Perilaku Merokok Remaja Perempuan (Studi Kasus Di Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat) (Yosepa)

Submitted by: ,
On: Aug 7, 2019 @ 9:18 PM
IP: 182.1.203.189

  • Judul artikel eJournal: Perilaku Merokok Remaja Perempuan (Studi Kasus Di Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat)
  • Pengarang (nama mhs): Yosepa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perilaku merokok terjadi pada seluruh lapisan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan, perilaku merokok ini sudah dimulai dari usia anak-anak, remaja hingga dewasa. Setiap tahun prevelansi merokok di Indonesia terus meningkat sama seperti yang terjadi pada perilaku merokok remaja perempuan di Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat. Masa remaja berada pada batas peralihan kehidupan anak dan dewasa, tubuhnya tampak sudah“dewasa”,akan tetapi bila diperlakukan seperti orang dewasa remaja gagal menunjukan kedewasaannya. Pengetahuan dan Pengalamannya mengenai kedewasan masih belum banyak diperoleh karena ia sering terlihat pada seorang remaja adanya kegelisahan, pertentangan, kebingungan, dan konflik pada diri sendiri, baik dalam hal pengambilan keputusan maupun dalam berperilaku. Tujuan dari hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa sebelum perilaku merokok terjadi ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh remaja untuk menjadi seorang perokok, yaitu untuk mengetahui dengan lebih pasti tentang perilaku remaja merokok atau perempuan muda yang ditinjau dari tahapan merokok, sehingga dapat menggambaran serta mengetahui latar belakang perilaku yang mendasari para remaja perempuan atau perempuan muda yang merokok. Subjek dalam penelitian ini adalah perempuan muda berusia 14-18 tahun yang memiliki perilaku merokok. bagaimana karakteristik tahapan perilaku perokok remaja perempuan di kampung Jengan Danum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknis analisis dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja perempuan lebih mudah terpengaruh oleh orang tua dan teman sebayanya, yaitu hasil dari melihat orang tua dan hubungan pertemanan yang terlalu dekat, serta bentuk perilaku ini merupakan bentuk perilaku menyimpang, yang terkait dengan tingkah laku menyimpang yaitu merokok.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Remaja, Tahapan Merokok, Perilaku Merokok Remaja.
  • NIM: 1202035084
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M. Si/Novita Surya Ningsih, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-07-19-09-18-26).pdf (990 kB)

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakpuasan Pasien terhadap Pelayanan Puskesmas Suliliran Baru Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser. (Ria Armilasari)

Submitted by: ,
On: Aug 7, 2019 @ 7:34 PM
IP: 182.1.218.148

  • Judul artikel eJournal: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakpuasan Pasien terhadap Pelayanan Puskesmas Suliliran Baru Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser.
  • Pengarang (nama mhs): Ria Armilasari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Suliliran Baru, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan Puskesmas Suliliran Baru Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser adalah (1) akses layanan kesehatan yang kurang memadai, (2) mutu layanan kesehatan yang masih kurang, (3) proses layanan kesehatan yang masih kurang dan (4) prasarana dan sarana layanan kesehatan di Puskesmas Suliliran yang belum memenuhi standar. Saran penelitian ini adalah (1) akses menuju Puskesmas Suliliran Baru memerlukan perbaikan agar pasien tidak lagi terkendala dengan masalah jalan. (2) manajemen kerja yang lebih tertata dengan baik serta meningkatkan mutu pelayanan. (3) komunikasi yang terjalin antara petugas dengan pasien perlu ditingkatkan. (4) menata ulang prasarana dan sarana layanan kesehatan agar sesuai dengan proporsi yang sudah tercantum di dalam prosedur yang berlaku.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpuasan, ketidakpuasan Pasien,Pelayanan
  • NIM: 1402035026
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, M.S, Sarifudin, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-07-19-07-34-48).pdf (853 kB)

ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PRASARANA JALAN DI DESA PENDINGIN KECAMATAN SANGA-SANGA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (OKY FERNANDA PUTRA)

Submitted by: ,
On: Aug 1, 2019 @ 3:06 AM
IP: 36.74.241.71

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PRASARANA JALAN DI DESA PENDINGIN KECAMATAN SANGA-SANGA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
  • Pengarang (nama mhs): OKY FERNANDA PUTRA
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilakukan untuk melihat serta mengukur sampai dimana tingkat partisipasi Masyarakat berdasarkan teori delapan anak tangga Arnstein, dengan melihat faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan jalan. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode penelitian kualitatif dengan menguraikan data secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara. Peneliti melakukan pengecekan data melalui berbagai sumber dengan melakukan wawancara ke beberapa informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur jalan cukup baik, yakni terdapat dua hal yang mempengaruhi. Pertama, adanya kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan membebaskan lahannya. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat dilihat dengan bentuk swadaya masyarakat baik dalam hal tenaga ataupun dalam bentuk materi. Kedua, pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Pendingin dipengaruhi oleh faktor pendukung diantaranya yaitu sumbangan dan dukungan masyarakat serta faktor kesadaran atau kemauan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu adanya dana Desa dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Masyarakat Desa Pendingin sebagian menganggap bahwa dana yang ada untuk Desa dapat menutupi dan membiayai segala keperluan dalam pembangunan yang ada di Desa. Sedangkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menjadi kendala bagi pencapaian program pembangunan. Pengembangan pola pikir masyarakat sangat terbatas terhadap program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, misalnya penyuluhan tentang peraturan perundang-undangan, tata cara pelaksanaan pembangunan partisipatif dan lainnya. Tingkat pendidikan yang rendah rata-rata penduduk masyarakat pendingin menyebabkan kesadaran akan partisipasi menjadi kurang, diantaranya pemerintah harus memberikan bimbingan terlebih dahulu kepada masyarakat yang meminta ganti rugi berlebihan terhadap lahan tanahnya yang terkena pembuatan jalan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Partisipasi, pembangunan infrastruktur
  • NIM: 1202035092
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri murlianti, M.Si dan Ratna Purba, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal (08-01-19-03-06-43).pdf (220 kB)

Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lingkungan Masyarakat, Desa Badak Baru (Km.4), Muara Badak (Mega Dwi Permata Sari)

Submitted by: ,
On: Jul 22, 2019 @ 10:42 PM
IP: 182.1.209.24

  • Judul artikel eJournal: Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lingkungan Masyarakat, Desa Badak Baru (Km.4), Muara Badak
  • Pengarang (nama mhs): Mega Dwi Permata Sari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial ( PSK ) Bagi Masyarakat Sekitar Desa Badak Baru ( Km.4), Muara Badak. Pekerja Seks Komersial ( PSK ) merupakan masalah sosial karena perbuatannya tidak bermoral dan merusak tatanan sosial masyarakat nilai hukum dan norma-norma sosial. Dengan adanya krisis moneter dan ekonomi menjadi faktor pendorong bagi masyarakat untuk melakukan pekerjaan dengan jalan pintas salah satunya prostitusi. Selain itu praktek prostitusi yang berlangsung ditempat-tempat non lokalisasi juga semakin menjamur dikalangan masyarakat. Rumusan masalah, Bagaimana Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial ( PSK ) Bagi Masyarakat Sekitar Desa Badak Baru ( km.4). Teori Konflik George Ritzer. Jenis Penelitian, deskriptif kualitatif. Fokus Penelitian, Penyebaran penyakit, kriminalitas, ekonomi, dan moralitas. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif menurut Milles dan Huberman. Sumber data diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Hasil Penelititian diperoleh gambaran bahwa secara keseluruhan dampak yang ditimbulkan dari adanya lokalisasi komplek Pekerja Seks Komersial ( PSK ) yaitu berupa penyebaran penyakit yang berupa penyakit shypilis. dan kencing nanah, berdampak terhadap perkembangan ekonomi masyarakat. Kriminalitas yang terjadi berupa perkelahian antar pengunjung, rebutan perempuan, perang mulut yang diakibatkan gara-gara minuman alkohol. Moralitas merupakan suatu tolak ukur untuk menentukan baik buruknya tingkah laku seseorang. Kerusakan moralitas makin meluas dengan adanya keberadaan lokalisasi pekerja seks komersial ( PSK ) dikalangan masyarakat. Dari hasil penelitian ini sebaiknya aparatur terutama bagi pihak Dinas Sosial lebih bijak dalam menanggulangi masalah prostitusi dan segera dilakukannya penutupan lokalisasi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pekerja Seks Komersial ( PSK ), Masyarakat.
  • NIM: 1302035164
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe. M. Si, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (07-22-19-10-42-21).pdf (797 kB)

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LEMBAGA ZAKAT DOMPET DHUAFA KOTA SAMARINDA (Rika Kurnia)

Submitted by: ,
On: Jul 22, 2019 @ 10:29 PM
IP: 182.1.209.24

  • Judul artikel eJournal: PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LEMBAGA ZAKAT DOMPET DHUAFA KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Rika Kurnia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Persepsi Masyarakat Terhadap Lembaga Zakat Dompet Dhuafa Kota Samarinda. Dompet dhuafa juga telah hadir di salah satu pulau terbesar di Indonesia Kalimantan Timur Kota Samarinda, keberadaannya di Kota Samarinda telah mencapai 9 tahun. Dalam kurun waktu tersebut dompet dhuafa telah memberikan kontibusinya kepada masyarakat Kota Samarinda yaitu salah satu program bantuan yang telah diberikan ialah kampung ternak, keberadaan kempung ternak ini telah ada selama 3 tahun semenjak 2016 sampai sekarang. Dari hal tersebut maka penulis tertarik untuk membuat judul “Persepsi Masyarakat Terhadap Lembaga Zakat Dompet Dhuafa Kota Samarinda” dengan rumusan masalah Bagaimana persepsi masyarakat Kelurahan Lempake RT 10 terhadap Lembaga Zakat Dompet Dhuafa. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendiskripsikan persepsi masyarakat Kelurahan Lempake RT 10 terhadap Lembaga Zakat Dompet Dhuafa. Teori yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan teori persepsi yang merupakan hasil dari pandangan pancaindra terhadap objek yang diamati (Suharman). Serta menggunakan metode Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan fokus persepsi terhadap lembaga zakat dan program kampung ternak. Sumber dan jenis data menggunakan teknik purposive sumpling, dengan sumberdan jenis data primer, sekunder,dan teknik pengumpulan data Library Research, Field Research serta Analisis Data Kualitatif Model Interaktif (Milles, Huberman dan Saldana) dengan langkah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi yang dilakukan oleh masyarakat terhadap lembaga zakat dompet dhuafa ditanggapi dengan baik dan terbantu adanya dompet dhuafa dilingkungan masyarakat lempake, sebab masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan dan penghasilan serta modal sendiri. Disisi lain masyarakat juga berterimakasih atas bantuan yang diberikan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Lembaga Zakat Dompet Dhuafa
  • NIM: 1302035002
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hartutiningsih, M.S, Drs. Badruddin Nasir. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (07-22-19-10-29-49).pdf (811 kB)

Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Pola Interaksi Keluarga studi Kasus Asrama Polisi Kecamatan Samarinda Utara (Desi Eka Dendean)

Submitted by: ,
On: Jul 22, 2019 @ 10:20 PM
IP: 182.1.209.24

  • Judul artikel eJournal: Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Pola Interaksi Keluarga studi Kasus Asrama Polisi Kecamatan Samarinda Utara
  • Pengarang (nama mhs): Desi Eka Dendean
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap pola interaksi keluarga di asrama polisi Kecamatan Samarinda Utara. Gaya hidup yang sudah semakin maju dengan hubungan di antara keluarga moderen beberapa dari keluarga tersebut mengalami perubahan gaya hidup yang seharusnya keluarga harus saling mengayomi di mana keluarga seharusnya mempunyai intensitas hubungan satu sama lain, antara ayah dan ibu, ayah dan anak, ibu dan anak, maupun anatar anak dan anak, tetapi di sini peneliti melihat struktur yang seharusnya berjalan dengan tersusun tidak berlaku di karnakan sibuknya masing-masing tiap anggota keluarga sibuk memainkan gadget yang di miliki setiap individu hal ini lah yang dapat mengganggu intraksi keluarga di karnakan kurangnya komunikasi dan perhatian yang di berikan. Oleh karna itu, penulis bermaksud melakukan penelitian yang berada di Asrama Polisi Kecamatan Samarinda Utara. Rumusan masalah, Apakah terdapat pengaruh penggunaan gadget terhadap pola interaksi keluarga di asrama polisi Kecamatan Samarinda Utara? Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif stastistik, dengan informan sebanyak 67 orang menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan dan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data kuantitatif berupa regresi linier sederhana. Hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Penggunaan Gadget Terhadap Pola Interaksi Keluarga studi Kasus Asrama Polisi Kecamatan Samarinda Utara. Dimana penggunaan gadget memberikan pengaruh pada pola interaksi sosial bagi setiap individu dalam sebuah keluarga. Pola interaksi asosiatif dalam bentuk kerjasama paling banyak digunakan responden untuk melakukan interaksi dengan sang anak, sedangkan pola interaksi disosiatif yang paling sering digunakan interaksi kontravensi dimana dalam menyatukan suatu pendapat dalam keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): penggunaan gadget, pola interaksi keluarga.
  • NIM: 1302035163
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji M, Drs. MM, Drs. Badaruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (07-22-19-10-20-55).pdf (805 kB)

Strategi Bertahan Hidup Petani Gurem di Desa Tukul Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat (Andreas Assan)

Submitted by: ,
On: Jul 22, 2019 @ 10:05 PM
IP: 182.1.209.24

  • Judul artikel eJournal: Strategi Bertahan Hidup Petani Gurem di Desa Tukul Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat
  • Pengarang (nama mhs): Andreas Assan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Desa Tukul merupakan salah satu Desa di Kalimantan Timur yang terletak di Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat dengan jumlah penduduk menurut mata pencaharian sebesar 637 orang yang terdiri dari berbagai profesi seperti pedagang, pegawai negeri sipil, petani dan pegawai perusahaan swasta dengan luas desa 7,05 km2. Mayoritas penduduk di Desa Tukul menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Sebagian besar petani di Desa Tukul merupakan petani gurem dan tergolong miskin. Kemiskinan membuat petani gurem tidak bisa memenuhi semua kebutuhan keluarganya, sehingga keluarga petani gurem harus menerapkan strategi bertahan hidup agar tetap bisa hidup ditengah keterbatasan yang dimiliki. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana strategi bertahan hidup petani Gurem di Desa Tukul Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Bagaimana strategi bertahan hidup petani gurem di Desa Tukul Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat, dan penelitian ini juga dimaksudkan untuk menambah khasanah keilmuan dan menjadi acuan agar instansi terkait dapat mengambil tindakan agar ada solusi bagi para petani Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian ditentukan dengan menggunakan metode purposive area. Penentuan subjek menggunakan metode snowball sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga strategi yang dilakukan petani gurem untuk tetap bertahan hidup yaitu: strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan. Strategi aktif yang dilakukan petani gurem yaitu dengan mencari pekerjaan sampingan, angota keluarga ikut bekerja dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Strategi pasif yang dilakukan petani kecil yaitu dengan menerapkan pola hidup hemat. Strategi jaringan yang yang dilakukan petani gurem yaitu meminta bantuan kepada jaringan sosial yang mereka miliki, baik jaringan formal maupun jaringan informal.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Strategi, Bertahan Hidup, Petani Gurem, Desa Tukul
  • NIM: 1202035121
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe. M. Si, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (07-22-19-10-05-32).pdf (805 kB)

Persepsi Masyarakat Dayak Terhadap Masyarakat Pendatang Pasca Perkelahian Antar Suku di Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat (Dede Erzaliawan)

Submitted by: ,
On: Jul 5, 2019 @ 10:44 AM
IP: 36.75.92.208

  • Judul artikel eJournal: Persepsi Masyarakat Dayak Terhadap Masyarakat Pendatang Pasca Perkelahian Antar Suku di Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat
  • Pengarang (nama mhs): Dede Erzaliawan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam Penelitian ini yang dilaksanakan, guna menjelaskan Persepsi Masyarakat Dayak Terhadap Masyarakat Pendatang Pasca Perkelahian Antar Suku di Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan dikelurahan Barong Tongkok Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan, observasi, wawancara yang mendalam, dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Persepsi Masyarakat Dayak pada umumnya mengenai kejadian perkelahian antar suku di Barong Tongkok adalah murni kesalahpahaman antara Warga Dayak dan Warga Bugis. Sedangkan Persepsi masyarakat Bugis terhadap kejadian tersebut adalah murni tindak kriminalitas yaitu aksi pengeroyokan. Adapun upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat yaitu Turun langsung ketempat kejadian guna mencegah aksi yang membuat kerusuhan, dan mempertemukan Tokoh-tokoh Adat dan Tokoh-tokoh masyarakat dari kedua belah pihak, menyiapkan tempat pengungsian bagi korban pembakaran di Lamin Taman Budaya Sendawar Barong Tongkok, membubarkan paksa massa dan mendatangkan bantuan satuan pengamanan gabungan dari TNI dan POLRI dari Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Masyarakat, Perkelahian, Suku, Barong Tongkok
  • NIM: 1202035097
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badaruddin Nasir, M.Si Novita Surya Ningsih, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (07-05-19-10-44-34).pdf (795 kB)

Faktor Utama Anak Putus Sekolah di Desa Tasuk Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau. (Mariyana)

Submitted by: ,
On: Jul 3, 2019 @ 11:25 PM
IP: 114.125.202.135

  • Judul artikel eJournal: Faktor Utama Anak Putus Sekolah di Desa Tasuk Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau.
  • Pengarang (nama mhs): Mariyana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Faktor Utama Anak Putus Sekolah di Desa Tasuk Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau. Hal yang melatar belakangi ialah terdapat 245 anak dan 12 diantaranya anak yang putus sekolah, sehingga apa yang menjadi faktor utama anak putus sekolah menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini. Teknik analisis data dalam metode ini ialah klasifikasi data, trianggulasi data, kategorisasi, deskripsi dan interpretasi data. Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu; (1) Ekonomi Keluarga (2) Suasana Keluarga (3) Sikap Orangtua. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian Purposive Sampling yaitu bertanya kepada informan yang dianggap paling tahu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor anak putus sekolah adalah faktor ekonomi, sebab kemampuan ekonomi orangtua hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan hanya mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga, keadaan seperti inilah yang mengakibatkan anak putus sekolah dan lebih memilih membantu orangtua. Selain itu suasana keluarga merupakan salah satu faktor yang meyebabkan anak putus sekolah yaitu hubungan antar anggota keluarga yang kurang harmonis dan perhatian orangtua sangat berpengaruh karena semakin rendah perhatian yang diterima maka kecenderungan timbulnya anak merasa tidak diperhatikan. Dan Sikap orangtua yang tidak tegas kepada anaknya, sehingga anak lebih memilih untuk tidak melanjutkan pendidikannya, menunjukkan bahwa alasan selanjutnya karena kesadaran terhadap pentingnya pendidikan masih sangat minim.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor Utama, Putus Sekolah
  • NIM: 1402035087
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, MS, Drs. Martinus Nanang. MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (07-03-19-11-25-10).pdf (797 kB)

IDENTIFIKASI LESBIAN DI KALANGAN MAHASISWI (STUDI KASUS DI SEKITAR JALAN PRAMUKA DAN JALAN PERJUANGAN) (Kiki Maryati)

Submitted by: ,
On: May 27, 2019 @ 5:12 AM
IP: 36.83.60.67

  • Judul artikel eJournal: IDENTIFIKASI LESBIAN DI KALANGAN MAHASISWI (STUDI KASUS DI SEKITAR JALAN PRAMUKA DAN JALAN PERJUANGAN)
  • Pengarang (nama mhs): Kiki Maryati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi individu menjadi lesbi di Jalan Pramuka dan Jalan Perjuangan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu faktor-faktor penyebab individu menjadi lesbi. Faktor lingkungan dan pergaulan, faktor genetik, dan faktor keluarga. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan individu menjadi lesbian di Jalan Pramuka dan Jalan Perjuangan yaitu faktor lingkungan dan pergaulan, faktor genetik, dan faktor keluarga. Informan di Jalan Pramuka dan Jalan Perjuangan, dalam memberikan jawaban ketika diwawancara tampak ragu-ragu. Ini dikarenakan mereka tidak ingin privasi mereka diketahui oleh pihak lain. Penulis semaksimal mungkin mendekatkan diri dengan informan agar mendapatkan kepercayaan sehingga informan mau bercerita secara terbuka tentang kehidupannya. Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui 4 dari 7 informan faktor awal mereka menjadi lesbi dikarenakan lingkungan dan pergaulan. Sedangkan 2 informan lainnya faktor keluarga menjadi pendukung mereka menjadi lesbi. Dan 1 informan lainnya faktor genetik yang menjadi penyebab informan menjadi lesbi. Penulis juga dapat menyimpulkan bahwa dalam penelitian ini pengaruh lingkungan dan pergaulan yang ada disekitarnya menjadikan seorang individu lebih cepat menyakini identitasnya sebagai lesbi, hal ini bisa dilihat hampir semua informan adalah perantau dan di kota Samarinda lah mereka bertemu dan berteman dengan individu-individu yang memiliki penyimpangan orientasi seksual lainnya. Saran dari penelitian ini adalah seharusnya orang tua harus memiliki hubungan yang baik dengan anak agar hubungan orang tua dan anak menjadi lebih intensif dan anak bisa lebih terbuka dalam hal apapun serta memberikan edukasi seksual pada anak sejak dini. Sebaiknya orang tua juga harus tahu bagaimana pergaulan anaknya bahkan setelah anaknya dewasa dan memberikan pengawasan dalam pergaulan anak dan menanamkan nilai-nilai agama. Disarankan agar memberikan terapi psikis misalnya dengan membawa anak ke ahli psikiater jika anak mengalami peristiwa traumatik di masa kanak-kanak. Ajari anak agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Lesbian, Faktor lingkungan dan pergaulan, Faktor keluarga, Faktor genetik
  • NIM: 1202035093
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, MS Drs. Sugandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (05-27-19-05-12-12).pdf (804 kB)