Efektivitas Penggunaan Penyeberangan Ferry Tradisional (Studi Pada Pengguna Jasa Penyeberangan Sungai Di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara (Ainur Rasidah )

Submitted by: rasidah, ainur
On: Nov 14, 2013 @ 3:59 AM
IP: 118.97.210.154

  • Judul artikel eJournal: Efektivitas Penggunaan Penyeberangan Ferry Tradisional (Studi Pada Pengguna Jasa Penyeberangan Sungai Di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Ainur Rasidah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Abstrak

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas penggunaan penyeberangan kapal ferry tradisional di Kabupaten Kutai Kartanegara Desa Perjiwa. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kutai Kartanegara tepatnya di Desa Perjiwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menggali data-data dari lapangan, yaitu melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, serta data primer yang didapat dari hasil wawancara dimana instrument utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan situasi dan kondisi. Dalam penelitian ini, penulis juga menggunakan penelitian survey, wawancara dan dokumentasi guna memperoleh data primer mengenai Efektivitas pengguna penyeberangan kapal ferry tradisional. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini efektivitas penggunaan penyeberangan kapal ferry Tradisional dinilai baik karena penyeberangan ini lebih lama digunakan dibandingkan ferry PT.ASDP milik pemerintah. Penyeberangan Ferry Tradisional ini juga sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat seperti kehidupan ekonomi, mencapai tempat kerja, sekolah dan tempat wisata.

    Kata Kunci: Efektivitas, Pengguna penyeberangan, Ferry Tradisional

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Efektivitas, Pengguna penyeberangan, Ferry Tradisional
  • NIM: 0902035038
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS 2. Drs. H. Massad Hatuwe, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL AINUR (11-14-13-03-59-42).pdf (198 kB)

Peran Battra Dalam Pengobatan Tradisional Pada Komunitas Dayak Agabag Di Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan (Rahmat Dermawan)

Submitted by: dermawan, rahmat
On: Nov 8, 2013 @ 2:49 PM
IP: 110.139.148.135

  • Judul artikel eJournal: Peran Battra Dalam Pengobatan Tradisional Pada Komunitas Dayak Agabag Di Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan
  • Pengarang (nama mhs): Rahmat Dermawan
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): ABSTRAK

    Pengobatan tradisional sebagai budaya bangsa merupakan suatu upaya penyembuhan dan perawatan cara lain di luar ilmu kedokteran. Kenyataan menunjukkan bahwa pengobatan tradisional masih mendapat tempat disamping pengobatan modern hingga waktu ini di Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan. Pandangan informan terhadap profesi battra pada pengobatan tradisional positif, harapan informan terhadap peran battra dipandang sesuai dengan realitas (terjadi konformitas). Pada prinsipnya profesi battra dianggap membantu dan masih sangat dibutuhkan. Informan memiliki harapan agar battra tetap melakukan pengobatan, selain itu informan berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan kepada profesi battra berupa pendanaan (tunjangan) agar battra dapat lebih fokus terhadap profesi sebagai pengobat tradisional. Juga diharapkan pembinaan kepada battra untuk meningkatkan pengetahuan battra tentang pengobatan tradisional. Selain itu informan berharap agar tenaga pengobatan medis dapat mendukung peran battra melalui praktek pengobatan di pemukiman yang jauh dari puskesmas induk. Realitas peran yang dijalankan oleh batra kepada pasien selaku individu yang menjadi informan sudah sesuai dengan harapan. Informan merasa puas dengan pelayanan battra, informan merasa dilayani dengan baik. Hubungan antara battra dengan masyarakat atau sebaliknya seperti keluarga, tidak ada tarif khusus dari battra yang ditetapkan kepada pasien ketika berobat, semua atas dasar kerelaan hati dan keikhlasan pasien untuk memberikan imbalan. Dampaknya hubungan antara battra dan pasien semakin baik dan semakin intens.

    Kata Kunci : Peran Battra, Komunitas, Dayak Agabag, Pengobatan Tradisional

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Battra, Komunitas, Dayak Agabag, Pengobatan Tradisional
  • NIM: 0902035064
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Prof. Dr. H. Harihanto, MS 2. Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal pdf (11-08-13-02-49-08).pdf (319 kB)

Studi Tentang Penggunaan Internet Oleh Pelajar (Studi Pada Penggunaan Internet Oleh Pelajar SMPN 1 Samarinda) (Riska)

Submitted by: wahyudi, wahyudi
On: Nov 7, 2013 @ 9:58 AM
IP: 110.139.148.135

  • Judul artikel eJournal: Studi Tentang Penggunaan Internet Oleh Pelajar (Studi Pada Penggunaan Internet Oleh Pelajar SMPN 1 Samarinda)
  • Pengarang (nama mhs): Riska
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): ABSTRAK

    Tujuan penelitian adalah pertama, untuk mengetahui apakah mengakses internet merupakan suatu kebutuhan bagi pelajar SMP N 1 Samarinda, kedua, untuk mengetahui keperluan pelajar SMP N 1 dalam mengakses internet, ketiga untuk mengetahui waktu-waktu yang sering digunakan oleh pelajar SMP N 1 Samarinda dalam mengakses interner setiap hari dan untuk mengetahui pendapat dari para guru SMP N 1 Samarinda mengenai penggunan dan manfaat internet pada para pelajar SMP N 1 Samarinda.
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisis data yang diperoleh dilapangan. Digunakan teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer yang bertumpu pada tiga premis yaitu: premis yang pertama, manusia bertindak terhadap sesuatu berdasarkan makna-makna yang ada pada sesuatu itu bagi mereka. Kedua, makna tersebut berasal dari interaksi sosial seseorang dengan orang lain. Ketiga, makna-makna tersebut disempurnakan disaat proses interaksi sosial.
    Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa pelajar SMP N 1 Samarinda sering mengakses internet pada saat setelah pulang sekolah dan menghabiskan waktu dengan hanya bermain internet. Informan perempuan lebih dominan mengakses internet setiap hari dengan waktu sekitar 2 – 3 jam dalam sehari, sedangkan informan laki-laki cenderung jarang mengakses internet dengan waktu 1 jam. Mereka tidak terlepas dari situs jejaring sosial (facebook dan twitter) dan permainan, walaupun beberapa dari mereka memanfaatkan internet sebagai sumber informasi, kebutuhan pelajar SMP N 1 Samarinda terhadap internet sangat penting karena dengan internet dapat menambah wawasan mereka mengenai pengetahuan dan informasi serta menjadi salah satu hiburan untuk mereka. Akan tetapi, kemahiran mereka dalam menggunakan internet tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar disekolah.
    Kata Kunci: internet dan pelajar

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Internet dan Pelajar
  • NIM: 0902035037
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1.Prof. Dr. H. Harihanto, MS 2. Agustin Nurmanina, S.Sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal pdf (11-07-13-09-58-07).pdf (140 kB)

Tinjauan Tentang Perilaku Konsumtif Remaja Pengunjung Mall Samarinda Central Plaza (Wahyudi)

Submitted by: wahyudi, wahyudi
On: Nov 7, 2013 @ 7:45 AM
IP: 110.139.148.135

  • Judul artikel eJournal: Tinjauan Tentang Perilaku Konsumtif Remaja Pengunjung Mall Samarinda Central Plaza
  • Pengarang (nama mhs): Wahyudi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Abstrak

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau tentang perilaku konsumtif remaja pengunjung Mall Samarinda Central Plaza serta untuk mengetahui remaja memilih belanja di Mall. Penelitian ini dilakukan di Mall Samarinda Central Plaza. Remaja merupakan masa-masa yang masih terbilang kurang stabil dan bersifat dinamis, terutama masih dalam tahap pencarian akan sebuah identitas diri dengan tuntutan berbagai kebutuhan dan cenderung berlaku konsumtif. Mall umumnya adalah seputar fashion dan pernak pernik kaum muda, produk keluaran Mall ini terlihat modern dan eksklusif. Oleh karena itu tidaklah mengherankan kalau berbagai produk yang ditawarkan dari sebuah Mall lebih ditujukan untuk kalangan remaja. Hal ini didukung dengan konsep Mall secara keseluruhan yang sangat identik dengan jiwa anak muda khususnya remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menggali data-data dari lapangan, yaitu melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, serta data primer yang didapat dari hasil wawancara dimana instrument utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Perilaku konsumtif remaja pengunjung Mall Samarinda Central Plaza sebagian besar dari keseluruhan adalah untuk berbelanja dan mengkonsumsi barang yang ditawarkan di pusat perbelanjaan tersebut meskipun ada beberapa remaja berkunjung ke Mall untuk menghilangkan rasa jenuh dan sebagai sarana rekreasi atau hiburan, jalan-jalan dan bersosialisasi.

    Kata Kunci: Remaja, Perilaku Konsumtif

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Remaja, Perilaku Konsumtif
  • NIM: 0902035057
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: 1. Prof. Dr. H. Sutadji, MM 2. Drs. Badruddin Nasir, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal wahyudi PDF (11-07-13-07-45-39).pdf (128 kB)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEBERADAAN ANAK JALANAN DI KOTA BALIKPAPAN (Tjutjup Purwoko )

Submitted by: ,
On: Oct 26, 2013 @ 2:06 AM
IP: 125.160.72.225

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEBERADAAN ANAK JALANAN DI KOTA BALIKPAPAN
  • Pengarang (nama mhs): Tjutjup Purwoko
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keberadaan anak jalanan dikota Balikpapan dan menganalisis aktivitas kehidupan sehari-hari anak jalanan dikota Balikpapan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dimana penelitian ini lebih menekankan pada pengungkapan makna dan proses yang merupakan hal yang emosional, latar belakang alami (natural setting) digunakan sebagai sumber data langsung dari peneliti sendiri sebagai instrument kunci (Lincolin dan Guba, 1985). Penelitian ini sering disebut sebagai penelitian terpancing (embedded qualitative research) atau lebih populer disebut sebagai penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan situasi dan kondisi, sumber data yang diperoleh peneliti dengan melakukan wawancara langsung dengan informan kunci dalam hal ini anak jalanan agar dapat mengetahui faktor mengapa mereka bekerja dijalanan dan apa saja aktivitas keseharian yang mereka lakukan di jalan, sedangkan data sekunder diperoleh dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Tenaga Kerja Dan Sosial Kota Balikpapan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial weber (Social Action), tindakan sosial dapat digolongkan menjadi empat kelompok (tipe), yaitu tindakan rasional instrumental atau murni, tindakan rasional berorientasi nilai, tindakan tradisional, dan tindakan afeksi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini, faktor yang menyebabkan keberadaaan anak jalanan tersebut adalah faktor ekonomi, faktor pendidikan yang rendah baik dari orang tua maupun anak,kesadaran dari diri pribadi si anak yang ingin membantu orang tua. Aktivitas yang mereka lakukan sehari-harinya adalah beragam antara lain dari pagi hari hingga petang berjualan koran, pengemis, pengamen dijalanan, buruh angkut dipasar, dan ada juga anak yang bekerja sebagai pengamen dan tukang minta-minta di area tempat hiburan warga kota Balikpapan di malam hingga dini hari.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Anak Jalanan
  • NIM: 0902035037
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS & Drs. Badruddin Nasir, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Tjutujup Jurnal (10-26-13-02-06-54).pdf (96 kB)

Pembagian Kerja Berdasarkan Jenis Kelamin ( Analisis Gender Terhadap Tenaga Kerja PT Muara Toyu Subur Lestari Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Paser) (Saidah)

Submitted by: ,
On: Oct 27, 2013 @ 9:55 AM
IP: 192.168.0.3

  • Judul artikel eJournal: Pembagian Kerja Berdasarkan Jenis Kelamin ( Analisis Gender Terhadap Tenaga Kerja PT Muara Toyu Subur Lestari Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Paser)
  • Pengarang (nama mhs): Saidah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Ada tujuh jenis pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin pada perkebunan kelapa sawit PT Muaratoyu Subur Lestari di desa Mendik kecematan Longkali kabupaten Paser yaitu Manager, asisten, KTU, staff, kerani, mandor dan tenaga kerja harian. Pembagian kerja pada tujuh jenis pekerjaan ini dipengaruhi pemahaman masyarakat mengenai aspek biologis yang melekat pada jenis kelamin tertentu dan aspek budaya yang sudah mengakar dalam masyarakat.

    Pengelola perkebunan kelapa sawit PT Muaratoyu Subur Lestari di desa Mendik kecematan Longkali kabupaten Paser melakukan pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin menurut keahlian dan kemampuan serta pendidikan. Tak lepas dari itu saja pengelola perusahaan dan tenaga kerja harian (buruh harian) juga melihat pada aspek biologis dan budaya dalam pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, aspek biologis ini bisa dilihat dari anggapan fisikologisnya seperti pandangan atau anggapan masyarakat mengenai keadaan fisik perempuan yang lemah dan laki-laki dianggap kuat sehingga ada penempatan tenaga kerja pada pekerjaan yang dianggap ringan dan penempatan tenaga kerja pada pekerjaan yang dianggap berat serta aspek budaya mayarakat paser maupun budaya indonesia pada umumnya mengenai pembagian kerja berdsarakan jenis kelamin. Hal ini bisa terlihat dalam kebisaan masyarakat paser mengenai pembagian kerja dalam rumah tangga, pembagian kerja dalam bercocok tanam yaitu nasok dan nias, pembagian kerja dalam upacara adat yaitu ronggeng dan belian.

    Pembagian kerja antara tenaga kerja laki-laki dan tenaga kerja perempuan dalam tujuh jenis pekerjaan tersebut terjadi ketidakadilan gender. Ketidakadilan gender tersebut berupa Pelebelan Negatif (Stereotip), Penomorduaan (Subordinasi), Beban Ganda (Double Burden), dan peminggiran (marginalisai) terhadap tenaga kerja perempuan di perkebunan kelapa sawit PT Muaratoyu Subur Lestari.

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pembagian Kerja, Jenis Kelamin, Nature, Nurture, Gender, Perkebunan Kelapa Sawit
  • NIM: 0902035050
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Muhammad Arifin, M. Hum dan Dra. Lisbet Situmorang M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 4
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal saidah NEW (10-27-13-09-55-07).pdf (82 kB)

Persepsi masyarakat terhadap korupsi di Kutai Kartanegara (Samsyul )

Submitted by: ,
On: Oct 2, 2013 @ 3:05 AM
IP: 112.215.36.143

  • Judul artikel eJournal: Persepsi masyarakat terhadap korupsi di Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Samsyul
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Abstrak

    Istilah korupsi bukanlah sesuatu yang asing lagi di telinga kita. Korupsi adalah suatu perilaku yang menginginkan keuntungan pribadi, keluarga, dan kelompok dengan cara melanggar hukum. Korupsi lahir karena abmruknya nilai-nilai social, korupsi kambuh karena adanya penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan. Korupsi hidup dan berkembang karena sikap dan mental dari individu yang bobrok. Perilaku korupsi sudah menyebar luas karena pada hakekatnya kebutuhan dan keinginan manusia relatif tidak ada batasnya. Faktor psikologis, pengetahuan agama, dan pendidikan budi pekerti sangat berpengaruh terhadap motif seseorang dalam melakukan praktek korupsi.

    Kiranya setiap orang menyadari bahwa korupsi merupakan tindakan yang tidak baik. Hal ini karena korupsi sangat merugikan negara dan rakyat kecil, sehingga dapat menghambat pembangunan infrasrtuktur dan dapat memberikan contoh yang buruk kepada orang lain dan generasi berikutnya. Meskipun menyadari beratnya ancaman hukuman dan masih perlu dipertimbangkan tercemarnya nama baik keluarga, tindakan korupsi masih saja ada.

    Mungkin setiap pelaku korupsi mengalami bebagai dorongan atau tekanan (pressure) yang menjadi penyebab ia berperilaku korup. Dorongan yang paling kuat adalah yang berkitan dengan nafsu/keinginan memiliki sesuatu yang berlebihan, sehingga orang yang memiliki kekayaan pun juga berperilaku korup.

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Masyarakat, Korupsi, Kabupaten Kutai Kartanegara
  • NIM: 0902035071
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. DR. H. Harihanto, MM dan Drs. Sugandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): _ejournal (10-02-13-03-05-29).pdf (63 kB)

Analisis Sosiologis Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa Pada SMA Pembangunan Kabupaten Malinau (Jonaidi)

Submitted by: ,
On: Sep 9, 2013 @ 7:49 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: Analisis Sosiologis Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa Pada SMA Pembangunan Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Jonaidi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan peneliti adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi bentuk-bentuk perilaku menyimpang siswa, menggali faktor penyebab, menggali cara yang digunakan oleh SMA pembangunan untuk mencapai tujuan budaya pendidikan serta melihat kedisiplinan siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif data dianalisis dengan mempertemukan teori dengan evidensi (data) dengan suatu kerangka analitis. Digunakan teori Ketegangan dari Robert King Merton mengenai lima tipe adaptasi individu terhadap situasi tertentu; empat di antaranya merupakan perilaku menyimpang. Pada konformitas perilaku mengikuti tujuan masyarakat dan cara yang ditentukan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut. Pada inovasi perilaku mengikuti tujuan masyarakat tetapi memakai cara yang dilarang masyarakat. Pada (ritualisme) perilaku seseorang telah meninggalkan tujuan budaya namun masih berpegang pada cara-cara yang digariskan masyarakat. Pada retretisme seseorang tidak mengikuti tujuan budaya dan juga tidak mengikuti cara untuk meraih tujuan budaya. Dan pemberontakan (rebellion) menolak tujuan masyarakat dan tidak mengakui struktur yang ada dan berupaya menciptakan struktur sosial yang baru. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini, bentuk-bentuk perilaku menyimpang yang terjadi pada SMA Pembangunan yaitu; berkelahi, berpakaian tidak rapi, membolos sekolah, membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan sekolah, terlambat masuk sekolah, merokok, minum minuman keras (Miras), mengkonsumsi obat dextro, dan menghisap lem. Adapun faktor yang mempengaruhi siswa berperilaku menyimpang yaitu; faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan sekolah dan faktor lingkungan teman sebaya. Perilaku penyimpangan yang lebih dominan adalah tipe penyimpangan retretisme (retretism), yaitu respon yang menunjukkan sikap seseorang menolak tujuan budaya dan menolak cara yang dilembagakan oleh masyarakat. Respon seorang siswa yang telah beradaptasi pada penyimpangan retretisme ditunjukkan melalui sikapnya yang tidak lagi mentaati peraturan yang ada pada sekolah tersebut dan tujuannya kesekolahpun bukan untuk menimba ilmu pengetahuan tetapi hanya ingin mendapatkan ijasah.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perilaku Menyimpang, Robert King Merton, Tujuan Budaya, Sekolah, Keluarga, Teman
  • NIM: 0902035040
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang, MA., Agustin Nurmanina, S.Sos, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal (09-09-13-07-49-38).pdf (95 kB)

Persepsi Remaja Tentang Film Porno (Studi Kasus di SMK Nuri Samarinda) (Fenny Agustina Wati)

Submitted by: ,
On: Sep 9, 2013 @ 5:34 AM
IP: 203.130.214.106

  • Judul artikel eJournal: Persepsi Remaja Tentang Film Porno (Studi Kasus di SMK Nuri Samarinda)
  • Pengarang (nama mhs): Fenny Agustina Wati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Maraknya peredaran film porno yang semakin luas di berbagai kalangan terutama remaja baik itu dari internet dan media elektronik lainnya membuat penulis tertarik untuk meneliti persepsi tentang film porno di kalangan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan fakta-fakta secara lengkap di dalam berbagai aspek yang diselidiki yaitu pengetahuan dan sikap remaja terhadap film porno serta faktor yang mendorong mereka untuk melihat film porno.
    Hasil dari penelitian ini adalah sebagian pelajar di SMK Nuri Samarinda mengetahui apa itu film porno. Tanggapan para pelajar ada yang menerima dan menolak keberadaan film porno. Sebagian pelajar menganggap bahwa film porno itu menyimpang dari aturan dan nilai di dalam norma yang berlaku di dalam masyarakat dan cenderung menolak keberadaan film porno. Sebaliknya sebagian pelajar lagi beranggapan bahwa film porno adalah suatu hal yang biasa untuk diketahui oleh para remaja sebagai manusia yang ingin memenuhi kebutuhan di dalam dirinya untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan seks.. Walaupun mereka cenderung mendukung keberadaan film porno namun bukan berarti mereka juga ikut untuk melakukan penyimpangan atau kejahatan seksual lainnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Remaja, Film Porno, SMK Nuri Samarinda
  • NIM: 0802035006
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Muhammad Arifin, M.Hum., Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal sosiatri (fenny) (09-09-13-05-34-30).pdf (86 kB)

Peran Wanita Karier Dalam Menjalankan Fungsi Keluarga (Studi Kasus Pada Wanita Yang Menjabat Eselon Di Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan) (Awing Yunita)

Submitted by: ,
On: Jul 9, 2013 @ 2:32 AM
IP: 103.31.207.25

  • Judul artikel eJournal: Peran Wanita Karier Dalam Menjalankan Fungsi Keluarga (Studi Kasus Pada Wanita Yang Menjabat Eselon Di Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan)
  • Pengarang (nama mhs): Awing Yunita
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Wanita di masa sekarang terlihat semakin berperan dalam berbagai bidang; ikut serta dan berperan aktif dalam jajaran pemerintahan, dunia usaha, organisasi-organisasi sosial, pendidikan, seni budaya, olahraga, komunikasi, dan lain-lain. Perkembangan itu memperlihatkan bahwa wanita telah memperoleh kesempatan berdasarkan kemampuannya untuk menjalankan perannya seluas-luasnya baik sebagai ibu rumah tangga maupun wanita karier. Adanya fenomena wanita karier yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak, menyebabkan waktu untuk mengurus keluarga menjadi terbatas termasuk dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pendidik dan mendidik anak-anaknya di rumah. Wanita karier pergi bekerja di luar rumah secara rutin (setiap jam kerja) yaitu masuk kerja pada pagi hari, dan pulang kerja pada sore hari, atau malam hari, atau ke luar kota dikarenakan tugas oleh kantor, salah satunya sebagai wanita karier yang mempunyai jabatan di Pemerintah.
    Terlihat jelas bahwa aktivitas sebagai wanita karier berdampak positif dan negatif terhadap fungsi keluarga. Oleh karena itu penulis sangat tertarik untuk dapat meneliti peran wanita karier di Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan dalam menjalankan fungsi keluarga, yang objeknya adalah wanita yang menjabat Eselon dengan kriteria sudah berkeluarga dan mempunyai anak.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Wanita Karier dan Fungsi Keluarga
  • NIM: 06.53939.08214.02
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2006
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS, dan Agustin Nurmanina, S.Sos, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 1
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2013
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Awing Yunita (07-09-13-02-32-33).pdf (156 kB)