pimer terpenuhi. Untuk kebutuhan keselamatan dalam bekerja masih kurang pengawasan dari pihak perusahan untuk penggunaan alat keselamatan dan juga kesadaran karyawan atas penggunaan alat keselamat. Dan kebutuhan sosial bagi para pekerja bagus akan tetapi untuk keluarga pekerja terutama anak masih kurang dalam kebutuhan sosial, untuk pengadaan keterampilan bagi karyawan panen masih kurang dan untuk pendidikan diharapkan pihak perusahaan lebih terbuka dalam pemberiaan beasiswa pendidikan, untuk mempertinggi prestasi kerja sudah baik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kesejahteraan sosial, karyawan panen
  • NIM: 1302035009
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Sutadji M, MM, Dra. Lisbet Situmorang.M.S
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Risky Stiawan (08-21-18-01-52-46).pdf (789 kB)

PERANAN UNITLANTAS POLSEK MUARA JAWA DALAM MENINGKATKAN KETERTIBAN BERLALU LINTAS PADA MASYARAKAT KECAMATAN MUARA JAWA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (Fathur Rahim)

Submitted by: ,
On: Aug 21, 2018 @ 1:46 AM
IP: 125.160.21.170

  • Judul artikel eJournal: PERANAN UNITLANTAS POLSEK MUARA JAWA DALAM MENINGKATKAN KETERTIBAN BERLALU LINTAS PADA MASYARAKAT KECAMATAN MUARA JAWA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
  • Pengarang (nama mhs): Fathur Rahim
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peranan Unitlantas Dalam Meningkatkan Ketertiban Berlalulintas Masyarakat Pada Polsek Muara Jawa serta faktor kendala atau penghambat. Penentuan subyek menggunakan metode purposive sampling dan teknik aksidental sampling. metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan tinjauaan pustaka dan membuat interpretasi menuju pada kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga fokus penelitian yang digunakan untuk menentukan peranan unitlantas polsek muara jawa yaitu melakukan razia seperti memeriksa surat izin mengemudi ( SIM ) dan kelengkapan kendaraan dan menerapkan sanksi tilang bagi pelanggar, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, membuat rambu – rambu lalu lintas. dari hal tersebut dapat diketahui peranan unitlantas polsek muara dalam meningkatkan ketertiban berlalu lintas masih belum maksimal karena disebabkannya kekurangan anggota personil dilapagan dan juga kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat terhadap pentingnya ketertiban berlalu lintas,serta kepedulian masyarakat akan keteriban berlalu lintas yang masih rendah. Kesimpulan dan saran dalam hal penegakan hukum yaitu kegiatan yang fungsinya dikelompokan menjadi 2 yaitu upaya preventif ( pengendalian sosial yang dilakukan untuk mencegah kejadian yag belum teradi) dan upaya reprensif ( merupakan suatu pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadinya suatu pelanggaran). Dan juga perlunya upaya pendekatan satuan unitlantas polsek muara jawa kepada masyarakat dan bisa melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar masyarakat paham akan ketertiban berlalu lintas di jalan raya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Ketertiban, Berlalulintas, Unitlantas
  • NIM: 1302035095
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si/Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Fathur Rahim (08-21-18-01-46-20).pdf (777 kB)

KAJIAN SOSIOLOGIS TENTANG PERKAWINAN POLA RELASI “SENIOR JUNIOR PARTNER” DI KOMPLEK KEHUTANAN KELURAHAN AIR HITAM KECAMATAN SAMARINDA ULU (Rita Familia)

Submitted by: ,
On: Aug 21, 2018 @ 1:39 AM
IP: 125.160.21.170

  • Judul artikel eJournal: KAJIAN SOSIOLOGIS TENTANG PERKAWINAN POLA RELASI “SENIOR JUNIOR PARTNER” DI KOMPLEK KEHUTANAN KELURAHAN AIR HITAM KECAMATAN SAMARINDA ULU
  • Pengarang (nama mhs): Rita Familia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Industrialisasi yang terjadi di Indonesia sebagai sejarah pertumbuhan ekonomi dan pembangunan merupakan sebuah transisi dari masyarakat tradisional menuju ke masyarakat modern. Hal ini di tandai dengan semakin banyaknya jumlah angkatan kerja perempuan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan peningkatan jumlah angkatan kerja laki-laki terjadi karena semakin terbukanya kesempatan kerja di berbagai sektor yang banyak menampung tenaga kerja perempuan, hal ini berpengaruh bagi keluarga karena semakin banyaknya istri yang bekerja di ranah publik. Kini pembagian kerja bergeser menjadi lebih lentur, misalnya siapapun bisa memasuki ranah domestik maupun publik. Penelitian ini memfokuskan ke pola relasi suami istri “senior-junior partner” dalam pembagian kerja dan pengambilan keputusan. Isteri sebagai pengambil keputusan utama dalam rumah tangga. Baik dalam bidang external seperti keuangan sekolah, pekerjaan, Hal ini wajar dikarenakan ketika isteri bekerja bahkan jika mempunyai penghasilan yang lebih tetap dari suami, dengan sendirinya isterilah mempunyai kekuatan dalam menentukan keputusan. Kesimpulan bahwa peran serta isteri dalam pengambilan keputusan menjadi lebih dominan dibandingkan kerja sama yang erat berdasarkan konsep Senior Junior Partner yang dikemukakan oleh Scanzoni dan Scanzoni. Isteri mempunyai kekuatan lebih dalam dalam daya tawar menawar bersama suami dalam pengambilan keputusan. Secara sosiologis, kondisi penerimaan suami dalam pergeseran peran isteri dalam rumah tangga merupakan penjabaran dari teori exchange (pertukaran) yang menjelaskan bahwa suami menerima seluruh tanggung jawab bersama dalam mengurus rumah tangga dikarenakan dia juga menerima imbalan isterinya yang bekerja dengan tujuan menambah penghasilan keluarganya yang tidak bisa dia penuhi. Suami baik dengan ikhlas maupun terpaksa akhirnya menerima kenyataan ini dan kenyataannya tetap berjalan kehidupannya sampai sekarang.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pola Relasi Suami Istri, Pembagian Kerja, Pengambilan Keputusan.
  • NIM: 1202035111
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, MS, Dra. Erni Asneli Asbi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Rita Familia (08-21-18-01-39-44).pdf (794 kB)

PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) ODAH ETAM DALAM UPAYA MENANGANI KEKERASAN ANAK DI KOTASAMARINDA (Mohammad Kavid)

Submitted by: ,
On: Aug 21, 2018 @ 1:07 AM
IP: 125.160.21.170

  • Judul artikel eJournal: PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) ODAH ETAM DALAM UPAYA MENANGANI KEKERASAN ANAK DI KOTASAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Mohammad Kavid
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): P2TP2A adalah Suatu kegiatan yang bersifat sosial guna membantu Korban kekerasan dengan cara menyediakan pelayanan bagi perempuan dan anak seperti pelayanan Informasi, Pelayanan Psikologis, Pelayanan Medis dan Pelayanan Hukum dengan tujuan menyembuhkan trauma dan memberikan motivasi kepada korban kekerasan yang dialami oleh anak. Skripsi ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif pendekatan penelitian yang mengungkapkan situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang ilmiah. Penentuan Informan dilakukan dengan mengunakan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sumber data yang berdasarkan dengan pertimbangan tertentu. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles & Huberman dan Imam Gunawan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa peran Peran P2TP2A dalam Upaya menangani kekerasan anak di Kota Samarinda dari segi Pelayanan Informasi manfaat yang didapatkan oleh korban yaitu banyak masyarakat yang lapor ke pihak P2TP2A ketika terjadi kekerasan seksual, dari segi psikologis yaitu korban dapat pulih kembali dan mampu melakukan aktifitas seperti anak pada umumnya, namun masih ada kekurangannya yaitu kurangnya tenaga ahli khusus psikologi yang ada di P2TP2A sehingga harus bekerja sama dengan instansi yang lain. Dari segi medis korban sudah dilakukan pemeriksaan medis setiap minggu hanya terkendala dana misalnya jika tes DNA, Sedangkan dalam bidang hukum sudah maksimal akan tetapi harus memperhatikan hukuman pelaku jika terjadi remisi yang akan berdampak buruk pada korban kedepannya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan informasi dan pendampingan medis,psikologi dan advokasi hukum sangat berdampak positif bagi korban kekerasan. Saran yang diberikan yakni agar menambah tenaga ahli khusus dalam bidang psikologi dan medis agar dapat bekerja secara efisien, dan selalu memantau terus kepada tersangka jika mendapat remisi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Lembaga P2TP2A, dan Kekerasan Seksual pada Anak
  • NIM: 1302035034
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj.Nur Fitriah.MS, Sarifudin.S.Sos.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Mohammad Kavid (08-21-18-01-07-00).pdf (777 kB)

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA LABANGKA KECAMATAN BABULU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA (Sarifudin Hakim)

Submitted by: ,
On: Aug 13, 2018 @ 11:23 PM
IP: 180.248.78.153

  • Judul artikel eJournal: EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA LABANGKA KECAMATAN BABULU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
  • Pengarang (nama mhs): Sarifudin Hakim
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2007 dan pertama kali masuk di Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun 2013. Program ini diberikan bertujuan dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada kelompok keluarga miskin. Program ini dikhususkan pada tiga komponen yaitu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekakatan kualitatif dekriptif, teknik pengumpulan data menggunakan metoda wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan analisis data. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan PKH di Desa Labangka dengan cara evaluasi terhadap pelaksanaan dan mekanismenya dilapangan.Namun, program yang diharapkan dapat menciptakan kualitas hidup keluarga miskin ternyata masih memiliki permasalahan dalam pelaksanaannya dilapangan. Permasalahan pertama adalah penerima bantuan PKH yang diberikan tidak tepat sasaran. Masalah kedua, pendamping tidak melaksanakan tugasnya sesuai dengan mekanisme PKH itu sendiri. Dari penelitian dan analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Labangka belum berjalan efektif. Hal itu didasarkan dari indikator-indikator evaluasi yang peneliti lakukan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Evaluasi, Pelaksanaan Program, PKH
  • NIM: 1302035052
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si/Drs. Martinus Nanang, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Sarifudin Hakim (08-13-18-11-23-47).pdf (763 kB)

PERANAN APARATUR KEPOLISIAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN NARKOBA DI KABUPTEN KUTAI BARAT (STUDI DI SATUAN NARKOBA POLRES KABUPATEN KUTAI BARAT) (Zainal Arif)

Submitted by: ,
On: Jul 31, 2018 @ 10:15 AM
IP: 36.74.247.195

  • Judul artikel eJournal: PERANAN APARATUR KEPOLISIAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN NARKOBA DI KABUPTEN KUTAI BARAT (STUDI DI SATUAN NARKOBA POLRES KABUPATEN KUTAI BARAT)
  • Pengarang (nama mhs): Zainal Arif
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui.Bagaimana undang-undang No 35 Tahun 2009 mengatur status dan peran Kepolisian dalam upaya penanggulangan Narkoba, Bagaimana upaya-upaya Kepolisian dalam melakukan pencegahan Narkoba di Kabupaten Kutai Barat, Bagaimana Kepolisian Membangun jejaring dengan Lembaga lain guna membantu dalam pemberantasan Narkoba, Mengidentifikasi faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat Kepolisian dalam upaya penanggulangan Narkoba di Kabupaten Kutai Barat, Mengetahui bagaimana respon pengguna terhadap upaya Kepolisian dalam penanggulangan Narkoba. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan : Status Kepolisian menurut undang-undang No,35 tahun 2009. Pada pasal 81 menyatakan bahwa Kepolisian adalah sebagai penyidik yang memiliki wewenang dalam melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahguna Narkoba, upaya Kepolisian dalam penanggulangan Narkoba yaitu premttif (pembinaan), preventif (pencegahan), represif (penindakan), Mitra Satuan Narkoba Kutai Barat yaitu Badan Narkotika Kabupaten, Institusi penerima wajib lapor maupun tokoh masyarakat, Faktor pendukung dan penghambat yaitu bantuan masyarakat dalam pemberian informasi yang membantu Kepolisian dalam mengungkap kasus dan hambatan Kepolisian yaitu minimnya anggaran dana, dan kurangnya personil di Satuan Narkoba, Respon para pengguna menyatakan bahwa takut dari upaya-upaya yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian Polres Kutai Barat.Upaya pre-emtif yang dilakukan pihak Kepolisian adalah berupa kegiatan-kegiatan edukatif dengan tujuan untuk mempengaruhi faktor-faktor penyebab terjadinya penyalahgunaan Narkoba, sehingga tercipta suatu kesadaran, kewaspadaan, daya tangkal dan terciptanya kondisi perilaku atau norma hidup bebas narkoba termasuk kewaspadaan instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Upaya, Satuan Narkoba Kabupaten Kutai Barat, Penanggulangan, Penyalahgunaan, Nar
  • NIM: 1302035038
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si., Sarifudin, S.Sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (07-31-18-10-15-36).pdf (74 kB)

HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN PROSES BELAJAR PADA SISWA SMPN 4 MUARA ANCALONG KABUPATEN KUTAI TIMUR (Fahriza Rahman Hafid)

Submitted by: ,
On: Jul 31, 2018 @ 10:03 AM
IP: 36.74.247.195

  • Judul artikel eJournal: HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN PROSES BELAJAR PADA SISWA SMPN 4 MUARA ANCALONG KABUPATEN KUTAI TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Fahriza Rahman Hafid
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini mengangkat hubungan perilaku merokok dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 4 Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan perilaku merokok dengan prestasi belajar pada siswa-siswa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 28 siswa sebagai responden penelitian yang dalam pelaksanaannya dilakukan penelitian lapangan dengan menyebar angket/kuesioner kepada beberapa responden serta melaksanakan observasi di SMP Negeri 4 Muara Ancalong terlebih dahulu kemudian mendapatkan nilai dari keterampilan dan prestasi kumulatif sebagai alat pengumpulan datanya. Pengujian hipotesis menggunakan desain analisis korelasi product moment, untuk mengetahui kuat/lemahnya hubungan antara perilaku merokok dengan prestasi belajar dan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara perilaku merokok terhadap prestasi belajar. Dengan memeriksa tabel “r” product moment ternyata df sebesar 26 sehingga diperoleh rtabel pada taraf siginifikasi 5% adalah 0,317 dan pada taraf signifikasi 1% adalah 0,478. Dengan demikian hasil yang diperoleh adalah rhitung ≥ r tabel (r hitung 7,207 ≥ r tabel 5% = 0,388 / r hitung 0,164≥ r tabel 1% = 0,478 yang artinya r hitung lebih besar (7,207) dari r tabel 5% (0,317) dan r tabel 1% (0,478). Maka hasil akhir yang diperoleh adalah bahwa hubungan antara perilaku merokok dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 4 Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur adalah terdapat hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara perilaku merokok dengan prestasi belajar pada siswa SMP Negeri 4 Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur adalah sangat signifikan, artinya prilaku merokok sangat berpengaruh dengan prestasi belajar semakin tinggi perilaku merokok maka semakin rendah prestasi belajar siswa, sebaliknya semakin rendah perilaku merokok maka akan semakin tinggi prestasi belajar siswa.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perilaku Merokok, Prestasi Belajar, Siswa.
  • NIM: 1302035051
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si., Novita Surya Ningsih, S.Sos, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (07-31-18-10-03-27).pdf (76 kB)

APLIKASI PRINSIP GENDER EQUILIBRIUM DI KALANGAN PASANGAN SUAMI ISTRI PADA TOKOH MASYARAKAT DESA SEMUNTAI KECAMATAN LONG IKIS KABUPATEN PASER (Nopiarabiyani Jumsyah)

Submitted by: ,
On: Jul 26, 2018 @ 6:14 AM
IP: 36.83.52.38

  • Judul artikel eJournal: APLIKASI PRINSIP GENDER EQUILIBRIUM DI KALANGAN PASANGAN SUAMI ISTRI PADA TOKOH MASYARAKAT DESA SEMUNTAI KECAMATAN LONG IKIS KABUPATEN PASER
  • Pengarang (nama mhs): Nopiarabiyani Jumsyah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Peranan, kedudukan atau status sosial perempuan dalam masyarakat harus ditingkatkan, baik itu dalam lingkup kecil atau dalam lingkup besar agar dapat berperan dalam pembangunan. Pada hakekatnya persoalan kesetaraan gender belum sepenuhnya dapat diwujudkan, dalam kenyataannya masih banyak ditemukan fenomena ketidaksetaraan gender tindakan terhadap peran gender, yang secara khusus lebih banyak di alami perempuan, hal itu merupakan akibat dari ketidakpahaman dan kebutaan masyarakat terhadap kesetaraan gender. Dengan menggunakan teori equilibrium (keseimbangan) yang menekankan pada konsep kemitraan dan keharmonisan antara perempuan dan laki – laki. Penelitian ini berupa deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian yang dilakukakan penulis menunjukkan pemahaman gender tokoh – tokoh masyarakat dan istri – istri dari tokoh – tokoh masyarakat masih belum mengetahui secara jelas mengenai kesetaraan gender dalam praktik melakukan pekerjaan rumah tangga, dalam pengambilan keputusan, boleh tidaknya istri bekerja. Adanya anggapan dari beberapa istri – istri tokoh – tokoh masyarakat bahwa pekerjaan rumah tangga tidak pantas dilakukan oleh laki – laki. Untuk pengambilan keputusan dalam keluarga seperti pendidikan anak semuanya suami yang memutuskan, begitupun dengan kepemilikan harta benda lebih dominan atas nama suami, istri hanya bertindak untuk mengurus anak dan mengatur keuangan. Boleh tidaknya istri bekerja, tidak semua tokoh – tokoh masyarakat memperbolehkan istrinya untuk bekerja, karena adanya anggapan bahwa yang mencari nafkah adalah tanggung jawab suami. Dalam organisasi, semua tokoh – tokoh masyarakat tidak melarang istri – istri mereka untuk terlibat dalam organisasi. Diharapkan tokoh masyarakat dapat memahami tentang kesetaraan hak dan kewajiban para perempuan khususnya istri, tidak ada larangan atau perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam melakukan pekerjaan rumah tangga, pengambil keputusan istri lebih baik diikutsertakan, memperbolehkan istri untuk bekerja selama mampu membagi waktu pekerjaan dan keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Gender, Equilibrium, Kesetaraan, Tokoh Masyarakat
  • NIM: 1202035055
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Pof.Dr. Hj. Nur Fitriyah,M.S., Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (07-26-18-06-14-18).pdf (79 kB)

SOSIALISASI PAGUYUBAN WELAS ASIH TERHADAP PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU PECANDU NARKOBA DI KOTA SAMARINDA (Juli Evawati)

Submitted by: ,
On: Jul 26, 2018 @ 5:56 AM
IP: 36.83.52.38

  • Judul artikel eJournal: SOSIALISASI PAGUYUBAN WELAS ASIH TERHADAP PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU PECANDU NARKOBA DI KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Juli Evawati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Skripsi ini bertujuan untuk membahas tentang bagaimana sosialisasi Paguyuban Welas Asih terhadap perubahan sikap dan perilaku pecandu narkoba di kota Samarinda, serta menggambarkan implementasi program dan kegiatan Paguyuban Welas Asih. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara observasi partisipan dan wawancara mendalam. Sedangkan dalam penentuan informan digunakan teknik purposive sampling dengan informan berjumlah 10 (sepuluh) orang peserta rehabilitasi dan 1 (satu) orang pendiri Paguyuban Welas Asih. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan metode analisis domain dari Spradley (1980). Hasil penelitian di Paguyuban Welas Asih terdapat beberapa kegiatan atau metode yang dilakukan dalam sosialisasi rehabilitasi pecandu narkob. Metode-metode rehabilitasi tersebut antara lain : bimbingan rohani, olah pernafasan, gerakan dan jurus, serta tafakur. Berdasarkan hasil penelitian terdapat faktot-faktor yang mempengaruhi proses rehabilitasi yaitu faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi Paguyuban Welas Asih terhadap perubahan sikap dan perilaku pecandu narkoba di kota Samarinda belum sepenuhnya berhasil.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Sosialisasi, Rehabilitasi, Narkoba.
  • NIM: 1102035060
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang, MA., Dr. Aji Qamara Hakim, Sn
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (07-26-18-05-56-50).pdf (70 kB)