Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Bank Sampah di Kampung Selambai Kelurahan Loktuan Kota Bontang (Maria Stefanie Keban)

Submitted by: Keban, Maria Stefanie
On: Jul 16, 2025 @ 3:28 AM
IP: 172.17.5.71

  • Judul artikel eJournal: Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Bank Sampah di Kampung Selambai Kelurahan Loktuan Kota Bontang
  • Pengarang (nama mhs): Maria Stefanie Keban
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Bank sampah Kampung Selambai berdiri karena adanya keprihatinan masyarakat akan lingkungan Kampung Selambai yang semakin lama semakin dipenuhi dengan sampah baik organik maupun anorganik. Hal tersebut membuat masyarakat menjadi malas berkontribusi dalam kegiatan bank sampah tersebut. Di sisi lain, keberadaan bank sampak sangat dibutuhkan di daerah Kampung Selambai Kelurahan Loktuan Kota Bontang. Kebanyakan masyarakat membuang sampah Rumah Tangga mereka ke laut, sehingga menyebabkan pencemaran air dan lingkungan menjadi kumuh dan kotor. Teknik Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analiss data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif mengacu pada wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian masyarakat mulai memahami pentingnya pengelolaan sampah melalui bank sampah, terutama karena adanya nilai ekonomi dari sampah yang dikumpulkan. Namun, antusiasme masyarakat masih terbatas akibat kurangnya jadwal operasional yang pasti. Selain itu, kebiasaan lama membuang sampah ke laut masih menjadi kendalaa utama, didorong oleh rendahnya kesadaran lingkungan. Meskipun demikian, keberdaan bank sampah telah memberikan dampak positif seperti peningkatan kesadaran sebagian masyarakat dan terciptannya lingkungan yang lebih bersih dibeberapa titik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan edukasi, penguatan peran pengelola, serta dukungan pemerintah agar pengelolaan bank sampah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Dengan demikian, perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat tercapai secara bertahap, mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kampung Selambai.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi Masyarakat, Pengelolaan Bank Sampah, Kampung Selambai
  • NIM: 1802035049
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Badruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 13
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal_1802035049_Maria Stefanie Keban (07-16-25-03-28-02).pdf (385 kB)

Pola Pikir “Banyak Anak Banyak Rejeki” Pada Kalangan Masyarakat Di Desa Sangatta Utara, Kab. Kutim (Angelica Yolanda Kerawing)

Submitted by: ,
On: Jul 16, 2025 @ 2:54 AM
IP: 36.85.0.142

  • Judul artikel eJournal: Pola Pikir “Banyak Anak Banyak Rejeki” Pada Kalangan Masyarakat Di Desa Sangatta Utara, Kab. Kutim
  • Pengarang (nama mhs): Angelica Yolanda Kerawing
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pola Pikir “Banyak Anak Banyak Rejeki” pada kalangan masyarakat pedesaaan yang berlokasi di Desa Sangatta Utara dilaterbelakangi fenomena populasi di Indonesia, dimana keyakinan tradisional ini masih berpengaruh. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman masyarakat mengenai keyakinan banyak anak banyak rejeki, yang dipengaruhi oleh pola pikir dan berdampak pada kesejahteraan keluarga serta menganalisis mengapa masyarakat pada wilayah Desa Sangatta Utara masih banyak memilki anak lebih dari dua. Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Berlandaskan teori pilihan rasional oleh James S. Coleman, yang relevan dengan keputusan memiliki anak. Data dari wawancara dirangkum dan dianalisis untuk menemukan pola yang sesuai dengan aspek pembahasan, disajikan dalam bentuk teks naratif agar informasi lebih mudah dipahami. Penelitian menunjukkan orang tua di Desa Sangatta Utara percaya bahwa memiliki banyak anak mendatangkan keuntungan, meskipun banyak yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar anak. Keyakinan ini mempengaruhi penilaian orang tua terhadap anak menjadi tidak tepat. Selain kurangnya pengaruh pendidikan mengenai kehidupan berkeluarga, nilai anak dari orang tua juga menjadi dasar mengapa mereka ingin untuk memiliki banyak anak. Penelitian ini menganalisis pola pikir melalui tiga dimensi nilai anak oleh Kagitcibasi dkk, dengan hasil: nilai psikologis anak sebagai sumber rasa emosional dan rasa aman pada masa tua, nilai ekonomis anak sebagai harapan dukungan finansial dan nilai sosial yakni keberhasilan anak yang meningkatkan citra nama baik keluarga. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan saran untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi dalam membangun keluarga sejahtera serta mencapai kesimbangan dalam memenuhi hak anak dan finansial.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pola pikir, banyak anak banyak rejeki, kesejahteraan keluarga, nilai anak.
  • NIM: 2102036066
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Lisbeth Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 13
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2025
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Angelica_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap (07-16-25-02-54-41).pdf (348 kB)