Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui BUMDes Sepenuh Hati di Desa Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara (Devi Kumalasari)

Submitted by: ,
On: Mar 26, 2024 @ 8:32 AM
IP: 36.85.32.114

  • Judul artikel eJournal: Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui BUMDes Sepenuh Hati di Desa Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Devi Kumalasari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini untuk menganalisis atau menguraikan tentang proses pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes di desa Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara, melalui empat indicator pemberdayaan yaitu penyadaran, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Jenis penelitian metode desktiptif kualtitaif. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberdayaan melalui BUMDes berjalan dengan cukup baik melalui tahap-tahap penyadaran, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dan memiliki beberapa unit usaha seperti pengelolaan pasar, pengelolaan sampah, pengelolaan wisata, toko BUMDes, dan pengelolaan UMKM. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah diharapkan dengan adanya BUMDes masyarakat bersama pemerintah dapat memanfaatkan potensi yang ada di desa dengan baik
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pemberdayaan masyarakat, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
  • NIM: 2002036002
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: A. Ismail Lukman, S.Pd., MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Pemberdayaan Masyarakat Melalui BUMDes di Loa Duri Ilir(Devi K) (03-26-24-08-32-11).pdf (149 kB)

Daya Tarik Museum Batiwakkal Sebagai Objek Wisata Pendidikan di Kabupaten Berau (Marshanda Rahmadila Amanda Putri)

Submitted by: Putri, Marshanda
On: Mar 22, 2024 @ 4:24 AM
IP: 36.85.32.114

  • Judul artikel eJournal: Daya Tarik Museum Batiwakkal Sebagai Objek Wisata Pendidikan di Kabupaten Berau
  • Pengarang (nama mhs): Marshanda Rahmadila Amanda Putri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik Museum Batiwakkal sebagai objek wisata pendidikan di Kabupaten Berau. Dalam perkembangannya, museum dijadikan sebagai objek wisata pendidikan sehingga dapat menambah pengetahuan khususnya untuk mengetahui sejarah dan budaya dari suatu daerah yang dikunjungi. Museum Batiwakkal ini menyimpan berbagai macam benda-benda sejarah peninggalan kerajaan kesultanan Gunung Tabur Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah Daya tarik Museum Batiwakkal yang di lihat dari komponen 4A pariwisata menurut Cooper dkk (1995:81) bahwa terdapat 4 komponen yang harus dimiliki oleh sebuah objek wisata agar dapat menjadi daya tarik wisata yaitu, attraction (atraksi), accesbility (aksesibilitas/transportasi), amenity (fasilitas), dan anciliary (pelayanan tambahan). Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk memperoleh berbagai gambaran informasi yang berhubungan dengan potensi obyek wisata Museum Batiwakkal, Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diobjek wisata Museum Batiwakkal menunjukkan bahwa daya tarik Museum Batiwakkal sudah mencangkup 4 komponen pariwisata yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas daya tarik pengunjung dan pelayanan di Museum batiwakkal. Selain itu dalam rangka peningkatan kunjungan dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Akan tetapi dibutuhkan beberapa peningkatan seperti penyediaan akses digital museum dan penambahan staf IT agar promosi museum dapat dilakukan dengan lebih baik lagi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Daya Tarik Wisata, Museum Batiwakkal
  • NIM: 2002036005
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Lisbet Situmorang M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Daya Tarik Museum Batiwakkal Sebagai Wisata Pendidikan di Berau (Marshanda) (03-22-24-04-24-02).pdf (196 kB)

MOTIVASI PEMANFATAAN FERMENTASI ECO-ENZYME DILIHAT DARI NILAI EKONOMI DAN NON-EKONOMI (PRAKTISI ECO-ENZYME SKALA RUMAH TANGGA DI KOTA SAMARINDA) (Reynaldy Poppy Latief)

Submitted by: ,
On: Mar 18, 2024 @ 6:23 AM
IP: 61.5.113.170

  • Judul artikel eJournal: MOTIVASI PEMANFATAAN FERMENTASI ECO-ENZYME DILIHAT DARI NILAI EKONOMI DAN NON-EKONOMI (PRAKTISI ECO-ENZYME SKALA RUMAH TANGGA DI KOTA SAMARINDA)
  • Pengarang (nama mhs): Reynaldy Poppy Latief
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penggunaan eco-enzyme mempengaruhi kehidupan pribadi individu yang menerapkannya, motivasi mereka untuk mengolah sampah menjadi eco-enzyme, bagaimana penggunaan eco-enzyme mempengaruhi lingkungan sekitar, dan bagaimana komunitas yang menerapkan dan menggunakan produk fermentasinya meningkatkan kualitas hidup mereka. Dalam penelitian berikut metode yang dipergunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pembatasan motivasi untuk menggunakan fermentasi eco-enzyme dilihat dari nilai ekonomi dan non-ekonomi bagi praktisi fermentasi eco-enyzme. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 44 responden, dimana hanya 19 yang valid. Pengujian data dilakukan menggunakan uji validitas spearmaan, reliabilitas split-half, analisis statistik deskriptif, multikolinieritas terakhir regresi ordinal, semua dibantu alat excel dan SPSS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai ekonomi dan nilai non-ekonomi secara bersama-sama mempengaruhi motivasi praktisi eco-enzyme sebesar 97.1%. Sedangkan saat variabel diuji secara individu, maka nilai non-ekonomi lebih signifikan mempengaruhi motivasi praktisi eco-enzyme sebesar 55.6% dibandingkan dengan nilai ekonomi sebesar 33.7%. Untuk variabel tidak terduga tidak ditemukan, karena responden tidak memberikan kebaruan respon selain yang telah ditentukan, sebagai akibat kuesioner yang bersifat tertutup. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif H1≤ diterima, yaitu ada pengaruh tingginya nilai ekonomi dan non-ekonomi terhadap motivasi kerja praktisi fermentasi eco-enzyme skala rumah tangga di Kota Samarinda
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Eco-Enzyme, Motivasi, Nilai Ekonomi, Nilai Non-Ekonomi
  • NIM: 2002036006
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Martinus Nanang
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Motivasi Pemanfaatan Eco-Enzyme Dari Nilai Ekonomi Dan Non-Ekonomi (Latief) (03-18-24-06-23-28).pdf (356 kB)

Nilai Budaya Dalam Tradisi Baturunan Perahu Pada Masyarakat Gunung Tabur (Erni Yulianti)

Submitted by: ,
On: Jan 16, 2024 @ 8:41 AM
IP: 180.241.29.241

  • Judul artikel eJournal: Nilai Budaya Dalam Tradisi Baturunan Perahu Pada Masyarakat Gunung Tabur
  • Pengarang (nama mhs): Erni Yulianti
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Kabupaten Berau merupakan salah satu budaya yang prosesinya memiliki kearifan lokal. Salah satu tradisi Kabupaten Berau adalah Baturunan parau (menurunkan perahu). Baturunan atau menurunkan perahu ini merupakan tradisi turun temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya apa saja yang ada dalam tradisi baturunan perahu masyarakat Gunung Tabur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, document record dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah analisa univariate, verifikasi data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya tradisi Baturunan merupakan salah satu tradisi yang ada sejak dulu dan masih dilestarikan serta berjalan hingga sekarang ini di Kabupaten Berau. Pada zaman dahulu, baturunan lebih mengarah pada bersawah dan berladang. Namun sejalan dengan perkembangan zaman, tidak ada lagi bersawah maupun berladang, terutama di Gunung Tabur. Untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keluhuran dan gotong royong salah satunya yakni dengan menggunakan perahu, meskipun dalam versi yang berbeda. Masyarakat selalu berpartisipasi dalam setiap pelaksanaannya. Tradisi ini mengandung nilai-nilai luhur, religius dan moral yang menumbuhkan semangat sosial masyarakat Berau melalui kerjasama dan gotong royong
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Nilai, Nilai-Nilai Budaya, Tradisi, Baturunan Perahu
  • NIM: 1902036059
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Lisbet Situmorang, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 11
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2023
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Nilai Budaya Dalam Tradisi Baturunan Perahu Masyarakat Gunung Tabur (Erni) (01-16-24-08-41-11).pdf (559 kB)

Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2PA) Sebagai Fasilitator Dalam Menangani Kekerasan Terhadap Anak Di Kota Samarinda (Joshua Alvito Deannova Saragi)

Submitted by: ,
On: Jan 15, 2024 @ 2:58 AM
IP: 202.58.199.222

  • Judul artikel eJournal: Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2PA) Sebagai Fasilitator Dalam Menangani Kekerasan Terhadap Anak Di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Joshua Alvito Deannova Saragi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kota Samarinda (DP2PA) sebagai fasilitator dalam menangani kekerasan terhadap anak. Fokus penelitian ini yaitu pada Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) sebagai fasilitator dalam menangani kekerasan terhadap anak melalui kegiatan perlindungan anak yang dilakukan oleh fasilitator sebagai narasumber dan pelatih, dan penyediaan tempat layanan yang pelaksanaannya dilakukan oleh fasilitator sebagai pelatih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber data. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) sebagai fasilitator dalam menangani kekerasan terhadap anak Kota Samarinda adalah dengan melaksanakan kegiatan perlindungan khusus anak berupa sosialisasi, pelatihan, dan kerja sama yang diberikan oleh fasilitator sebagai narasumber dan pelatih kepada masyarakat baik itu orang dewasa maupun anak-anak yang masih berpendidikan, dan fasilitasi penyediaan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) berupa layanan pengaduan, layanan antar jemput, layanan bantuan medis, layanan pendampingan psikis, pendampingan hukum, dan layanan bantuan finansial.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Dinas Pemberdayaan, Fasilitator, Kekerasan Anak
  • NIM: 1902036079
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Purwaningsih, M.Si., Ph.D
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 12
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2024
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Peran Fasilitator DP2PA Menangani Kekerasan Anak Di Samarinda (Joshua Saragi 080124) (01-15-24-02-58-33).pdf (262 kB)

IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG TUBAAN KECAMATAN TABALAR KABUPATEN BERAU (WIWIQ ZELA YULIA)

Submitted by: Zela Yulia, Wiwiq
On: Jan 8, 2024 @ 6:45 AM
IP: 180.241.30.171

  • Judul artikel eJournal: IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG TUBAAN KECAMATAN TABALAR KABUPATEN BERAU
  • Pengarang (nama mhs): WIWIQ ZELA YULIA
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Keluarga Harapan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kampung Tubaan Kecamatan Tabalar Kabupaten Berau. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan fokus penelitian pada Tahapan Implementasi Program Keluarga Harapan, Manfaat Bantuan Program Keluarga Harapan, Faktor Pendukung serta Faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kampung Tubaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Keluarga Harapan Di Kampung Tubaan Kecamatan Tabalar Kabupaten Berau belum berjalan dengan lancar, hal ini dibuktikan dengan adanya permasalahan dan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program, masih terdapat permasalahan terkait data penerima bantuan yang masih bermasalah yang , program ini membuat ketergantungan KPM terhadap dana bantuan yang diberikan. Faktor pendukung implementasi program keluarga harapan di kampung Tubaan kecamatan Tabalar Kabupaten Berau yaitu terdapat koordinasi dan peran pemerintahan kampung Tubaan yang baik sebagai pelaksana program.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Implementasi, Program Keluarga Harapan, Kemiskinan, Kesejahteraan
  • NIM: 1702035011
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra.Lisbet Situmorang M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 11
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2023
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Implementasi PKH Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Wiwiq) (01-08-24-06-45-06).pdf (245 kB)

Peran Komunitas Semangat Muda Tuli (Semut) Dalam Pendampingan Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Kota Balikpapan (Septi Dwi Lestari)

Submitted by: ,
On: Jan 1, 2024 @ 3:23 PM
IP: 36.85.34.18

  • Judul artikel eJournal: Peran Komunitas Semangat Muda Tuli (Semut) Dalam Pendampingan Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Kota Balikpapan
  • Pengarang (nama mhs): Septi Dwi Lestari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perjuangan Komunitas Semangat Muda Tuli (SemuT) dalam mendampingi sesama penyandang disabilitas tuna rungu di Balikpapan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, mewawancarai 7 informan yang terdiri dari 1 ketua komunitas SemuT, 1 wakil ketua komunitas SemuT, dan 5. Semua informan adalah penyandang disabilitas tuna rungu yang berjuang untuk membantu sesamanya bisa meningkatkan eksistensi mereka di ranah sosial. Analisis penelitian ini dilakukan dengan menggambarkan 4 peran komunitas meliputi fasilitator, educator, broker dan advocator di dalam membantu sesama penyandang tunarungu untuk bisa berbaur di kehidupan social . Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran-peran tersebut belum semuanya bisa dilakukan dengan baik. Peran educator dan broker sepenuhnya belum efektiv di lakukan oleh komunitas SemuT. Peran fasilitator dan advocator sudah dilakukan dengan baik. Pelatihan bahasa isyarat yang didampingi oleh juru bahasa isyarat, membantu penyandang disabilitas untuk menjadi mandiri dan memiliki kepercayaan diri dalam berinteraksi di lingkunganya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Komunitas Tuna Rungu, Fasilitasi, Peran
  • NIM: 1802035026
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Sri Murlianti
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 11
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2023
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): E-Journal Septi_Ganjil (revisi) (01-01-24-03-23-31).pdf (468 kB)

KEBERADAAN MODAL SOSIAL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUNG KB “PAGUNG LESTARI” DI PAGUNG, KELURAHAN BONTANG LESTARI (Nur Andayani)

Submitted by: Andayani, Nur
On: Dec 29, 2023 @ 6:16 AM
IP: 36.78.200.138

  • Judul artikel eJournal: KEBERADAAN MODAL SOSIAL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUNG KB “PAGUNG LESTARI” DI PAGUNG, KELURAHAN BONTANG LESTARI
  • Pengarang (nama mhs): Nur Andayani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Keberadaan Modal Sosial dalam Pelaksanaan Program Kampung KB “Pagung Lestari” di Pagung, Kelurahan Bontang Lestari. Program KB merupakan upaya untuk mengatur kehamilan yang diinginkan dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi, mengendalikan dan menyeimbangkan kebutuhan dengan jumlah penduduk Indonesia serta mencegah terjadinya pernikahan usia dini untuk meningkatkan kualitas penduduk dan menciptakan keluarga kecil berkualitas. Tetapi dari berbagai sisi program ini berangsur angsur melemah, oleh karena itu pihak BKKBN mengeluarkan inovasi untuk mengimplementasikan kegiatan-kegiatan Program KKBPK dengan membentuk program Kampung KB. Penelitian ini berfokus pada beberapa hal, diantaranya yaitu: Pertama, Mendeskripsikan kegiatan-kegiatan program Kampung KB “Pagung Lestari” berdasarkan fungsi keluarga. Kedua, Mengetahui gambaran modal sosial dalam melaksanakan program-program di Kampung KB “Pagung Lestari”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian ini pertama, kepercayaan antara pengurus dan masyarakat yang terlibat dalam program kampung KB memiliki kepercayaan satu sama lain yang baik. Terbukti jika setiap pelaksanaan kegiatan masyarakat berpartisipasi. Walaupun justru kepercayaan jauh lebih tinggi diberikan kepada pembina Kampung KB dan Perangkat Kelurahan. Sehingga beberapa kali dalam pelaksanaan keputusan di ambil oleh pembina Kampung KB dan Perangkat Kelurahan. Kedua, norma yang berjalan adalah norma solidaritas dan saling menghormati yang cukup tinggi. Ketiga, jaringan sosial termanifestasikan melalui bentuk masyarakat mengupayakan untuk melakukan kerjasama dengan pemerintahan kelurahan setempat. Untuk jaringan sosial diluar Kampung KB, Kampung KB “Pagung Lestari” bermitra dengan PT Badak NGL dan juga PT Indominco Mandiri dengan membuat proposal kegiatan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Modal Sosial, Pelaksanaan Program, Kampung KB
  • NIM: 1802035035
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sukapti., M.Hum
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 11
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2023
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Modal Sosial dalam Pelaksanaan Program Kampung KB (Andayani) (12-29-23-06-16-36).pdf (662 kB)

Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Desa di Desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser (Muhammad Gusti Naufal)

Submitted by: Naufal, Muhammad Gusti
On: Dec 28, 2023 @ 8:26 AM
IP: 125.160.115.115

  • Judul artikel eJournal: Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Desa di Desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Gusti Naufal
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pemberian dana desa yang berasal dari APBN bertujuan untuk prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Peran masyarakat juga menjadi hal yang penting dalam pelaksanaan pengelolaan dana desa terutama pada proses pelaksanaan kegiatan yang menyangkut kebutuhan warga desa. Pemerintah Desa dan masyarakat saling bekerjasama untuk tercapainya penggunaan dana desa dalam pemberdayaan masyarakat desa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk pemberdayaan masyarakat dan kendala dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana desa di desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah program pemberdayaan masyarakat melalui dana desa yang dijalankan oleh Pemerintah Desa Tapis sudah terlaksana dengan cukup baik. Dana desa memiliki pengaruh dalam proses berjalannya program pemberdayaan masyarakat, terbukti dengan terwujudnya pemberdayaan seperti pelatihan UMKM dalam pengemasan produk, kegiatan BUMDes yaitu, membuat dan mengikuti pelatihan bimtek dan sosialisasi, serta kegiatan Pokja dari PKK seperti mengikuti perlombaan dan mengadakan sosialisasi. Dengan adanya pemberdayaan tersebut masyarakat memiliki keterampilan dari pelatihan yang dijalankan sehingga mengalami peningkatan kemampuan dan kesejahteraan. Kendala yang dihadapi dalam prosesnya berupa kurangnya modal usaha, kurang memanfaatkan digital marketing, dan masih beradaptasi dengan bangunan yang masih baru.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): pemberdayaan masyarakat, dana desa, pengelolaan
  • NIM: 1802035028
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Muhammad Arifin, M.Hum.
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 11
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2023
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Desa (Muhammad G. Naufal) (12-28-23-08-26-48).pdf (254 kB)

Efektivitas Reintegrasi Sosial Anak Berkonflik dengan Hukum oleh Balai Pemasyarakatan Samarinda (Gabriel Paskalis Puma)

Submitted by: ,
On: Dec 28, 2023 @ 3:56 AM
IP: 140.213.118.187

  • Judul artikel eJournal: Efektivitas Reintegrasi Sosial Anak Berkonflik dengan Hukum oleh Balai Pemasyarakatan Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Gabriel Paskalis Puma
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Latar belakang penelitian ini berdasar pada fenomena anak berkonflik dengan hukum (ABH), anak merupakan kategori rentan dalam masyarakat, dan tindakan pidana yang menjadikan anak semakin rentan dikarenakan dirinya terduga pelaku kejahatan, namun anak merupakan pewaris bangsa yang harus dilindungi dan diayomi, Bapas Klas II Samarinda sebagai Unit Pelaksana Teknis Divisi Pemasyarakatan dalam Kementerian Hukum dan HAM berperan sebagai pelaksana Reintegrasi Sosial ABH. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas reintegrasi sosial ABH oleh Bapas Samarinda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, menggunakan 10 faktor yang mempengaruhi efektivitas reintegrasi sosial terhadap Klien Pemasyarakatan oleh Joyce Chan Pei See (2018) sebagai indikator dan metode analisis Imajinasi Sosiologi atau Struktur-Kultur-Proses (SKP) dalam buku Pembangunan Sosietal oleh Paulus Wirutomo (2022), melalui wawancara dan observasi ditemukan bahwa pelaksanaan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan anak berkonflik dengan hukum oleh Bapas Samarinda memiliki hambatan, yang tertuang dalam 3 (tiga) elemen SKP yaitu: (1) Struktur, wilayah kerja yang luas 7 Kab/Kota, perkembangan teknologi tidak terkontrol, jumlah PK terbatas karena Klasifikasi II, dan sejumlah peraturan memiliki pengecualian tentang pemberdayaan terhadap anak (2) Kultur, stigma masyarakat kepada Klien Pemasyarakatan dan PK, perkembangan teknologi menciptakan budaya konsumtif dan perubahan nilai tanpa kontrol, lemahnya pendampingan orang tua terhadap anak terkait pendidikan, interaksi sosial, dan keagamaan Klien (3) Proses, Bapas Samarinda melakukan reintegrasi sosial dengan keterbatasan jumlah anggaran dan PK disiasati melalui media daring ataupun tidak rutin secara luring dikarenakan wilayah kerja yang luas. Hambatan-hambatan yang terjadi menjelaskan bahwa pelaksanaan reintegrasi sosial bagi anak berkonflik dengan hukum di wilayah kerja Bapas Samarinda masih kurang efektif.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Efektivitas, Reintegrasi Sosial, Anak Berkonflik dengan Hukum, Bapas Samarinda.
  • NIM: 1902036012
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs.Martinus Nanang, M.A.
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 11
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2023
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Efektivitas Reintegrasi Sosial ABH oleh Bapas Samarinda (Gabriel Puma) (12-28-23-03-56-20).pdf (295 kB)