Peran Ganda Ibu Single Parent dalam Keluarga Perempuan Penyapu Jalan di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Epifania Restiana Angin)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2019 @ 12:48 PM
IP: 36.75.33.253

  • Judul artikel eJournal: Peran Ganda Ibu Single Parent dalam Keluarga Perempuan Penyapu Jalan di Kota Bontang, Kalimantan Timur
  • Pengarang (nama mhs): Epifania Restiana Angin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menganalisis bebankan kerja ganda yang dijalankan oleh ibu single parent yang bekerja sebagai penyapu jalan, di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu beban kerja ganda ibu single parent di ranah domestik dan ranah domestik publik. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karena faktor perubahan sosial dimana ibu di harus mengurus rumahtangganya tanpa bantuan dari sosok suami dan ayah dari anak-anaknya, mengharuskan ibu menjalankan beban kerja ganda di ranah domestik sebagai ibu tunggal yang mengurus anak-anaknya seorang diri serta di ekonomi dirinya dan anak-anaknya, bahkan karena kurangnya pendapatan membuat ibu mengerjaakan pekerjaan lain guna menambah penghasilan. Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Informan yang merupakan seorang ibu tunggal yang bekerja menjari nafkah diluar rumah sulit menjalankan peran nya sebagai seorang ibu di rumah dikarenakan desakan ekonomi serta keadaan keluarga yang tidak utuh seperti keluarga lain pada umumnya, dimana informan mengurus rumah tangganya seorang diri tanpa bantuan dari figur suami atau ayah dari anak-anaknya. Mayoritas waktu dalam kesehariannya di habis untuk bekerja di ranah publik, namun mereka berusaha menyempatkan waktu untuk anak-anak mereka walaupun tidak banyak. Saran dari penelitian ini adalah sebagai seorang ibu sebaiknya memberikan waktu yang cukup untuk anak-anaknya, memberikan perhatian, kasih sayang, serta memperhatikan pendidikan anak agar kebutuhan dan hak-hak sebagai anak dapat terpenuhi dengan baik, mengatur aktivitasnya di ranah domestik agar bisa meluangkan waktu untuk bersama dengan anak-anaknya. Sebagai seorang ibu tunggal yang tidak memiliki pendamping dalam mengurus anak, ada baiknya belajar untuk mengatur pengeluaran dari hasil pendapatan agar dipergunakan untuk kebutuhan yang lebih penting. Mengelola keuangan dengan sebaik-baiknya agar penghasilan yang diperoleh dapat memenuhi kebutuhan keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Ganda, Ibu Single Parent, Peran Ranah Domestik, Peran Ranah Publik
  • NIM: 1202035075
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah. MS, Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (09-01-19-12-48-48).pdf (803 kB)

Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Parit sebagai Sistem Drainase Perkotaan di Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda (Rian Baba)

Submitted by: ,
On: Aug 25, 2019 @ 10:04 AM
IP: 114.125.218.228

  • Judul artikel eJournal: Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Parit sebagai Sistem Drainase Perkotaan di Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Rian Baba
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi sebagian besar masyarakat memang telah mengetahui secara pasti apa yang dimaksud dengan parit, serta telah mengetahui fungsi dan manfaat parit tersebut, namun tidak diaplikasikan ke lingkungan yang ada di sekitar mereka, masih ada sebagian dari masyarakat yang menimbun parit, sehingga di wilayah mereka masih ada parit yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Berdasarkan dari hasil penelitian, salah satu hal yang mendasari terjadinya kejadian tersebut adanya kesenjangan di antara masyarakatnya yaitu kurangnya interaksi sesama warga. Interaksi terhadap sesama warga yang ada di perkotaan relatif sangat kurang. Asalkan perilaku individu tidak mengganggu individu yang lain, maka hal itu akan dianggap baik-baik saja. Untuk bagian sikap, penilaian masyarakat terhadap parit telah menunjukkan penilaian yang baik yaitu masyarakat di lokasi penelitian mengatakan bahwa penimbunan parit merupakan suatu hal yang salah. Namun masih ada sebagian dari warga yang masih dengan sengaja menimbun parit. Hal ini merupakan perilaku yang salah terhadap parit. Aktivitas penimbunan parit tersebut bahkan dilakukan oleh masyarakat yang telah tahu akan fungsi parit . Hal ini mereka lakukan karena adanya sikap yang tidak peduli terhadap parit. Sebagian masyarakat yang menimbun parit jumlahnya tidak sedikit. Sementara pemeliharaan parit juga telah dilakukan walau hanya sebatas pembersihan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi dan sikap masyarakat, parit, sistem drainase perkotaan
  • NIM: 1202035051
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof.Dr.H. Harihanto, M.S, Novita Surya Ningsih. MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal – Rian Baba (08-25-19-10-04-45).pdf (761 kB)

Pembinaan Remaja di Lembaga Panti Asuhan Uswatun Hasanah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Gilang Cipta Kuswara)

Submitted by: ,
On: Aug 14, 2019 @ 6:59 AM
IP: 110.137.216.96

  • Judul artikel eJournal: Pembinaan Remaja di Lembaga Panti Asuhan Uswatun Hasanah Kota Samarinda, Kalimantan Timur
  • Pengarang (nama mhs): Gilang Cipta Kuswara
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam penelitian ini terdapat permasalahan yang di hadapi oleh Panti Asuhan Uswatun Hasanah Kota Samarinda yaitu mempunyai permasalahan khusus di bidang pembinaan remaja, maka dari itu dibutuhkan tempat untuk para remaja dalam mendapatkan pembinaan dalam hal pendidikan sosial maupun pendidikan keagamaan. Panti Asuhan Uswatun Hasanah yang bersedia memberikan kebijaksanaan penanganan yang diarahkan pada upaya pemberian pelayanan kesejahteraan sosial dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan bagi para remaja terlantar yang berupa pemberian pelayanan fisik, mental dan sosial pada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang lebih luas, tepat dan memadai bagi perkembangan kepribadiannya. Adapun jumlah remaja yang menempati serta di bina oleh panti asuhan Uswatun Hasanah sekitar 104 remaja terbagi dalam pendidikan SMP yaitu berjumlah 45 siswa remaja kemudian SMA berjumlah 59 siswa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pola pembinaan remaja dan kendala yang dialami oleh Panti Asuhan Uswatun Hasanah. Jenis penelitian ini adalah menggunakan analisis dengan metode penjabaran deskriptif yaitu suatu pendekatan yang mengungkap situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata – kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola Pembinaan Remaja Di Panti Asuhan Uswatun Hasanah sudah baik dalam pembinaan di Keagamaan, Pendidikan, Sosial kemasyarakat, dan Lingkungan yang di bimbing oleh pengasuh atau Pembina di Panti Asuhan Uswatun Hasanah. Dan di panti Asuhan terdapat juga kendala yang dihadapi oleh santri minimnya memperoleh pendidikan, pengaruh lingkungan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pembinaan Remaja, Panti Asuhan.
  • NIM: 1202035126
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr.Hj. Hartutiningsih. MS, Drs. Badruddin Nasir. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-14-19-06-59-53).pdf (775 kB)

Persepsi Mayarakat Terhadap Kinerja Kepala Desa di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kutai Kartanegara (Yopita)

Submitted by: ,
On: Aug 12, 2019 @ 5:20 AM
IP: 36.83.32.168

  • Judul artikel eJournal: Persepsi Mayarakat Terhadap Kinerja Kepala Desa di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Yopita
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kutai Kartanegara. Metode penelitian ini yaitu pada jenis penelitian menggunakan penelitian deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif sebagai bentuk analisisnya.Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja kepala desa sidomulyo kecamatan tabang kutai kartanegara. Pertama yaitu, pertanyaan kepada key informan dan informan terkait mengenai mendeskripsikan dan menganalisis mengenai masalah yang ada didesa tersebut. Sesuai kondisi yang dialami dilapangan yaitu kinerja kepala desa dalam memberikan pelayanan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Sidomulyo Kecamatan Tabang sesuai fungsi dan tugas yang sudah ditetapkan. Pemerintahan yang baik diperlukan kerja sama antara pemimpin dengan pegawainya. Untuk itu pegawai dituntut agar bertanggung jawab dalam berbagai usaha dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Pada dasarnya kemampuan yang dimiliki oleh pegawai kantor Desa Sidomulyo sudah cukup baik dan memadai dalam melaksanakan program-program kerja. Namun masih terdapat beberapa hal yang masih menjadi catatan tersendiri untuk pemerintahan Desa Sidomulyo. Hal ini dikarenakan masih adanya beberapa kendala mendasar yang terjadi dalam pelaksanaan program-program kerja.Kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Dalam persepsi masyarakat terhadap kinerja kepala desa dalam meningkatkan pelayanan desa berdasarkan kualitas, kuantitas, paelaksanaan tugas dan tanggungjawab. Pemerintahan yang baik diperlukan kerjasama antara pemimpin dengan pegawainya untuk itu pegawainya dituntut agar bertanggungjawab dalam berbagai usaha dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi Masyarakat, Kinerja Kepala Desa.
  • NIM: 1202035144
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji, M.Drs., MM, Sarifudin, S.Sos, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (08-12-19-05-20-11).pdf (774 kB)

Studi Hermeneutika Sosial Tentang Makna Jihad Menurut Mahasiswa Universitas Mulawarman (Langgeng Saputra)

Submitted by: ,
On: Aug 12, 2019 @ 3:06 AM
IP: 36.83.32.168

  • Judul artikel eJournal: Studi Hermeneutika Sosial Tentang Makna Jihad Menurut Mahasiswa Universitas Mulawarman
  • Pengarang (nama mhs): Langgeng Saputra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Jihad merupakan bagian integral wacana Islam sejak masa awal kedatangannya hingga sampai saat ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variasi makna jihad yang berkembang pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Universitas Mulawarman dijadikan tempat penelitian karena merupakan perguruan tinggi yang memiliki ragam organisasi kemahasiswaan yang memiliki latar belakang kajian keagamaan maupun keilmuan sehingga dimungkinkan banyaknya tafsir atau makna yang berkembang di lingkungan Universitas Mulawarman. Teori Paul Ricouer tentang Hermenutika Sosial saya gunakan untuk menjelaskan tentang bagaimana proses menafsir sebuah makna dari sebuah teks. Ricouer berpandangan bahwa teks memiliki kehidupannya sendiri terlepas dari intensi atau maksud pengarang (otonomi teks). Dalam menginterpretasi teks, Ricoeur juga berpendapat bahwa pemahaman dan penjelasan bukanlah dua metode yang bertentangan dalam menafsirkan teks. Cara kerja hermenutika sosial Paul Ricoeur mencakup tiga faktor yaitu dunia teks, dunia pemateri dan dunia pembaca sedangkan dalam tulisan ini hanya ada dua faktor yaitu dunia teks dan dunia pembaca. Jihad dalam al-Qur’an terulang 41 kali dalam 23 ayat dan oleh Ibn Al-Qayyim dibagi menjadi empat makna, yakni jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan, jihad memerangi kaum kafir dan kaum munafik serta jihad melawan kezaliman dan kefasikan. Sedangkan pembaca hanya membagi jihad dalam dua makna yakni jihad melawan hawa nafsu dan jihad perang. Dalam proses penafsirannya, pembaca sangat dipengaruhi oleh trajektori kehidupan yang mereka pernah lalui. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya makna jihad yang mereka ungkapkan, yaitu perang, membela, melakukan kebaikan, usaha/kekuatan, bersungguh-sungguh, dakwah serta semangat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Jihad, Hermeneutika Sosial, Teks, Pembaca, Makna
  • NIM: 1302035012
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si/Drs. Martinus Nanang, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-12-19-03-06-58).pdf (909 kB)

Dukungan Sosial terhadap Orang Tua Anak Autis Di Kecamatan Tenggarong (Studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara) (Anisa Fitri)

Submitted by: ,
On: Aug 7, 2019 @ 9:35 PM
IP: 182.1.218.75

  • Judul artikel eJournal: Dukungan Sosial terhadap Orang Tua Anak Autis Di Kecamatan Tenggarong (Studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara)
  • Pengarang (nama mhs): Anisa Fitri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Belakangan ini jumlah penyandang autis semakin meningkat. Bagi orang tua yang memiliki anak autis, inilah periode awal kehidupan anak mereka yang merupakan masa-masa sulit dan paling membebani. Pada periode ini sering kali orang tua berhadapan dengan begitu banyak permasalahan. Tidak saja berasal dari orang tua anak autis, tetapi bercampur dengan masalah-masalah dari luar. Hal seperti ini dapat membebani orang tua, termasuk permasalahan muncul dari reaksi masyarakat. Melihat permasalahan yang muncul terhadap orang tua, Sekolah Luar Biasa berperan dalam memberikan dukungan terhadap orang tua nak autis melalui kerjasam antara orang tua dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan yang diberikan oleh SLBN Tenggarong terhadap orang tua anak autis. Dengan melihat unsur sosial, yaitu peran SLBN Tenggarong. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus peneliti adalah dukungan yang didapatkan oleh orang tua yang memiliki anak autisme. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive yaitu kepala sekolah, guru orang tua siswa autis SLBN Tenggarong. Dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriftif dan dianalisis dengan Teori Struktural Fungsional Talcott Parsons. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa (1) Sekolah berperan penting dalam memberikan informasi sesuai kebutuhan orang tua calon siswa autis, (2) Untuk menjalin kedekatan dengan orang tua siswa autis, SLBN Tenggarong rutin melakukan pertemuan dengan orang tua untuk membehas perkembangan anak autis, (3) bentuk pendampingan yang di lakukan SLBN Tenggrong kepada anak autis melalui pendidikan agama yang dapat mewujudkan anak berkebutuhan yang berkarakter yang sesuai dengan nilai agama.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Dukungan Sosial, Orang Tua, Anak Autisme
  • NIM: 1302035168
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badaruddin Nasir M.Si , Sarifuddin, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-07-19-09-35-17).pdf (982 kB)

Perilaku Merokok Remaja Perempuan (Studi Kasus Di Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat) (Yosepa)

Submitted by: ,
On: Aug 7, 2019 @ 9:18 PM
IP: 182.1.203.189

  • Judul artikel eJournal: Perilaku Merokok Remaja Perempuan (Studi Kasus Di Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat)
  • Pengarang (nama mhs): Yosepa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perilaku merokok terjadi pada seluruh lapisan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan, perilaku merokok ini sudah dimulai dari usia anak-anak, remaja hingga dewasa. Setiap tahun prevelansi merokok di Indonesia terus meningkat sama seperti yang terjadi pada perilaku merokok remaja perempuan di Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat. Masa remaja berada pada batas peralihan kehidupan anak dan dewasa, tubuhnya tampak sudah“dewasa”,akan tetapi bila diperlakukan seperti orang dewasa remaja gagal menunjukan kedewasaannya. Pengetahuan dan Pengalamannya mengenai kedewasan masih belum banyak diperoleh karena ia sering terlihat pada seorang remaja adanya kegelisahan, pertentangan, kebingungan, dan konflik pada diri sendiri, baik dalam hal pengambilan keputusan maupun dalam berperilaku. Tujuan dari hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa sebelum perilaku merokok terjadi ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh remaja untuk menjadi seorang perokok, yaitu untuk mengetahui dengan lebih pasti tentang perilaku remaja merokok atau perempuan muda yang ditinjau dari tahapan merokok, sehingga dapat menggambaran serta mengetahui latar belakang perilaku yang mendasari para remaja perempuan atau perempuan muda yang merokok. Subjek dalam penelitian ini adalah perempuan muda berusia 14-18 tahun yang memiliki perilaku merokok. bagaimana karakteristik tahapan perilaku perokok remaja perempuan di kampung Jengan Danum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknis analisis dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja perempuan lebih mudah terpengaruh oleh orang tua dan teman sebayanya, yaitu hasil dari melihat orang tua dan hubungan pertemanan yang terlalu dekat, serta bentuk perilaku ini merupakan bentuk perilaku menyimpang, yang terkait dengan tingkah laku menyimpang yaitu merokok.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Remaja, Tahapan Merokok, Perilaku Merokok Remaja.
  • NIM: 1202035084
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M. Si/Novita Surya Ningsih, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-07-19-09-18-26).pdf (990 kB)

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakpuasan Pasien terhadap Pelayanan Puskesmas Suliliran Baru Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser. (Ria Armilasari)

Submitted by: ,
On: Aug 7, 2019 @ 7:34 PM
IP: 182.1.218.148

  • Judul artikel eJournal: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakpuasan Pasien terhadap Pelayanan Puskesmas Suliliran Baru Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser.
  • Pengarang (nama mhs): Ria Armilasari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Suliliran Baru, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Milles dan Huberman (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan Puskesmas Suliliran Baru Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser adalah (1) akses layanan kesehatan yang kurang memadai, (2) mutu layanan kesehatan yang masih kurang, (3) proses layanan kesehatan yang masih kurang dan (4) prasarana dan sarana layanan kesehatan di Puskesmas Suliliran yang belum memenuhi standar. Saran penelitian ini adalah (1) akses menuju Puskesmas Suliliran Baru memerlukan perbaikan agar pasien tidak lagi terkendala dengan masalah jalan. (2) manajemen kerja yang lebih tertata dengan baik serta meningkatkan mutu pelayanan. (3) komunikasi yang terjalin antara petugas dengan pasien perlu ditingkatkan. (4) menata ulang prasarana dan sarana layanan kesehatan agar sesuai dengan proporsi yang sudah tercantum di dalam prosedur yang berlaku.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpuasan, ketidakpuasan Pasien,Pelayanan
  • NIM: 1402035026
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, M.S, Sarifudin, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-07-19-07-34-48).pdf (853 kB)

ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PRASARANA JALAN DI DESA PENDINGIN KECAMATAN SANGA-SANGA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (OKY FERNANDA PUTRA)

Submitted by: ,
On: Aug 1, 2019 @ 3:06 AM
IP: 36.74.241.71

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PRASARANA JALAN DI DESA PENDINGIN KECAMATAN SANGA-SANGA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
  • Pengarang (nama mhs): OKY FERNANDA PUTRA
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilakukan untuk melihat serta mengukur sampai dimana tingkat partisipasi Masyarakat berdasarkan teori delapan anak tangga Arnstein, dengan melihat faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan jalan. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode penelitian kualitatif dengan menguraikan data secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara. Peneliti melakukan pengecekan data melalui berbagai sumber dengan melakukan wawancara ke beberapa informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur jalan cukup baik, yakni terdapat dua hal yang mempengaruhi. Pertama, adanya kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan membebaskan lahannya. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat dilihat dengan bentuk swadaya masyarakat baik dalam hal tenaga ataupun dalam bentuk materi. Kedua, pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Pendingin dipengaruhi oleh faktor pendukung diantaranya yaitu sumbangan dan dukungan masyarakat serta faktor kesadaran atau kemauan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu adanya dana Desa dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Masyarakat Desa Pendingin sebagian menganggap bahwa dana yang ada untuk Desa dapat menutupi dan membiayai segala keperluan dalam pembangunan yang ada di Desa. Sedangkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat menjadi kendala bagi pencapaian program pembangunan. Pengembangan pola pikir masyarakat sangat terbatas terhadap program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah desa, misalnya penyuluhan tentang peraturan perundang-undangan, tata cara pelaksanaan pembangunan partisipatif dan lainnya. Tingkat pendidikan yang rendah rata-rata penduduk masyarakat pendingin menyebabkan kesadaran akan partisipasi menjadi kurang, diantaranya pemerintah harus memberikan bimbingan terlebih dahulu kepada masyarakat yang meminta ganti rugi berlebihan terhadap lahan tanahnya yang terkena pembuatan jalan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Partisipasi, pembangunan infrastruktur
  • NIM: 1202035092
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri murlianti, M.Si dan Ratna Purba, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal (08-01-19-03-06-43).pdf (220 kB)

Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lingkungan Masyarakat, Desa Badak Baru (Km.4), Muara Badak (Mega Dwi Permata Sari)

Submitted by: ,
On: Jul 22, 2019 @ 10:42 PM
IP: 182.1.209.24

  • Judul artikel eJournal: Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lingkungan Masyarakat, Desa Badak Baru (Km.4), Muara Badak
  • Pengarang (nama mhs): Mega Dwi Permata Sari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial ( PSK ) Bagi Masyarakat Sekitar Desa Badak Baru ( Km.4), Muara Badak. Pekerja Seks Komersial ( PSK ) merupakan masalah sosial karena perbuatannya tidak bermoral dan merusak tatanan sosial masyarakat nilai hukum dan norma-norma sosial. Dengan adanya krisis moneter dan ekonomi menjadi faktor pendorong bagi masyarakat untuk melakukan pekerjaan dengan jalan pintas salah satunya prostitusi. Selain itu praktek prostitusi yang berlangsung ditempat-tempat non lokalisasi juga semakin menjamur dikalangan masyarakat. Rumusan masalah, Bagaimana Dampak Lokalisasi Pekerja Seks Komersial ( PSK ) Bagi Masyarakat Sekitar Desa Badak Baru ( km.4). Teori Konflik George Ritzer. Jenis Penelitian, deskriptif kualitatif. Fokus Penelitian, Penyebaran penyakit, kriminalitas, ekonomi, dan moralitas. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif menurut Milles dan Huberman. Sumber data diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Hasil Penelititian diperoleh gambaran bahwa secara keseluruhan dampak yang ditimbulkan dari adanya lokalisasi komplek Pekerja Seks Komersial ( PSK ) yaitu berupa penyebaran penyakit yang berupa penyakit shypilis. dan kencing nanah, berdampak terhadap perkembangan ekonomi masyarakat. Kriminalitas yang terjadi berupa perkelahian antar pengunjung, rebutan perempuan, perang mulut yang diakibatkan gara-gara minuman alkohol. Moralitas merupakan suatu tolak ukur untuk menentukan baik buruknya tingkah laku seseorang. Kerusakan moralitas makin meluas dengan adanya keberadaan lokalisasi pekerja seks komersial ( PSK ) dikalangan masyarakat. Dari hasil penelitian ini sebaiknya aparatur terutama bagi pihak Dinas Sosial lebih bijak dalam menanggulangi masalah prostitusi dan segera dilakukannya penutupan lokalisasi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pekerja Seks Komersial ( PSK ), Masyarakat.
  • NIM: 1302035164
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe. M. Si, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (07-22-19-10-42-21).pdf (797 kB)