PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL ORANG TUA TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI KAMPUNG LONG IRAM ILIR KECAMATAN LONG IRAM (Mira Farisma)

Submitted by: ,
On: Feb 3, 2018 @ 7:56 AM
IP: 36.74.242.44

  • Judul artikel eJournal: PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL ORANG TUA TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI KAMPUNG LONG IRAM ILIR KECAMATAN LONG IRAM
  • Pengarang (nama mhs): Mira Farisma
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu: (1) Mengidentifikasi Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua di Kampung Long Iram Ilir Kecamatan Long Iram (2) Mengidentifikasi Kenakalan Remaja di Kampung Long Iram ilir Kecamatan Long Iram (3) Untuk mengetahui mengukur besaran Pengaruh Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja di Kampung Long Iram Ilir Kecamatan Long Iram. (4) Untuk Mengetahui Ada Atau Tidak Ada Pengaruh Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja di Kampung Long Iram Ilir Kecamatan Long Iram. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di Kampung Long Iram Ilir Kecamatan Long Iram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan kuesioner. Teknik uji coba instrumen dilakukan kepada 60 responden. Uji validitas instrument menggunakan rumus korelasi product moment sedangkan uji reliabilitas menggunakan rumus cronbach alpha. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas. Uji hipotesis menggunakan analisis korelasi sederhana. Tingkat signifikansi ditentukan 5%. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa kedua variabel yaitu Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua (x) dan Kenakalan Remaja (Y) mempunyai pengaruh yang positif dan sedang. Hal ini dibuktikan dengan r = 0.597 dimana pedoman untuk memberikan interprestasi yang dikemukakan oleh Sugiyono berada pada Interval 0,40 – 0,599 yang termasuk kategori sedang.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Tingkat Pendidikan Formal Orang Tua, Kenakalan Remaja
  • NIM: 1102035005
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M.Si, Drs.Badruddin Nasir. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (02-03-18-07-56-16).pdf (206 kB)

IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY KONSERVASI KAWASAN LAUT BADAK LNG DI KOTA BONTANG (Benny Saputra)

Submitted by: ,
On: Jan 30, 2018 @ 9:29 AM
IP: 110.139.172.81

  • Judul artikel eJournal: IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY KONSERVASI KAWASAN LAUT BADAK LNG DI KOTA BONTANG
  • Pengarang (nama mhs): Benny Saputra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Corporate Social Responsibility (CSR) adalah komitmen perusahaan dalam berkontribusi pengembangan ekonomi berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Badak LNG sebagai salah satu perusahaan besar dan beroperasi secara internasional memiliki masalah dalam program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dalam pelaksanaan CSR. Pemberdayan masyarakat dapat diartikan sebagai upaya untuk memulihkan atau meningkatkan kemampuan masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk melihat proses pembinaan yang diberikan Badak LNG kepada kelompok budidaya ikan kedo-kedo sunu abadi dan untuk melihat faktor penyebab kelompok budidaya ikan berhenti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian Pengetahuan masyarakat (SDM) dalam menerapkan program, Tindakan masyarakat dalam pengetahuan atas program yang diberikan, Pemberian modal dalam bentuk bibit ikan, Proses pembinaan program, Proses pengawasan program, Partisipasi dalam perencanaan program, Partisipasi dalam pelaksanaan program, dan Parrtisipasi dalam evaluasi program. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan metode dokumenter. Hasil penelitian diketahui bahwa dalam implementasi program CSR konservasi kawasan laut yang dilakukan Badak LNG mengalami berhenti (Vakum) suatu program karena ada beberapa faktor yaitu, faktor pengetahuan, faktor cuaca dan keadaan alam, faktor penyakit ikan dan faktor lain berupa tidak mampu mengelola UMKM dan tidak adanya regenerasi kelompok dan tidak ada kesabaran anggota kelompok dalam melakukan budidaya ikan. Semua itu terjadi karena lemahnya SDM masyarakat dalam menerima program sehingga masyarakat tidak mampu menjalankan budidaya ikan dengan baik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Corporate Social Responsibility, Pemberdayaan, Masyarakat, Badak LNG
  • NIM: 1302035005
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS, Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (01-30-18-09-29-58).pdf (76 kB)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KONFLIK PEMUDA FLORES DI DESA OLUNG DAN DESA KAYUNGO SARI KECAMATAN LONG IKIS KABUPATEN PASER (Dominggus Gaspar)

Submitted by: ,
On: Jan 29, 2018 @ 12:08 PM
IP: 110.137.218.150

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KONFLIK PEMUDA FLORES DI DESA OLUNG DAN DESA KAYUNGO SARI KECAMATAN LONG IKIS KABUPATEN PASER
  • Pengarang (nama mhs): Dominggus Gaspar
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan peneliti meneliti tentang konflik pemuda flores di desa olung dan desa kayungo sari yaitu untuk mengetauhi dan menganalisis faktor-faktor yang merupakan terjadinya konflik pemuda flores antar desa olung dan desa kayungo sari. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan sumber data dilakukan secara aksidental sampling. Hasil penelitian ini dapat diketauhi bahwa perkelahian antar pemuda flores desa olung dan desa kayungo sari di sebabkan adanya berberapa faktor antara lain yaitu, karena adanya Sikap intoleransi, persaingan muda mudi (masalah pacaran), perilaku agresif pemuda flores, Kurangnya rasa persaudaraan, dan keinginan untuk saling menguasai faktor-faktor tersebut menyebab rasa amrah dan balas dendam yang menimbulakan konflik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkelahian pemuda flores antar antar desa Olung dan Desa Kayungo Sari di sebabkan oleh berberapa faktor yaitu karena faktor balas dendam dan pengaruh minuman beralkohol yang berlebihan sehingga menimbulakan ketidaksadaran dan mabuk yang berujung pada perkelahian. Saran dari penelitian ini adalah: (1). kaum muda flores dari kedua desa tersebut sebagai kaum muda yang sama-sama berasal dari flores perlu adanya kebersamaan dan pengendalian amarah sehungga tidak salah paham antar kelompok pemuda tersebut. (2). Kepala desa dan aparat kepolisisan hendaknya bersifat bijaksana dalam meciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat yaitu dengan membatasi waktu acara hiburan malam. (3). Kepada petugas keamanan agar bertindak lebih tegas dan beribawa terhadap kelompok pemuda yang melakukan kegiatan anarkis seperti perkelahian. (4). Kepada orang tua dan tokoh-tokoh pemuda flores dari masing-masing desa agar lebih lagi perannya dalam mendidik kaum muda flores, serta menanamkan rasa persaudaraan sebagai sesama orang flores agar konflik diantara kedua kelompok pemuda flores tersebut tidak terulang kembali. (5). Kepada tokoh agama setempat khusunya agar lebih giat dalam mengajarkan nilai-nilai agama serta membina keimanan kaum muda flores agar tidak muda dipengaruhi oleh hal-hal yang negatif.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor Faktor Penyebab Konflik, Pemuda Flores
  • NIM: 1302035007
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji. MM, Drs. Badruddin Nasir. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (01-29-18-12-08-11).pdf (79 kB)

PERSEPSI MASYARAKAT PADA KOMUNITAS METALHEAD SEBULU EXTREME MUSIC DI KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (Medison Lumban Turuan)

Submitted by: ,
On: Jan 29, 2018 @ 8:13 AM
IP: 110.137.218.150

  • Judul artikel eJournal: PERSEPSI MASYARAKAT PADA KOMUNITAS METALHEAD SEBULU EXTREME MUSIC DI KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
  • Pengarang (nama mhs): Medison Lumban Turuan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Persepsi Masyarakat Terhadap Komunitas Metalhead Sebulu Extreme Music Di Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara dan sejauh mana pemahaman Persepsi Masyarakat Terhadap Komunitas Metalhead Sebulu Extreme Music Di Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sumber data dalam penelitian ini adalah Masyarakat sebanyak 15 orang dan Ketua Komunitas Sebulu Extreme Music. Tehnik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dokumentasi. Sedangkan analisis data yakni reduksi data, display data, dan penarik kesimpulan. Dari hasil akhir menunjukkan, bahwa masyarakat desa Sebulu dalam memahami dan memandang komunitas metalhead Sebulu Extreme Music. Sebagian masyarakat menganggap komunitas Sebulu Extreme Music adalah komunitas yang baik dan bermanfaat, untuk memajukan generasi pemuda desa Sebulu untuk mengarahkan minat dan hobi pemuda disana agar lebih berguna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sisi kurangnya komunitas Sebulu Extreme Music dimata masyarakat yang harus perlu ditingkatkan adalah wadah latihan homebase bermusik komunitas Sebulu Extreme Music yang dianggap masyarakat masih belum mampu menimilasir kebisingan tempat latihan Sebulu Extreme Music.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Masyarakat, Komunitas, Metalhead, Extreme Music
  • NIM: 1102035080
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M.Si, Dr. Aji Qamara Hakim, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (01-29-18-08-13-29).pdf (84 kB)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPLOITASI ORANG TUA TERHADAP ANAK JALANAN (STUDI KASUS ANAK PENJUAL DI KOTA SAMARINDA) (Eka Putri Ari Hari)

Submitted by: ,
On: Jan 29, 2018 @ 7:28 AM
IP: 110.137.218.150

  • Judul artikel eJournal: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPLOITASI ORANG TUA TERHADAP ANAK JALANAN (STUDI KASUS ANAK PENJUAL DI KOTA SAMARINDA)
  • Pengarang (nama mhs): Eka Putri Ari Hari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Latar Belakang dari penelitian ini adalah bertambahnya Penduduk di Kota Samarinda membuat para orang tua memiliki pekerjaan yang tidak menentu . Segala upaya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk melibatkan anak untuk mencari uang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang mempengaruhi Eksploitasi orang tua terhadap Anak Jalanan terutama anak penjual Koran di Kota Samarinda. Eksploitasi Anak Penjual Koran disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari faktor Ekonomi, Lingkungan dan Sosial. Metode penelitian yang peneliti gunakan pada penelitian kali ini yaitu jenis penelitian deskriptif kualitatif.. Dalam penelitian ini informan dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi pustaka. Informan dalam penelitian adalah anak-anak penjual koran yang berusia 5 – 15 Tahun yang masih bersekolah maupun tidak bersekolah , untuk menentukan informan di lakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan anak penjual koran yang telah mengalami eksploitasi dari orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi anak penjual koran disebabkan oleh faktor ekonomi yaitu rendahnya pendapatan orang tua . Faktor Lingkungan yaitu Lingkungan tempat tinggal dan teman-temannya yang dapat menjadi alasan anak itu turun ke Jalan . Faktor sosial yaitu para orangtua ini tidak memiliki pemikiran yang tepat, mereka mengira bahwa mobilitas untuk naik kelas social itu tertutup sehingga mereka lebih memilih untuk membiarkan anak – anak mereka turun kejalanan membantu mencari nafkah. Tidak bisa kita hindari bahwa pemikiran kalangan bawah cenderung lebih pendek karena faktor pendidikan yang mereka terima
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Eksploitasi, Orang Tua, Anak Penjual Koran
  • NIM: 1202035003
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr.Hj. Hartutiningsih, M.S, Drs. Badruddin Nasir, M,Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2018
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (01-29-18-07-28-42).pdf (88 kB)