Peran Lembaga Adat Dayak Lundayeh Dalam Pelaksanaan Denda Perkelahian di Desa Pelita Kanaan Kabupaten Malinau (Marco Pangeran)

Submitted by: ,
On: Oct 22, 2020 @ 11:13 AM
IP: 114.125.213.222

  • Judul artikel eJournal: Peran Lembaga Adat Dayak Lundayeh Dalam Pelaksanaan Denda Perkelahian di Desa Pelita Kanaan Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Marco Pangeran
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui, menganalisis serta mendeskripsikan Partisipasi Masyarakat. Peran Lembaga Adat Dayak Lundayeh dalam Melaksanakan Denda Perkelahian di Desa Pelita Kanaan Kabupaten Malinau. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian peran lembaga adat dayak lundayeh dalam pelaksaan denda perkelahaian,di desa pelita kanaan kabupaten malinau. kemudian metode teknik pengumpulan data dijalankan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mendeskriptifkan peran lembaga adat Dayak Lundayeh dalam pelaksanaan denda yang ditetapkan melalui sidang adat, stuktur kelembagaan adat suku dayak lundayeh ialah dipimpin seorang kepala adat dan wakil adat seta anggota anggota adat lainnya, sorang kepala adat di tunjuk berdasarkan kriteria yang ada dalam komunitasnya dan mempunya pemahaman tentang budaya adat. Serta mendeskriptifkan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan denda perkelahian pada masyarakat adat Dayak Lundayeh. Permasalahan sosial yang diakibatkan dari perkelahian, lembaga adat Dayak Lundayeh dapat melaksanakan sidang adat untuk menyelesaikan sengketa dan memutuskan pemberian sanksi denda uang dan barang kepada pihak yang bersalah sebagai bentuk permohonan maaf dari pihak yang bersalah kepada pihak yang dirugikan, agar permasalahan yang ada menjadi dipulihkan. Faktor penghambat pelaksanaan denda perkelahian adalah keterbatasan ekonomi dan ketidakpatuhan pelaku untuk membayarkan denda, Sedangkan faktor pendukung pelaksanaan denda perkelahian adalah tradisi yang kuat pada masyarakat Dayak Lundayeh terhadap adat dan hukum adat, karakter masyarakat Dayak Lundayeh untuk mematuhi keputusan yang sudah diputuskan melalui sidang adat, dan pengakuan secara yuridis keberadaan hukum adat dalam menyelesaikan sengketa dan permasalahan yang terjadi pada masyarakat diluar hukum positif yang berlaku di Indonesia.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Lembaga, Masyarakat Adat, Denda Perkelahian.
  • NIM: 1302035153
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.Si, Sarifudin, S.Sos. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Marco Pangeran (10-22-20-11-13-31).pdf (794 kB)

Latar Belakang Perceraian Di Kecamatan Sangatta Uatara Kabupaten Kutai Timur Periode 2017-2019. (Zaqiah Hapsarinur Achmad)

Submitted by: ,
On: Oct 22, 2020 @ 9:47 AM
IP: 114.125.197.58

  • Judul artikel eJournal: Latar Belakang Perceraian Di Kecamatan Sangatta Uatara Kabupaten Kutai Timur Periode 2017-2019.
  • Pengarang (nama mhs): Zaqiah Hapsarinur Achmad
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang latar belakang perceraian yang terjadi di Kecamatan Sangatta Utara yang dilihat dari aspek proses perceraian yang setiap tahunnya mengalama peningkatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja yang melatarbelakangi tingginya angka perceraian di Kecamatan Sangatta Utara dan Untuk Mengetahui dampak sosial yang diakibatkan karena kasus perceraian. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif dengan pendekatan metode kualitatif, selanjutnya penulis mengumpulkan data menggunakan metode: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah: pelaku perceraian dan Panitera Pengadilan Agama Kecamatan Sangatta Utara. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini yaitu purposive sampling. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, kesimpulan dan verifikasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu; (1) faktor terbesar penyebab terjadinya kasus perceraian adalah pertengkaran terus menerus/ketidakharmonisan, dimana kurangnya saling pengertian suami ataupun istri dalam suatu rumah tangga sehingga setiap yang mengalami keributan selalu untuk menempuh jalan perceraian dan yang paling signifikan yang dihadapi suatu keluarga adalah (2) tidak terpenuhnya kebutuhan lahir dari segi faktor ekonomi sehingga paling rentang mengalami perceraian dan adanya sifat salah satu pihak yang menyebabkan ketidakharmonisan disebabkan adanya orang-orang yang tidak terduga masuk dalam rumah tangga mereka, sehingga dapat menyebabkan suatu permasalahan rumah tangga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Latar Belakang, Perceraian, Sangatta Utara.
  • NIM: 1302035031
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Badruddin Nasir, M.Si, Novita Surya Ningsih, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Zaqiyah (10-22-20-09-47-19).pdf (815 kB)