MAKNA UPACARA IRAU DALAM PELESTARIAN KEBUDAYAAN SUKU DAYAK AGABAG DI KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN (Peren)

Submitted by: ,
On: Nov 2, 2017 @ 9:13 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: MAKNA UPACARA IRAU DALAM PELESTARIAN KEBUDAYAAN SUKU DAYAK AGABAG DI KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN
  • Pengarang (nama mhs): Peren
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dimaksudkan untuk mengatahui (1) Makna dari pelaksanaan upacara Irau Adat (2) mengetahui faktor pendukung dalam pelaksanaan Upacara Irau Adat (3) kendala-kendala dalam pelasanaan Upacara Irau Adat tersebut.Jenis penelitian ini yaitu deskriftif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat dalam Upacara Irau Adat yaitu seluruh masyarakat Dayak Agabag yang ada di Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan yang berjumlah 2.645 orang. Pengambilan sampel menggunakan sampel porposif. Diambil dari 5 orang sebagai sampel yang dipilih berdasarkan kriteria yang dianggap mengetahui persis tentang Upacara Irau Adat tersebut. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data meliputi, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti meyimpulkan tentang makna pelaksanaan Upacara Irau Adat yang di tinjau dari aspek sosial, aspek ekonomi, aspek budaya, dan aspek religius. Adapun faktor pendukungnya adalah masyarakat setempat, Lembaga Adat, dan fasilitas adat seperti lamin Adat, alat musik, dan alat tari. Kemudian Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan upacara Irau Adat Dayak Agabag
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Makna, Upacara, Irau Adat, Pelestarian, Suku, Dayak Agabag
  • NIM: 1002035046
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si., Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 – Copy (11-02-17-09-13-41).pdf (69 kB)

Tinjauan Sosiologis Mengenai Persepsi Masyarakat Kelurahan Api-api Tentang Identitas Waria Di Kota Bontang (Neneng Yunita)

Submitted by: ,
On: Nov 1, 2017 @ 3:15 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: Tinjauan Sosiologis Mengenai Persepsi Masyarakat Kelurahan Api-api Tentang Identitas Waria Di Kota Bontang
  • Pengarang (nama mhs): Neneng Yunita
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Di dalam kajian ini digunakan Teori Interaksionisme Simbolik dari Herbert Blumer. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan deskriptif berdasarkan pemaknaan yang diambil melalui pengetahuan, pengalaman dan tindakan masyarakat yang berinteraksi dengan waria. Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi negatif dan positif terhadap keberadaan identitas waria. Persepsi negatif muncul berdasarkan kondisi fisik waria seperti perilaku yang menyerupai seorang perempuan, gerak tubuh serta atribut lainnya yang biasa digunakan oleh perempuan. Sedangkan persepsi positif diperoleh berdasarkan kondisi non fisik waria seperti perilaku dalam melakukan bisnis, kerjasama di dalam bidang pelatihan. Berdasarkan dari hasil penelitian diatas di rekomendasikan kepada komunitas waria di Kota Bontang agar mereka mau meminimalisir atribut yang digunakan agar tampilannya tidak seperti wanita. Masyarakat diharapkan mau menjaga lingkungan sosial, melakukan penyuluhan dan ceramah dalam bidang agama dan mengajak masyarakat tidak mengucilkan waria. Disarankan pula agar pemeritah membuat program agar waria mau merubah identitasnya secara fisik melalui penyuluhan yang terkait seperti agama, psikologis, dan keterampilan sesuai potensi yang ada.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Tinjauan, sosiologis, identitas, waria, persepsi, masyarakat, waria
  • NIM: 1302035058
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Hj Erni Asneli Asbi,M.Si., Sarifudin,S.Sos.,M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 – Copy (11-01-17-03-15-19).pdf (84 kB)

PRAKTIK KOMUNITAS MUSIK REGGAE DI KOTA BONTANG (STUDI DESKRIPTIF BONTANG REGGAE COMMUNITY) (Muhammad Fachmi Syafa)

Submitted by: ,
On: Oct 28, 2017 @ 7:32 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: PRAKTIK KOMUNITAS MUSIK REGGAE DI KOTA BONTANG (STUDI DESKRIPTIF BONTANG REGGAE COMMUNITY)
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Fachmi Syafa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menggambarkan praktik kehidupan sosial masyarakat pada bidang seni musik di kota Bontang, berdasarkan perspektif sosiologi dengan menggunakan rumusan generatif teori Pierre Bourdieu (Habitus x Modal) + Ranah = Praktik. Menunjukkan bahwa keberadaan Bontang Reggae Community telah melahirkan beberapa kelompok yang terdiri dari kelompok Reggae Grill, Slow Reggae, dan Reggae Vibe sebagai aktor yang melakukan praktik dalam ranah kehidupan seni musik reggae. Kelompok ini terbentuk karna adanya pengetahuan dan pemahaman yang berbeda-beda di bidang seni musik reggae sebagai ranah atau ruang kehidupan sosial, yang kemudian menghasilkan berbagai habitus sesuai dengan ranah musik pada masing-masing kelompok. Selain itu, keberadaan setiap kelompok telah didukung dengan adanya klasifikasi modal yang menurut Bourdieu terdiri dari keempat modal fundamental diantaranya adalah, modal material, modal sosial, modal kultural, dan modal simbolik. Ketiga kelompok tersebut menghasilkan sebuah praktik yang dihasilkan dari hubungan dialektis melalui interaksi habitus-modal dalam ranah musik reggae yang berbeda dan menonjol. Kelompok Reggae Grill menghasilkan praktik yang bersumber dari modal simbolik, dan habitus melingkar atau penggunaan Cannabis, kemudian kelompok Slow Reggae menghasilkan praktik musik modern yang bersumber dari modal material dan modal budaya, serta kelompok Reggae Vibe menghasilkan praktik solidaritas yang bersumber dari modal budaya, dan modal simbolik, serta habitus berkelompok.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Habitus, Modal, Ranah, Praktik, Komunitas, Musik Reggae, Bontang Reggae
  • NIM: 1202035070
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si, Dr. Aji Qamara Hakim, S.Sn.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (10-28-17-07-32-27).pdf (88 kB)

FAKTOR-FAKTOR PERNIKAHAN USIA DINI DI DALAM MASYARAKAT ADAT SUKU DAYAK AGABAG (STUDI KASUS DI DESA KEKAYAP KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN) (Yasintus)

Submitted by: ,
On: Sep 22, 2017 @ 4:03 AM
IP: 36.80.58.151

  • Judul artikel eJournal: FAKTOR-FAKTOR PERNIKAHAN USIA DINI DI DALAM MASYARAKAT ADAT SUKU DAYAK AGABAG (STUDI KASUS DI DESA KEKAYAP KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN)
  • Pengarang (nama mhs): Yasintus
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap perkawinan usia dini, serta untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan usia dini dan untuk mengetahui upaya pemerintah terhadap perkawinan usia dini pada masyarakat Adat Suku Dayak Agabag di Desa Kekayap Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang menyebabkan perkawinan usia dini yaitu faktor ekonomi, sosial budaya masyarakat, agama dan peran KUA dalam upaya –upaya untuk mengatasi praktek perkawinan usia dini. Dari hasil penelitian penulis lakukan di desa Kekayap, ditemukan : pertama, bahwa masyarakat Desa kekayap Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan yang mempunyai tanggapan setuju lebih besar dari pada masyarakat yang tidak setuju terhadap perkawinan usia dini, karena disebabkan tingkat pemahaman masyarakat sangat rendah, kurangnya kesadaran anggota masyarakat, baik orang tua maupun dari para remaja itu sendiri tentang resiko dari perkawinan usia dini. Kedua, perkawinan usia dini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor ekonomi, (menikahkan anak untuk mengurangi beban hidup dengan tujuan agar dapat membantu orang tuanya dan bisa cepat hidup sendiri), faktor sosial budaya masyarakat (dalam hal ini orang tua kurang memperhatikan anak-anaknya atau terlalu memberikan kebebasan kepada anak-anaknya sehingga terjerumus dalam pergaulan bebas, akibatnya akan terjadi kehamilan diluar nikah dan adanya perasaan bangga bagi orang tua bila anak gadisnya cepat melangsungkan perkawinan dan takut apabila anak gadisnya tidak mendapatkan jodoh atau perawan tua dikemudian hari). Faktor agama (menjadikan agama sebagai pedoman untuk menikahkan anak agar jangan sampai berbuat zina dan pada dasarnya orang tua merasa khawatir kalau anaknya melakukan hubungan di luar nikah). Ketiga, upaya pemerintah dalam memberikan pemahaman terhadap perlaksanaan perkawinan yang baik sesuai dengan Undang-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan sosialisasi tentang keluarga berencana (KB) belum terlialisasi dengan baik, hal ini disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): pernikahan, usia dini, masyarakat, suku dayak agabag
  • NIM: 1202035002
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, MS., Drs. Badaruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 – Copy (09-22-17-04-03-43).pdf (76 kB)

PERAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK SDN 002 LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN (YANTO)

Submitted by: ,
On: Sep 6, 2017 @ 1:50 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: PERAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK SDN 002 LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN
  • Pengarang (nama mhs): YANTO
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pembangunan seperti diketahui adalah suatu proses pembaharuan, dalam arti suatu proses yang terus menerus, Pemerintah Republik Indonesia mulai melaksanakan pembangunan nasional yang merata dan menyeluruh dalam setiap sektor dan bidang kehidupan rakyatnya, dengan adanya otonomi daerah rakyat baru merasakan dampak dari pembangunan tersebut. Suatu hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah kenyataan bahwa sekolah adalah suatu lembaga resmi yang bertugas untuk menyiapkan tenaga kerja yang memenuhi persyaratan tersebut diatas yaitu terampil, sehat jasmani dan rohaninya. Penelitian ini berupa deskriptif analitis. Penelitian ini melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistimatis. Subjek penelitian sebanyak empat orang yang dijadikan informan. Metode analisis data yang adalah analisis model interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil Penelitian menunjukan peran pelaksana UKS sebagai pendidik memberikan penyuluhan tentang kebersihan badan, pakaian, dan cara menggosok gigi kurang berjalan dengan baik dan perlu terus dilakukan tindakan yang lebih lagi dalam memberikan penjelasan kepada murid. Sebagai pengontrol dalam mengawasi kegiatan pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan sekolah, sudah terlaksana dengan baik. Sedangkan murid yang ditunjuk sebagai dokter kecil belum sepenuhnya bisa mengontrol teman-teman disekolah. Sebagai teladan telah menunjukkan teladan bagi murid-muridnya, karena tidak ada guru yang merokok. Sedangkan dokter kecil belum menunjukkan sikap teladan bagi teman-temannya dalam berpakaian. Pengenalan hidup sehat dengan memberikan pengetahuan hidup sehat dimana penerapan pentingnya pengetahuan hidup sehat di SDN 002 Lumbis Ogong belum pernah diadakan sosialisasi mengenai hidup sehat bagi siswa, sanitasi masih sangat kotor, masih banyak sampah berserakan. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang dilakukan dokter kecil yang berada di SDN 002 Lumbis Ogong belum mampu melakukan tugasnya sebagai dokter kecil dengan baik, dikarenakan keterbatasan keterampilan dan pengetahuan akan P3K. Usaha Bina Lingkungan Sekolah Sehat dimana kebersihan halaman sekolah SD Negeri 002 Lumbis Ogong masih sangat kotor, begitu juga halnya dengan kebersihan kelas masih belum terjaga kebersihannya, terlebih lagi WC yang digunakan tidak ada pewangi ruangan, wc dalam keadaan bau dan kotor. Kebersihan kantin SD Negeri 002 Lumbis Ogong sudah terjamin hanya saja ada lalat ketika musim hujan akibat sampah bungkus makanan ringan dari anak-anak yang belum dibersihkan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Usaha,Kesehatan, Sekolah
  • NIM: 1202035054
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuew, M.Si, Dra. Lisbet Situmorang, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 – Copy (09-06-17-01-50-38).pdf (80 kB)

INTERAKSI SOSIAL GURU DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN DI SEKOLAH LUAR BIASA UNTUNG TUAH SAMARINDA (Sopia Lorentina Sihotang)

Submitted by: ,
On: Aug 30, 2017 @ 8:36 AM
IP: 36.80.58.151

  • Judul artikel eJournal: INTERAKSI SOSIAL GURU DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN DI SEKOLAH LUAR BIASA UNTUNG TUAH SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Sopia Lorentina Sihotang
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Latar belakang skripsi ini adalah guru yang mengajar harus tetap mampu berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus meskipun waktu belajar pendidikan keterampilan sangat kurang. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimanakah interaksi guru dengan anak berkebutuhan khusus dalam pendidikan keterampilan di Sekolah Luar Biasa Untung Tuah?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi guru dengan anak berkebutuhan khusus dalam pendidikan keterampilan di Sekolah Luar Biasa Untung Tuah Samarida. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, metode dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam kepada guru yang mengajar pendidikan keterampilan di Sekolah Luar Biasa Untung Tuah Samarinda. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, 4 orang guru pendidikan keterampilan dan anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data yakni studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial guru dengan anak berkebutuhan khusus terjadi pertemuan langsung (tatap muka) satu kali dalam seminggu dengan durasi 90 menit. Penelitian ini menyarankan agar waktu pertemuan pendidikan keterampilan di tambah dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda melakukan pembaharuan kurikulum dengan waktu yang lebih panjang.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Interaksi Sosial, Guru, Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Keterampilan
  • NIM: 1302035004
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS., Drs. Sugandi,M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (08-30-17-08-36-15).pdf (85 kB)

UPAYA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN MINUMAN KERAS DI DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN (Sulaiki)

Submitted by: ,
On: Aug 30, 2017 @ 8:56 AM
IP: 36.80.58.151

  • Judul artikel eJournal: UPAYA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN MINUMAN KERAS DI DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN
  • Pengarang (nama mhs): Sulaiki
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan menguraikan upaya satuam polisi pamong praja dalam menjaga ketertiban dan ketentraman di desa mansalong kecamatan lumbis sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dan faktor-faktor yang mempengaruhi peran pemerintah dalam penjagaan ketertiban dan ketentraman di desa mansalong kecamatan lumbis. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan dasar penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, yaitu pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti, wawancara dimana peneliti mengadakan tanya jawab langsung dengan informan sehubungan dengan masalah yang diteliti serta ditunjang oleh data sekunder, kemudian hasil dari data tersebut dianalisa secara kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa Upaya Satuan Polisi Pamong Praja dalam menegakan Peraturan Daerah tidak lepas dari bagaimana bentuk pengawasannya terhadap Peraturan Daerah yang dijalankan sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsinya sebagai penegak Perda, hal ini sesuai dengan tugas dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja yang diatur dalam peraturan Bupati No.10 Tahun 2008 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah No.18 Tahun 2008 tentang Organisasi, yang menjadi objek penegakan Perda di Kecamatan Lumbis Peraturan Daerah No.32 Tahun 2003 tentang larangan, pengawasan dan penertiban peredaran, penjualan dan mengkosumsi minuman beralkohol di Kecamatan Lumbis. Alur mekanisme penyelesaian yang dilakukan dengan cara penyelidikan, pemeriksaan, pemanggilan, penangkapan, penyitaan, dan penyelesaian. Ada pun faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam penegakan ketentraman dan ketertiban di Kecamatan Lumbis dalam hal ini penegakan Peraturan Daerah No.32 Tahun 2003 adalah fasilitas dan peralatan yang berhubungan dengan alat yang nantinya akan menunjang pelaksanaan tugasnya dalam menegakan Peraturan Daerah di Kecamatan Lumbis, dan peran pemerintahan sebagai pembuat regulasi dan juga pengambilan kebijakan yang akan menunjang pelaksanaan tugas Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penegakan Peraturan Daerah Kecamatan Lumbis.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Satuan Polisi Pamong Praja, Pencegahan, Penanggulangan Minuman Keras
  • NIM: 1202035023
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M. Si, Drs. Martinus Nanang,MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil1 – Copy (08-30-17-08-56-27).pdf (63 kB)

STUDI TENTANG PROSES RITUAL ADAT KEMATIAN AMPID ULUN MATOY SUKU DAYAK AGABAG DI DESA TETABAN KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN (Nimbrot)

Submitted by: Nimbrot,
On: Aug 28, 2017 @ 6:40 AM
IP: 36.80.58.151

  • Judul artikel eJournal: STUDI TENTANG PROSES RITUAL ADAT KEMATIAN AMPID ULUN MATOY SUKU DAYAK AGABAG DI DESA TETABAN KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN
  • Pengarang (nama mhs): Nimbrot
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Studi Tentang Proses Ritual Adat Kematian Suku Dayak Agabag di Desa Tetaban Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan dengan indikator: bagaimanaTentang Proses Ritual Adat Kematian Suku Dayak Agabag di Desa Tetaban Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan. Jenis penelitian yang Digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data yang. Digunakan adalah analisis data kualitatif yang diawali dengan proses pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini mengunakan tehnik pengumpulan data dengan studi kepustakaan, studi lapangan yaitu dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk mendapatkanin formasi yang lebih jelas sesuai denganyang dibututhkan dalam penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran secara keseluruhan bahwa tentang proses ritual adat kematian suku dayak abagag di desa tetaban kecamatan sebuku kabupaten nunukan sudah cukup baik di lihat dari Proses ritual adat kematian Suku Dayak Agabag di Desa Tetaban Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan. Pelaksanaan ritual kematian suku Dayak Agabag dilatar belakangi oleh kepercayaan Nenek Moyang yang dikenal dengan nama Amakan (acara seratus hari), ketika dalam masyarakat Dayak Agabag ada salah satu keluraga yang meninggal maka gong dibunyikan yang menandakan bahwa ada orang meninggal. Bagi masyarakat yang mendengar suara gong tersebut bisa memberikan informasi kepada Desa lain termasuk keluarga orang yang baru meninggal tadi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): ritual, kematian, ampid, ului, matoy
  • NIM: 1002035045
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Drs. Massad Hatuwe, M.Si 2. Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil-1 – Copy (08-28-17-06-40-58).pdf (80 kB)

DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA PADA MASYARAKAT DAYAK AGABAG DI DESA BINTER KECAMATAN LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN (Terry)

Submitted by: Sompoton, Terry
On: Aug 28, 2017 @ 7:46 AM
IP: 36.80.58.151

  • Judul artikel eJournal: DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA PADA MASYARAKAT DAYAK AGABAG DI DESA BINTER KECAMATAN LUMBIS OGONG KABUPATEN NUNUKAN
  • Pengarang (nama mhs): Terry
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Masih terjadi anggota masyarakat Dayak Agabag di Desa Binter Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan melaksanakan perkawinan di usia muda. Dorongan kawin muda di daerah Desa Binter Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan dikarenakan rendahnya pendidikan, kebutuhan finansial/ekonomi yang rendah, tradisi budaya masyarakat dayak agabag disertai faktor lingkungan, dan pengetahuan masyarakat (khususnya orang tua) dan adanya perasaan malu bagi orang tua bila anak gadisnya tidak segera mendapatkan jodoh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak yang akan timbul dan upaya pemerintah pada perkawinan usia muda pada masyarakat Dayak Agabag Kelompok Desa Binter Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitis. Subjek penelitian sebanyak empat orang yang dijadikan informan. Metode analisis data yang adalah analisis model interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa perkawinan usia muda yang dilakukan masyarakat Dayak Agabag akan menimbulkan berbagai dampak antara lain: Dampak ekonomi semakin sulit dan faktor kemiskinan kembali meningkat. Dampak sosial perasaan takut apabila anak gadisnya tidak mendapatkan jodoh atau perawan tua di kemudian hari. Dampak budaya masyarakat tidak mau meninggalkan kebiasaan lama yang ada sejak lama dan turun temurun. Dampak kesehatan bagi perkawinan usia muda adalah dapat menimbulkan berbagai akibat dalam hal ini adalah berat bayi lahir rendah, prematur dan kematian ibu saat melahirkan karena rahim sang ibu masih terlalu muda. Upaya Pemerintah terhadap perkawinan usia muda pada masyarakat Dayak Agabag dan peran instansi terkait yaitu Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam bidang kesehatan, bidang pendidikan, upaya meningkatkan kesempatan berusaha pada masyarakat dan keluarga kurang mampu, sarana dan prasarana seperti tenaga penyuluh lapangan dan sistem pengelolaan KB yang baik. Peranan pembantu pegawai pencatat nikah dalam merubah pola pikir masyarakat terhadap perkawinan dibawah tangan di Desa Binter Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perkawinan Usia Muda
  • NIM: 1002035042
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Drs, Sugandi, M.Si 2. Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 – Copy (08-28-17-07-46-44).pdf (72 kB)

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI 016 SUNGAI KUNJANG SAMARINDA (Ari Kusela Wardani)

Submitted by: ,
On: Aug 26, 2017 @ 7:14 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI 016 SUNGAI KUNJANG SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Ari Kusela Wardani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pelaksanaan program pendidikan inklusif di sekolah dasar negeri 016 sungai kunjang samarinda sudah tepat atau tidak, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan program pendidikan inklusif.Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif degnan pendekatan metode evaluasi model raise-l serta didukung dengan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan tabulasi tunggal yang bertujuan untuk memperlengkap data serta mengetahui hasil dari evalusi suatu program yang sedang berjalan. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini yaitu purposive sampling, sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan inklusif belum maksimal dengan belum adanya modifikasi kurikulum untuk siswa berkebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah inklusif serta kurangnya perhatian pemerintah dalam penyelenggaraan program pendidikan inklusif dan kurangnya tenaga pengajar khusus yang berkompeten dibidangnya untuk mengajar di kelas inklusif. Faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan program inklusif ialah kurangnya fasilitas dan ruangan khusus bagi anak berkebutuhan khusus. Faktor pendukung ialah sekolah membuka kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan yang sama seperti anak normal lainnya ditambah tingginya kesadaran orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk menyekolahkan anaknya di sekolah inklusif yang berada dilingkungan anak normal sehingga membuat kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus meningkat dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pendidikan Inklusif, Evaluasi Program Pendidikan, Anak Berkebutuhan Khusus
  • NIM: 1102035051
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Hj. Erni Asneli Asbi, M.Si., Dra. Lisbet Situmorang, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 5
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap-1 – Copy (08-26-17-07-14-36).pdf (78 kB)