Pandangan Sosial Masyarakat Terhadap Pernikahan Usia Dini Karena Budaya Perjodohan (Studi Kasus Lampe, Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja) (Venna Ananda Amelia Octaviana)

Submitted by: Ananda, Venna
On: Aug 12, 2022 @ 10:08 PM
IP: 36.85.32.166

  • Judul artikel eJournal: Pandangan Sosial Masyarakat Terhadap Pernikahan Usia Dini Karena Budaya Perjodohan (Studi Kasus Lampe, Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja)
  • Pengarang (nama mhs): Venna Ananda Amelia Octaviana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pernikahan usia dini merupakan fenomena yang masih sering terjadi di Indonesia yang kemudian menjadi salah satu penyumbang masalah sosial. pernikahan usia dini dapat terjadi karena berbagai faktor pendorong salah satunya karena budaya perjodohan pada anak dibawah umur. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah bagaimana pandangan sosial masyarakat terhadap pernikahan usia dini karena budaya perjodohan yang dijalankan di Lampe, Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan sosial masyarakat terhadap pernikahan usia dini yang terjadi karena budaya perjodohan yang dilakukan oleh masyarakat transmigran RT.03 Lampe, Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknis analisis data yang yaitu deskriptif kualitatif yang berfokus pada alasan dan tujuan dijalankannya budaya perjodohan pada anak dibawah umur dan pandangan masyarakat terhadap pernikahan usia dini karena budaya perjodohan. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial dari Gillin dan Gillin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya perjodohan merupakan penyebab utam terjadinya pernikahan usia dini di RT.03 Lampe. Dan adanya pergeseran makna alasan dan tujuan masyarakat transmigran RT.03 Lampe melakukan budaya perjodohan. yang berfokus pada alasan dan tujuan dijalankannya budaya perjodohan pada anak dibawah umur dan pandangan masyarakat terhadap pernikahan usia dini karena budaya perjodohan yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya terbagi menjadi dua sisi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kata Kunci : Pernikahan Usia Dini, Pandangan Sosial, Budaya Perjodohan
  • NIM: 1602035048
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2016
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof.Dr.Hj.Hartutiningsih.,MS, Novita Surya Ningsih,MA.
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Venna Ananda PEMSOS 2016 (08-12-22-10-08-05).pdf (485 kB)

PERSPEKTIF MASYARAKAT DAN PENGAMATAN OBYEKTIF TERHADAP REALISASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)) OLEH PT. KALTIM PRIMA COAL DI DESA KERAITAN, KECAMATAN BENGALON, KABUPATEN KUTAI TIMUR (Badriah Deda)

Submitted by: Deda, Badriah
On: Aug 7, 2022 @ 1:33 AM
IP: 36.85.5.97

  • Judul artikel eJournal: PERSPEKTIF MASYARAKAT DAN PENGAMATAN OBYEKTIF TERHADAP REALISASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)) OLEH PT. KALTIM PRIMA COAL DI DESA KERAITAN, KECAMATAN BENGALON, KABUPATEN KUTAI TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Badriah Deda
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perspektif Masyarakat dan Pengamatan Obyektif Terhadap Realisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corporate Social Responsibility (CSR)) PT. Kaltim Prima Coal di Desa Keraitan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur. Tujuan penelitian ini : 1. untuk mendeskripsikan Perspektif Masyarakat dan Pengamatan Obyektif Terhadap Realisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corporate Social Responsibility (CSR)) PT. Kaltim Prima Coal di Desa Keraitan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur dan 2. mendeskripsikan faktor yang menyebabkan beberapa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh PT. KPC di Desa Keraitan Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur tidak terealisasi dengan baik sejak dilakukannya relokasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Realisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corporate Social Responsibility (CSR)) PT. Kaltim Prima Coal di Desa Keraitan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, di Desa Keraitan belum terealisasi dengan baik, sehingga belum memberikan manfaat bagi masyarakathal ini terjadi tidak adanya listrik sebagai penunjang program terutama program air isi ulang, program pembuatan greenhouse yang membutuhkan listrik untuk alat penyiram, program pelatihan memahat tidak berjalan karena tidak adanya kelanjutan dari program ini untuk melakukan pameran ataupun penjualan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perspektif Masyarakat, Pengamatan Obyektif, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
  • NIM: 1702035060
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Prof. Dr. H. Harihanto, MS. 2. Adi Rahman, M.Sos
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL BADRIAH DEDA FIX (08-07-22-01-33-58).pdf (352 kB)

Analisis Terjadinya Relapse Pada mantan Penyalahgunaan Narkoba Di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Tanah Merah Kota Samarinda (Maria Gabriel Linda Nini Lote Wayan)

Submitted by: Lote Wayan, Maria Gabriel Linda Nini
On: Aug 3, 2022 @ 5:17 AM
IP: 36.85.34.128

  • Judul artikel eJournal: Analisis Terjadinya Relapse Pada mantan Penyalahgunaan Narkoba Di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Tanah Merah Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Maria Gabriel Linda Nini Lote Wayan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa faktor yang mantan mendorong penyalahguna narkoba yang sudah sembuh dari perawatan di Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Tanah Merah Kota Samarinda dan sudah dikembalikan ke rumah kemudian kambuh, Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif memiliki tujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan sesuatu hal seperti apa adanya, dengan berfokus pada pertanyaan apa sebenarnya (apa esensi), objek penelitian ini. Serta Pendekatan Kualitatif adalah data yang berbentuk non angka, seperti kalimat-kalimat, foto, atau rekaman suara dan gambar. Serta Teknik wawancara dan observasi yang dilakukan kepada klien relapse dengan dua orang narasumber, kepada pihak Balai Rehabilitasi Badan Narkotika Nassional Tanah merah yaitu Konselor dengan dua orang narasumber, kepada keluarga klien relapse dengan dua orang narusumber, dan kepada tetangga atau lingkungan sosial tempat tinggal klien relapse wawancara dilakukan kepada tiga orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada faktor penyebab klien melakukan penyalahgunaan narkoba kembali (relapse). Hasil penelitian ini kekambuhan atau relapse yang dialami oleh klien relapse didorong oleh diri sendiri seperti tidak dapat melupakan rasa nyaman dari melakukan penyalahgunan narkoba itu sendiri atau bahkan tidak dapat melupakan tempat-tempat yang dapat mengingatkan kembali ingatan mereka saat melakukan penyalagunaan narkoba, serta faktor pendukung dari luar diri klien sendiri seperti penolakan yang mereka alami dari keluarga mereka sendiri atau bahkan dari lingkungan sosial tempat tinggal mereka, karena klien dianggap memiliki pengaruh tidak baik bagi keluarga maupun lingkungan sosial tempat tinggalnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kata Kunci : Badan Narkotika Nasional, Balai Rehabilitasi, Klien, Klien Penyalah
  • NIM: 1602035061
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2016
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, MS dan Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Mariaa (08-03-22-05-17-32).pdf (400 kB)

Upaya Komunitas My Speaker Untuk Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Anak Muda Di Kota Samarinda (Muhammad Indra Buana)

Submitted by: Buana, Muhammad Indra
On: Aug 2, 2022 @ 10:28 PM
IP: 36.85.37.80

  • Judul artikel eJournal: Upaya Komunitas My Speaker Untuk Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Anak Muda Di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Indra Buana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menjelaskan topik tentang Upaya Komunitas My Speaker Untuk Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Anak Muda Di Kota Samarinda. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh komunitas My Speaker untuk meningkatkan kemampuan public speaking anak muda di Kota Samarinda dan mendeskripsikan faktor pendorong sekaligus faktor penghambat kemampuan public speaking anak muda di Kota Samarinda. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan cara melakukan observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi sebagai teknik dalam pengumpulan data. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa upaya komunitas My Speaker untuk meningkatkan kemampuan public speaking anak muda di Kota Samarinda yaitu dengan mengadakan kegiatan seminar, webinar online public speaking, Upgrading My Speaker, dan membagikan informasi yang berkaitan erat dengan public speaking melalui konten-konten di Instagram My Speaker. Selanjutnya terdapat 3 faktor pendorong yang dapat meningkatkan kemampuan public speaking anak muda di Kota Samarinda yaitu belajar dan berlatih, lingkungan yang tepat, dan bakat. Sementara itu, terdapat 2 faktor penghambat kemampuan public speaking anak muda di Kota Samarinda yaitu kurangnya kepercayaan diri dan kurangnya kemampuan komunikasi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Anak Muda, Komunitas My Speaker, Public Speaking
  • NIM: 1802035063
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2018
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Muhammad Arifin., M.Hum
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Muhammad Indra Buana (08-02-22-10-28-46).pdf (386 kB)

Dampak Pandemi Covid-19 Tahun 2020 bagi Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau (Fredrik Christhio Mustapa)

Submitted by: Mustapa, fredrik
On: Jul 13, 2022 @ 7:06 AM
IP: 182.3.132.97

  • Judul artikel eJournal: Dampak Pandemi Covid-19 Tahun 2020 bagi Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau
  • Pengarang (nama mhs): Fredrik Christhio Mustapa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta menganalisis dampak pandemi COVID-19 tahun 2020 bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif. Data yang disajikan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara secara tatap muka terhadap 8 informan dan juga menggunakan data sekunder melalui berbagai literatur bacaan seperti buku-buku referensi, dokumen-dokumen, arsip, jurnal dan artikel online yang relevan dengan objek penelitian. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif yang mana penulis menganalisis data primer dan sekunder yang kemudian memberikan suatu gambaran mengenai keseluruhan objek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemic covid-19 telah menyebabkan akibat pada terbatasnya pergerakan aktivitas masyarakat nelayan dan begitu juga halnya dengan rumah tangga nelayan mengalami penurunan ekonomi yang sangat tajam pada masa pandemic covid-19, dibandingkan dengan sebelum pandemic. Dengan demikian maka secara keseluruhan akibat pandemic covid-19 membawa dampak krusial pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan terdiri dari dampak aktivitas pekerjaan meliputi pendapatan dan pengeluaran keluarga masyarakat nelayan, dampak pendidikan, dampak kesehatan, dampak kepemilikan kekayaan, dampak jenis tempat tinggal dan dampak sosialisasi dalam lingkungan masyarakat nelayan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Dampak, Pandemi Covid-19, Sosial Ekonomi, Masyarakat Nelayan.
  • NIM: 1702035067
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Lisbet Situmorang, M.Si, Ratna Purba, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL FREDRIK_2017 (07-13-22-07-06-48).pdf (385 kB)

INDEKS KERENTANAN SOSIAL RUMAH TANGGA PETANI TERHADAP DAMPAK PENAMBANGAN BATU BARA DI DESA KARANG TUNGGAL (BELLA PARAMITHA)

Submitted by: Paramitha, Bella
On: Jun 24, 2022 @ 3:00 AM
IP: 182.3.132.33

  • Judul artikel eJournal: INDEKS KERENTANAN SOSIAL RUMAH TANGGA PETANI TERHADAP DAMPAK PENAMBANGAN BATU BARA DI DESA KARANG TUNGGAL
  • Pengarang (nama mhs): BELLA PARAMITHA
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pertanian padi di Desa Karang Tunggal mencapai puncak produksi pada awal tahun 2000-an sehingga mampu menjadi pemasok beras terbesar di Kutai Kartanegara. Namun perusahaan tambang yang masuk sejak tahun 2010 menimbulkan dampak yang perlahan memicu gangguan pada aktivitas pertanian dan hasil panen. Metode pengumpulan data dilakukan dalam dua langkah ya itu secara kuantitatif (simple random sampling) dan kualitatif (in-depth interview). Teknik analisis menggunakan metode Penilaian Ketahanan Mata Pencaharian Rumah Tangga (PKMPRT) untuk melihat bagaimana strategi bertahan dapat berpengaruh dalam menentukan tingkat kerentanan. Tingkat kerentanan sosial akan menggunakan ukuran Indeks Kerentanan Rumah Tangga (IKR) sebagai standar tingkat kerentanan. Ditemukan bahwa Setelah adanya tambang batu bara di desa, 100% rumah tangga petani rentan dalam level B (95%) dan level C(5%) peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa terdapat dampak yang memengaruhi rumah tangga dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Namun karena para petani telah terbiasa melakukan mata pencaharian tambahan, para petani cukup mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Sumber-sumber tersebut didapatkan dari aset sumberdaya alam, sumberdaya manusia rumah tangga, hingga relasi sosial para petani. Sesuai dengan standar IKR, kerentanan rumah tangga berada di tingkat B yang berarti bahwa masyarakat desa membutuhkan pendampingan. Pendampingan ini dapat dilakukan oleh siapapun terutama oleh pemerintah. Pendampingan tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan potensi lokal yang terdapat di desa tersebut yaitu perkebunan dan peternakan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pertanian padi, tambang batu bara, rumah tangga petani, kerentanan sosial
  • NIM: 1702035081
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang, MA, Zulkifli Abdullah, S. Sos, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL INDEKS KERENTANAN_BELLA (06-24-22-03-00-35).pdf (467 kB)

PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KUALITAS AIR LUBANG BEKAS GALIAN TAMBANG YANG DIGUNAKAN UNTUK BUDIDAYA IKAN DI DESA MANTEWE KECAMATAN MANTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU (Sinta Mariyati)

Submitted by: Mariyati, Sinta
On: Jun 6, 2022 @ 8:38 PM
IP: 114.122.196.46

  • Judul artikel eJournal: PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KUALITAS AIR LUBANG BEKAS GALIAN TAMBANG YANG DIGUNAKAN UNTUK BUDIDAYA IKAN DI DESA MANTEWE KECAMATAN MANTEWE KABUPATEN TANAH BUMBU
  • Pengarang (nama mhs): Sinta Mariyati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pengetahuan merupakan hasil penginderaan manusia, atau hasiil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimiliki sehingga pengetahuan dapat diartikan sebagai berbagai macam hal diperoleh seseorang melalui panca inder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan asal usul ranah diskursus pengetahuan masyarakat tentang kualitas air pada lubang bekas galian tambang, baik institusi dan aparatus yang berperan maupun instrumen wacana yang digunakan, menjelaskan formasi pengetahuan masyarakat terhadap kualitas air pada lubang bekas galian tambang, menjelaskan mekanisme dan prosedur diskursus pengetahuan masyarakat tentang kualitas air pada lubang bekas galian tambang dan untuk menjelaskan cara aparat pemerintah dan perusahaan dalam memonopoli wacana kualitas air lubang bekas galian tambang agar terlihat sehat dan aman untuk budidaya ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan fokus penelitian yaitu pengetahuan masyarakat di Desa Mantewe mengenai kualitas air pada void yang digunakan untuk membudidayakan ikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa relasi antar kekuasaan yang terjadi antara pemerintah dan pihak swasta menunjukan adanya perbedaan proses mekanisme dan prosedur terhadap pengetahuan masyarakat mengenai kualitas air pada lubang bekas galian tambang. Model pengetahuan yang tersebar pada masyarakat tentang kualitas air pada lubang bekas galian tambang adalah kualitas air baik dan bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pengetahuan, Lubang Bekas Galian Tambang, Budidaya Ikan, Relasi Kuasa
  • NIM: 1702035008
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2017
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Sri Murlianti, Adi Rahman
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Ejournal_Sinta_Mariyati (06-06-22-08-38-09).pdf (669 kB)

AKTIVITAS PENANGANAN ANAK TERLANTAR DI UPTD (UNIT PELAKSANAAN TEKNIS DINAS SOSIAL) PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK HARAPAN DI KOTA SAMARINDA (Sri Rahayu)

Submitted by: ,
On: Sep 22, 2020 @ 3:01 AM
IP: 125.160.64.12

  • Judul artikel eJournal: AKTIVITAS PENANGANAN ANAK TERLANTAR DI UPTD (UNIT PELAKSANAAN TEKNIS DINAS SOSIAL) PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK HARAPAN DI KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Sri Rahayu
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): The purpose of this research is to to see how the activity of the handling of a waif diuptd , social institution of hope samarinda research focus lens to physical and health guidance , social guidance , counseling .This used the qualitative descriptive a thesis .The technique of the data collection was done with observation techniques , interview , and documentation , obtained from the uptd arsip- archives are safe from the social institution of hope samarinda .The research results show that physical and health guidance , social guidance , counseling is weak optimally conducted by because it is still in there is a shortage of the implementation is still less than optimal and participation of the participation of children and staff in staf- institution and still inadequate facilities and teaching staff and instructors to train children inside the uptd social institution of the city samarinda
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): ctivity, handling, a waif, orphanage.
  • NIM: 1302035047
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji, MM dan Dra. Lisbet Situmorang, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal (09-22-20-03-01-26).pdf (152 kB)

PERSEPSI MASYARAKAT DESA BUKIT RAYA TERHADAP WARUNG KOPI DI TEPI JL. SAMARINDA – TENGGARONG, KILOMETER 10, DESA BUKIT RAYA, KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG (Alan Chandra Suptandar)

Submitted by: ,
On: Sep 9, 2020 @ 2:26 AM
IP: 114.125.187.236

  • Judul artikel eJournal: PERSEPSI MASYARAKAT DESA BUKIT RAYA TERHADAP WARUNG KOPI DI TEPI JL. SAMARINDA – TENGGARONG, KILOMETER 10, DESA BUKIT RAYA, KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG
  • Pengarang (nama mhs): Alan Chandra Suptandar
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya berita di media sosial bahwa warung kopi yang ada di Jalan Samarinda – Tenggarong, Kilometer 10, Desa Bukit Raya dinilai oleh sebagian anggota masyarakat di sekitarnya di-gunakan sebagai tempat protistusi terselubung. Penelitian ini bertujuan mem-ferifikasi dan memvalidasi kebenaran persepsi dan penilaian anggota masyarakat tersebut. Untuk mencapai tujuan ini telah dikumpulkan data dari anggota dan to-koh masyarakat, serta aparat di Desa Bukit Raya melalui wawancara. Pemilihan anggota masyarakat sebagai informan dilakukan secara kebetulan (acci¬den-tal).Verifikasi juga dilakukan melalui pengamatan terlibat (observation participa-tory) di beberapa warung kopi yang disebut di atas. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif-deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya anggota masyarakat Desa Bukit Raya mengetahui adanya warung-warung kopi tersebut. Sepengetahuan mereka para pemilik dan pelayan warung kopi tersebut bukan orang setempat, melainkan orang luar – Samarinda dan diduga ada yang dari Surabaya. Sebagian anggota masyarakat Desa Bukit Raya menilai bahwa warung-warung kopi tersebut umumnya digunakan pula sebagai tempat prostitusi terselubung. Penilaian ini mereka dasarkan pada adanya sejumlah simbol yang terlihat di warung kopi tersebut sebagai indikatornya: (1) banyaknya sopir kendaraan pengangkut barang/ekspedisi yang singgah ke warung tersebut, (2) banyaknya laki-laki yang sering berkumpul di warung tersebut pada malam hari, (3) jam buka warung yang sampai larut malam menjelang subuh, (4) mode dan cara berpakaian pelayan warung yang minim, (5) pelayan warung yang suka meng¬goda pengendara di jalan depan warung. Pengamatan terlibat juga mem¬bukti¬kan ada¬nya sejumlah simbol yang sama, ditambah dengan: (1) adanya transaksi antara pe¬ngunjung dengan pelayan warung, dan (2) adanya satu – dua bilik/kamar di dalam warung yang pintunya ditutup kain gorden sebagai indikator kuat tempat praktek prostitusi. Berdasarkan pada fakta ini, sebagian anggota masyarakat Desa Bukit Raya menolak warung-warung kopi tersebut. Demikian pula anggota masya¬rakat yang semula tidak mengetahui bahwa warung-warung tersebut digunakan sebagai tempat prostitusi terselubung. Mereka meminta agar pemerintah (provinsi dan kabupaten) segera menertibkan warung-warung tersebut secara tuntas.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): persepsi masyarakat, warung kopi, prostitusi terselubung.
  • NIM: 1402035067
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, MS, Drs. H. Badruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Allan Chandra – Deal (09-09-20-02-26-13).pdf (825 kB)

PERANAN KETUA ADAT DALAM PELESTARIAN PENGGUNAAN BAHASA DAERAH PADA KOMUNITAS SUKU PASER DI KECAMATAN LONG KALI KABUPATEN PASER (Sri Yuliana)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2020 @ 4:47 PM
IP: 114.125.212.149

  • Judul artikel eJournal: PERANAN KETUA ADAT DALAM PELESTARIAN PENGGUNAAN BAHASA DAERAH PADA KOMUNITAS SUKU PASER DI KECAMATAN LONG KALI KABUPATEN PASER
  • Pengarang (nama mhs): Sri Yuliana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Memberdayakan nilai adat-istiadat dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu keharusan bagi masyarakat suku paser, karena adat-istiadat merupakan aturan yang mengatur kehidupan sehari-hari. Seiring dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), pengaruh adat-istiadat dalam kehidupan masyarakat suku paser semakin berubah terutama pada penggunaan bahasa daerah paser di kalangan remaja. Kesadaran dalam penggunaan bahasa daerah masih kurang terutama penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga di sebabkan karena pengaruh bahasa luar seperti bahasa gaul masa kini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Peranan Ketua Adat Dalam Pelestarian Penggunaan Bahasa Daerah Pada Komunitas Suku Paser Di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Penentuan subyek menggunakan teknik purposive sampling dan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, tinjauaan pustaka dan membuat interpretasi menuju pada kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga fokus penelitian yang digunakan untuk menentukan peranan ketua adat paser kecamatan long kali yaitu, Peranan aktif, diantaranya; memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap melestarikan penggunaan bahasa daerah pada Suku Paser, mewajibkan penggunaan bahasa paser saat melakukan pertemuan rapat adat. Peranan partisipatif, diantaranya: mewajibkan penggunaan bahasa paser dalam hal pengurusan di tingkat Kelurahan dan Kecamatan khususnya bagi masyarakat Paser. Peran pasif, yaitu Ketua Adat ikut secara langsung mengamati perkembangan penggunaan bahasa paser di lingkup masyarakat. Berdasarkan fokus penelitian dapat diketahui peranan ketua adat paser kecamatan long kali dalam melestarikan bahasa daerah suku paser masih belum maksimal. Kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat tentang pentingnya melestarikan bahasa daerah, serta kepedulian masyarakat yang masih rendah, menjadi penyebab bahasa sudah jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain berupa sanksi sosial, upaya pendekatan dengan cara melakukan sosialisasi dari rumah kerumah terhadap masyarakat juga sangat penting, agar masyarakat paham akan pentingnya melestarikan pengunaan bahasa daerah pada suku paser.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Ketua Adat, Bahasa daerah (Bahasa Paser).
  • NIM: 1302035049
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji M., Drs., MM., Dra. Lisbet Situmorang, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Yuliana (09-01-20-04-47-19).pdf (797 kB)