INTERAKSI SOSIAL ORANG DENGAN HIV/AIDS DIBAWAH NAUNGAN LEMBAGA ADVOKASI DAN REHABILITASI SOSIAL KOTA SAMARINDA (DURIAH)

Submitted by: ,
On: Apr 14, 2014 @ 5:27 AM
IP: 36.83.35.196

  • Judul artikel eJournal: INTERAKSI SOSIAL ORANG DENGAN HIV/AIDS DIBAWAH NAUNGAN LEMBAGA ADVOKASI DAN REHABILITASI SOSIAL KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): DURIAH
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): ODHA atau Orang Dengan HIV/AIDS cenderung mengalami permasalahan dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat, karena penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit paling ditakuti oleh seluruh masyarakat di dunia, hingga pada umumnya masyarakat akan menghindar atau menjauhi kontak sosial dengan ODHA. Hal tersebut membuat penulis tertarik untuk meneliti interaksi sosial ODHA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu berupa kata-kata tertulis maupun lisan yang berasal dari orang-orang dan pelaku yang diamati yaitu mengamati prilaku interaksi sosial ODHA terhadap orang-orang yang berada disekitarnyndaa. Lembaga Advokasi dan Rehabilitasi Sosial kota samarinda merupakan lokasi utama penelitian ini, selain itu lingkungan tempat tinggal para ODHA yang terdaftar di Lembaga Advokasi dan Rehabilitasi Sosial kota Samarinda dijadikan lokasi kedua.
    Hasil dari penelitian ini adalah interaksi sosial yang dialami ODHA lebih bersifat asosiatif dari pada disasosiatif. Hal tersebut dibuktikan dengan pergaulan ODHA yang memenuhi semua ciri dari Interaksi Sosial Asosiatif, yakni ODHA dapat dapat bekerja sama, berasimilasi, terakomodasi dan berakulturasi dengan baik dengan semua lapisan masyarakat, baik keluarga, relasi, teman dan orang-orang yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka, sikap disasosiatif yang ditunjukkan masyarakat terhadap ODHA terjadi pada mulanya saja.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Interaksi Sosial, ODHA, HIV/AIDS
  • NIM: 0802035011
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang, MA. & Dra. Lisbet Situmorang, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): journal Duriah (04-14-14-05-27-12).pdf (62 kB)

Interaksi sosialPekerja seks Komersial Lokalisasi Bandang Raya dengan Masyarakat Kelurahan Mugirejo,Kota Samarinda (Rusdiana)

Submitted by: Diana, Rusdiana
On: May 14, 2014 @ 6:21 AM
IP: 36.75.33.102

  • Judul artikel eJournal: Interaksi sosialPekerja seks Komersial Lokalisasi Bandang Raya dengan Masyarakat Kelurahan Mugirejo,Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Rusdiana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam proses interaksi sosial antar pekerja seks komersial (PSK) dengan masyarakat di sekitar Lokalisasi Bandang Raya (Kelurahan Mugirejo Kota Samarinda ditemukan bahwa proses interaksi dalam penelitian ini meliputi empat hal pokok yaitu kerjasama antara PSK dengan masyarakat yang secara khusus mengamati aspek gotong royong, tolong menolong dan kerukunan, persaingan antara PSK dengan masyarakat yang meliputi aspek saling berlomba atau saling pamer dengan masyarakat, berikutnya adalah pertikaian (Konflik) antara PSK dengan Masyarakat yang meliputi aspek hubungan yang tidak serasi serta suasana yang kurang harmonis dan yang terakhir adalah akomodasi antara PSK dengan Masyarakat yang meliputi aspek keseimbangan nilai dan norma sosial serta stabilitas.
    Penelitian ini bersifat kualitatif dimana data yang diperoleh diolah dan dideskripsikan sehingga ditemukan beberapa hal sebagai berikut :1) kerjasama antara Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan masyarakat yang dilihat dalam tiga aspek seperti gotong royong, tolong menolong dan kerukunan. Ketiga aspek tersebut berlangsung secara sepihak dimana interaksi sosial antara Pekerja Sosial dengan masyarakat berlangsung secara pasif dan terkesan pekerja seks komersial tidak dilibatkan.. 2) Persaingan antara PSK dan masyarakat untuk saling berlomba atau saling pamer relatif tidak terjadi, hal ini disebabkan karena faktor lingkungan pemukiman warga masyarakat yang terpisah dari lokalisasi dan pandangan dari pekerja seks komersial bahwa mereka tidak merasa perlu saling berlomba atau saling pamer dengan masyarakat. 3) Pertikaian (konflik) antara Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan masyarakat relatif tidak terjadi, pertikaian umumnya berlangsung antara sesama PSK atau antara tamu dengan tamu. 4) Akomodasi antara Pekerja seks komersial dengan masyarakat terutama yang terkait dengan Aktivitas sosial kemasyarakatan maupun keagamaan di lokalisasi Bandang Raya Solong biasanya berlangsung hanya antara induk semang dengan masyarakat, sementara PSK tidak dilibatkan.

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Interaksi Sosial,Pekerja Seks Komesial,Masyarakat, Lokalisasi
  • NIM: 0702035058
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2007
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof.Dr.Hj.Nur Fitriyah,MS,Agustin Nurmanina,S.Sos,MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal diana (05-14-14-06-21-50).pdf (124 kB)

STUDI TENTANG IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI DALAM MENUNJANG KESEJAHTERAAN SOSIAL DI DESA MARA SATU KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT KABUPATEN BULUNGAN (MARSIANUS FERI)

Submitted by: ,
On: Apr 10, 2014 @ 3:54 AM
IP: 36.82.221.89

  • Judul artikel eJournal: STUDI TENTANG IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI DALAM MENUNJANG KESEJAHTERAAN SOSIAL DI DESA MARA SATU KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT KABUPATEN BULUNGAN
  • Pengarang (nama mhs): MARSIANUS FERI
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Desa Mara Satu merupakan desa yang berada dilingkup Kabupaten Bulungan dan berada diwilayah Kecamatan Tanjung Palas Barat yang melaksanakan Program PNPM Mandiri, masyarakat di desa ini dapat digolongkan sebagai masyarakat miskin dan belum sejahtera dapat dilihat dari beberapa permasalahan antara lain segi ekonomi, tingkat pendidikan, pembagunan atau infrastruktur yang masih sangat tertinggal. Oleh karena itu dari segala permasalahan yang ada sangat erat kaitannya dengan Impelementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dalam Menunjang Kesejahteraan Sosial di Desa Mara Satu.

    Metodelogi dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian Implementasi Program PNPM Mandiri dalam Menunjang Kesejahteraan Sosial di Desa Mara Satu meliputi kegiatan di bidang fisik dan kegiatan di bidang non fisik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan di dukung dengan data sekunder yang ada. Untuk memudahkan dalam pengumpulan data, maka peneliti mengunakan alat bantu berupa catatan lapangan, maupun foto dan pedoman wawancara (interview guide). Data yang terkumpul dianalisa menggunakan metode deskriptif kualitatif.

    Hasil dari penelitian dapat diketahui bahwa implementasi program PNPM Mandiri dalam Menunjang Kesejahteraan di Desa Mara Satu yang meliputi kegiatan di bidang fisik dan kegiatan non fisik telah dilaksanakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Adapun faktor penghambat dalam implementasi Program PNPM Mandiri ini adalah faktor cuaca yang kurang menentu (hujan), dan kurangnya anggaran dana yang diberikan pemerintah.

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Impelementasi, Pemberdayaan, Miskin, dan Sejahtera
  • NIM: 1002035031
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si & Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal (04-10-14-03-54-39).pdf (93 kB)

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL BUDAYADI DESA AGUNG BARU KECAMATAN SUNGAI BOH KABUPATEN MALINAU (Deddy Poluan)

Submitted by: POLUAN, DEDDY
On: Mar 3, 2014 @ 8:02 AM
IP: 125.160.72.225

  • Judul artikel eJournal: PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL BUDAYADI DESA AGUNG BARU KECAMATAN SUNGAI BOH KABUPATEN MALINAU
  • Pengarang (nama mhs): Deddy Poluan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui.seberapa partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial budaya di Desa Agung Baru Kecamatan Sungai Boh Kabupaten Malinau. Populasi yang diambil dalam penelitian ini menggunakan metode bola salju (Snowball) dengan mengambil data dari Masyarakat, pemerintah desa dan instansi terkait. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif, yaitu terdiri dari empat komponen pengumpulan data, penyederhanaan (reduksi),penyajian data, dan kesimpulan (veripikasi).

    Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis dapat menyimpulkan bahwa didalam masyarakat desa Agung Baru partisipasi masyarakat dalam pembangunan sosial budaya terjadi karena masyarakat saling membutuhkan baik itu sesama warga masyarakat maupun terhadap pembangunan sarana-sarana yang sudah ada serta partisipasi yang ditunjukan karena suatu kewajiban yang mengharuskan masyarakat untuk berpartisipasi, seperti salah satunya peraturan yang dibuat oleh lembaga adat desa yang mewajibkan masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan rumah warga, kerja bakti, dan kegiatan yang menyangkut kepentingan umum. Apabila ada diantara warga masyarakat yang melanggarnya akan dikenakan sanksi ataupun denda serta teguran yang sudah di ditetapkan oleh lembaga adat desa dan masyarakat setempat.

    Hal tersebut diatas berdampak positif bagi kehidupan masyarakat untuk meningkatkan persatuan kegotong royongan masyarakat dan mengajarkan masyarakat untuk saling membantu serta kesadaran masyarakat saling membutuhkan satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Sosial Budaya.
  • NIM: 1002035058
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS & Drs. Badruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal (03-03-14-08-02-14).pdf (91 kB)

Perubahan Perilaku Bergotong Royong Masyarakat Sekitar Perusahaan Tambang Batubara di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang (Ira Suprihatin)

Submitted by: Suprihatin, Ira
On: Apr 3, 2014 @ 12:47 PM
IP: 180.248.92.18

  • Judul artikel eJournal: Perubahan Perilaku Bergotong Royong Masyarakat Sekitar Perusahaan Tambang Batubara di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang
  • Pengarang (nama mhs): Ira Suprihatin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penulisan skripsi ini adalah pertama, untuk menganalisa dan mendapatkan gambaran tentang perubahan perilaku bergotong royong masyarakat di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang sebelum dan sesudah kehadiran pertambangan batubara. Kedua, untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku bergotong royong serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang.
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisa data yang diperoleh dari lapangan. Digunakan teori evolusi sosial Emile Durkheim tentang perubahan solidaritas mekanis menjadi solidaritas organis pada masyarakat industri yang telah mengenal adanya pembagian kerja. Latar belakang penulisan ini melihat dari kian maraknya industri pertambangan batubara di Kutai Kartanegara Khususnya di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang yang saat ini lokasinya telah dikelilingi oleh aktifitas pertambangan batubara. Hal ini mempengaruhi perilaku sosial masyarakat khususnya pada perilaku bergotong royong. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD), membuktikan bahwa semenjak hadirnya pertambangan batubara, frekuensi masyarakat dalam berpartisipasi mengikuti gotong royong menurun yang dibarengi dengan perubahan pada nilai-nilai gotong royong.
    Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kehadiran pertambangan batubara di Desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang berimplikasi pada perubahan perilaku bergotong royong masyarakat. Sebelum hadirnya pertambangan batubara perilaku bergotong masyarakat lebih intensif, sangat antusias dan dilakukan secara tradisional dengan peralatan yang sederhana. Setelah hadirnya pertambangan batubara masyarakat lebih berorientasi pada sistem upah. Dan bantuan yang diberikan oleh masyarakat lebih dominan pada bantuan finansial. Selain itu, intensitas partisipasi masyarakat dalam bergotong royong pun mengalami penurunan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perubahan, Perilaku Bergotong Royong dan Pertambangan Batubara
  • NIM: 1002035010
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji, MM dan Drs. Sugandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal ira suprihatin (04-03-14-12-47-43).pdf (160 kB)

Analisis Jaringan Sosial Centre for Orangutan Protection (COP) di Kalimantan dalam Upaya Penyelamatan Orangutan (Octalina Hardiyanti)

Submitted by: Hardiyanti, Octalina
On: Feb 22, 2014 @ 7:40 AM
IP: 202.67.38.26

  • Judul artikel eJournal: Analisis Jaringan Sosial Centre for Orangutan Protection (COP) di Kalimantan dalam Upaya Penyelamatan Orangutan
  • Pengarang (nama mhs): Octalina Hardiyanti
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Artikel ini membahas tentang analisis pemanfaatan jaringan sosial Centre for Orangutan Protection (COP) di Kalimantan. Dengan keterbatasan jumlah SDM dibanding luasnya cakupan kerja di seluruh Kalimantan, COP memanfaatkan jaringan sosialnya untuk memenuhi kebutuhan dan berjalannya fungsi organisasi. Dalam kegiatan investigasi COP efektif menggunakan ikatan lemah untuk memperoleh informasi keberadaan orangutan dan perusakan habitatnya. Kebijakan dalam aktivitas ini pun didominasi aktor pusat melalui jaringan powernya yang menghasilkan stabilitas jaringan. Berbeda dengan pemanfaatan jaringan sosial untuk kegiatan edukasi, aktor lokal lebih dominan mengambil kebijakan program dan pola kerja. Dalam pergantian antar aktor pada masa ke masa terdapat perbedaan asumsi dan pola kerja aktor-aktor yang bertugas sehingga menimbulkan perbedaan hasil pemanfaatan hingga potensi terjadinya kerusakan jaringan. Secara umum COP mampu memanfaatkan jaringan sosialnya dalam memenuhi fungsinya sebagai LSM yang mengkampanyekan perlindungan dan penyelamatan orangutan, namun sisi lainnya jaringan sosial COP yang bersifat bonding (tertutup) hanya menghubungkan LSM ini dengan organisasi sejenis terbatas pada penanganan kasus orangutan dan habitatnya. Elemen lain pendukung konservasi alam seperti ekonomi, sosial dan budaya sebagai bagian dari kebutuhan masyarakat di sekitar ring habitat tak terpenuhi. Ketika hal ini dapat dipenuhi oleh pihak lain seperti perusahaan perkebunan sawit melalui ganti rugi lahan, berpotensi menyebabkan kegagalan COP dalam melindungi serta menyelamatkan orangutan dan habitatnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kapital Sosial, Jaringan Sosial, Ikatan Lemah, Organisasi, Lembaga Swadaya Masya
  • NIM: 0902035002
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang, MA & Agustin nurmanina, S.Sos, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Format (02-22-14-07-40-40).pdf (225 kB)

Mekanisme Pendisiplinan Para Narapidana Di Rutan Klas IIB Tanah Grogot (Ratna Purba)

Submitted by: Purba, Ratna
On: Feb 15, 2014 @ 7:49 AM
IP: 203.130.214.106

  • Judul artikel eJournal: Mekanisme Pendisiplinan Para Narapidana Di Rutan Klas IIB Tanah Grogot
  • Pengarang (nama mhs): Ratna Purba
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Michel Foucault memberikan kerangka pemahaman yang komprehensif bagaimana sistem penghukuman penjara menjadi bagian dari politik tubuh Eropa B.arat untuk menghasilkan apa yang disebut dengan ‘The Docile Body’ (tubuh yang patuh). Penjara adalah sebuah tempat yang didesain khusus untuk mengisolasi para pelanggar hukum. Foucault melihat bahwa model arsiteksur penjara abad ke-18 karya Jeremy Bentham, menjadi perspektif penghukuman masyarakat modern yang terkenal dengan prinsip ‘panopticon.’ Sebuah menara tinggi menjulang di tengah-tengah sel para narapidana dan sorot lampu yang selalu berkeliling menyorot sel-sel itu menghasilkan efek-efek pengawasan yang efektif. Walaupun pengawasnya tidak selalu ada di atas menara, namun para narapidana merasa senantiasa diawasi. Penelitian ini adalah kajian interpretatif tentang mekanisme pendisiplinan para narapidana di Rutan Klas IIB Tanah Grogot. Lapas atau rutan adalah konsep baru yang digunakan Indonesia untuk menyebut sistem penghukuman penjara. Di Rutan Klas IIB Tanah Grogot, saya menyaksikan setidaknya ada dua model mekanisme pendisiplinan yakni kontrol fisik dan non fisik. Sistem kontrol fisik hanya menjadi bagian kecil dari mekanisme pendisiplinan yang ada, sebagian besar pendisiplinan berupa mekanisme non-fisik yang mengarah pada pembentukan warga Negara yang baik. Tulisan ini bisa menjadi pembuka yang baik untuk kajian-kajian lanjutan dalam mengungkap berlakunya sistem panoptik di penjara-penjara masyarakat modern.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Penjara, Disiplin, Sistem Panoptik, Etnografi
  • NIM: 1002035017
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si dan Dra. Purwaningsih, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL RATNA PURBA (02-15-14-07-49-37).pdf (548 kB)

DISFUNGSI KELUARGA DALAM PERILAKU HUBUNGAN SEKS PRA NIKAH REMAJA DI KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR (Dita Mellyanika)

Submitted by: Mellyanika, Dita
On: Feb 13, 2014 @ 9:37 AM
IP: 36.75.41.178

  • Judul artikel eJournal: DISFUNGSI KELUARGA DALAM PERILAKU HUBUNGAN SEKS PRA NIKAH REMAJA DI KOTA SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Dita Mellyanika
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini mengkaji tentang kondisi keluarga yang berkaitan dengan disfungsi keluarga yang terjadi pada keluarga remaja yang pernah melakukan hubungan seks pra nikah di Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naratif kepada empat remaja yang pernah melakukan hubungan seks pra nikah. Dari empat remaja tersebut didapatkan gambaran mengenai kondisi keluarga yang menunjukan disfungsi keluarga yang terjadi pada keluarga remaja tersebut. Fokus dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk disfungsi keluarga pada keluarga remaja yang pernah melakukan perilaku seks pra nikah kemudian menganalisis keterkaitan antara disfungsi keluarga dengan perilaku seks pra nikah yang dilakukan oleh remaja dan bentuk disfungsi keluarga yang dominan pada keluarga tersebut . Beberapa bentuk disfungsi keluarga dari empat keluarga remaja tersebut adalah disfungsi pengaturan seksual, disfungsi reproduksi, disfungsi sosialisasi, disfungsi afeksi dan disfungsi perlindungan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Disfungsi Keluarga, Hubungan Seks Pra Nikah, Remaja
  • NIM: 1002035001
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Hj. Erni Asneli Asbi, M.Si dan Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL DITA MELLYANIKA (02-13-14-09-37-28).pdf (200 kB)

Drama kehidupan Ladies Yang Bekerja Di Mitra Pub Cafe & KTV Samarinda (Dionisius C. Uran Wawin)

Submitted by: ,
On: Jan 28, 2014 @ 6:44 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: Drama kehidupan Ladies Yang Bekerja Di Mitra Pub Cafe & KTV Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Dionisius C. Uran Wawin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk melihat dan memberikan gambaran mengenai drama kehidupan Ladies yang terjadi di Mitra Pub café & KTV Samarinda. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode Etnografi yang meliputi kegiatan-kegiatan seperti mewawancarai parainforman, mengamati upacara-upacara keagamaan, menanyai hubungan-hubungan kekerabatan dan melacaki garis-garis harta milik, sehingga mengerjakan Etnografi itu mirip usaha membaca (dalam arti “menafsirkan sebuah bacaan dari”) sebuah manuskrip yang bersifat asing, samar-samar, penuh elips-elips, ketakkoherenan-ketakkoherenan, perubahan-perubahan yang mencurigakan dan komentar-komentar yang tendensius. Dengan begitu Etnografi membawa peneliti melihat realita ke dalam sebuah kelompok, organisasi, atau komunitas di lapangan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Etnografi bertujuan menguraikan suatu budaya secara menyeluruh, yakni semua aspek budaya, baik yang bersifat material seperti artefak budaya (alat-alat, pakaian, bangunan dan sebagainya) dan yang bersifat abstrak, seperti pengalaman-pengalaman, kepercayaan, norma, dan sistem nilai kelompok yang diteliti (Clifford Geertz, 1973 dan Lindlof, 1995).
    Sumber data yang digunakan adalah data primer maupun data sekunder sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di lapangan, peneliti memperoleh data dengan cara melakukan wawancara langsung kepada informan kunci dalam hal ini Ladies dan setiap orang yang berperan dalam kehidupan malam di Pub agar dapat mengetahui lebih dalam tentang drama kehidupan Ladies serta bagaimana kehidupan mereka saat berada di Pub dan di lingkungan Masyarakat, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelusuran di internet. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Dramaturgi Erving Goffman yang memandang kehidupan sebagai panggung pertunjukan yang mirip dengan pertunjukan yanng memiliki panggung depan dan panggung belakang pertunjukan.
    Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu, kehidupan Ladies yang bekerja di Mitra Pub Cafe & KTV Samarinda ternyata sama dengan sebuah drama pertunjukan yang di pentaskan di atas panggung dimana setiap peran dan aktivitasnya sudah di atur dan di seting oleh Sutradara atau pihak Managemen Pub. Aktivitas yang mereka lakukan sehari-hari sangat beragam, saat berada di
    lingkungan Pub mereka tampil dengan busana yang seksi dan menarik dengan segala kemampuan dan kelebihan yang mereka miliki mereka kerahkan untuk memikat para pengunjung Pub, ini adalah panggung depan para Ladies panggung dimana setiap Ladies berusaha untuk tampil secara sempurna di hadapan para Tamunya. Sedangkan saat berada di lingkungan Mess mereka tampil seperti para wanita lain pada umumnya seperti memasak, berbicara, beribadah, serta busana maupun perilaku yang mereka tampilkanpun sewajarnya karena ini adalah panggung belakang para Ladies, panggung
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Drama Kehidupan Ladies, Mitra Pub Cafe & KTV
  • NIM: 0802035038
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 2
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2014
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Sosiologi fix (01-28-14-06-44-28).pdf (360 kB)