Dramaturgi Kehidupan Gigolo di Kota Samarinda (Mahrita)

Submitted by: ,
On: Sep 4, 2019 @ 2:21 AM
IP: 36.75.41.197

  • Judul artikel eJournal: Dramaturgi Kehidupan Gigolo di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Mahrita
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menggambarkan secara jelas Dramaturgi Kehidupan Gigolo Di Kota Samarinda. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu pada panggung depan dan panggung belakang dimana seorang gigolo memainkan perannya. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang sangat besar terjadi ketika seorang gigolo berada di belakang panggung dan ketika gigolo sedang di depan panggung. Penulis semaksimal mungkin mendekatkan diri dengan informan agar mendapatkan kepercayaan sehingga informan mau bercerita secara terbuka tentang kehidupannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penelitian tentang kehidupan gigolo di Kota Samarinda dimana peneliti menyaksikan secara langsung kehidupan para gigolo dari tahap persiapan (belakang panggung) hingga gigolo bertemu dengan para tamu (panggung depan). Dramaturgi kehidupan gigolo di Kota Samarinda adalah gambaran suram dari segelintir pekerja sebagai penyedia jasa seksual yang dilakoni oleh para gigolo sebagai upaya memenuhi kebutuhan ekonomi serta kepuasan seksualitas. Dengan menggunakan teori dramaturgi, penulis menyaksikan secara langsung para gigolo berjuang memenangkan perhatian para tamu. Mereka bersaing mengoptimalkan segenap pesona diri mulai dari persiapan (panggung belakang) yakni: busana, riasan wajah, tutur kata, hingga gerak-gerik tubuh agar dapat menarik perhatian tamu. Segala sesuatu yang di perlihatkan oleh seorang gigolo saat bertemu tamu (panggung depan) sangat berbanding terbalik ketika para gigolo berada di kost atau rumah (panggung belakang). Hal ini dapat penulis lihat ketika menjumpai gigolo di rumah dan di kost. Pakaian yang dikenakan, riasan wajah, tutur kata yang disampaikan, serta gerak gerik tubuhnya berbeda. Jika di rumah gigolo menggunakan kaos oblong, celana boxer, tidak memakai riasan wajah, tidak bertutur kata manis tetapi ketika sedang bertemu tamu gigolo sangat memperhatikan kerapian pakaian yang dikenakan, menggunakan riasan wajah, tutur kata yang manis serta memperlihatkan gerak gerik tubuh yang menggoda. Saran dari penelitian ini adalah sebagai bahan pembelajaran bagi mahasiswa khususnya mahasiswa jurusan sosiologi untuk mengkaji berbagai fenomena kehidupan sosial dengan teori dramaturgi Erving Goffman.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Gigolo, Dramaturgi, Front Stage, Back Stage, Off Stage
  • NIM: 1202035083
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, S.Sos, M.Si, Ratna Purba, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (09-04-19-02-21-26).pdf (876 kB)

Peranan Badan Narkotika Nasional Kota Samarinda dalam Menanggulangi penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar di SMK Negeri 6 Samarinda (Daniel Silvanus)

Submitted by: ,
On: Sep 4, 2019 @ 1:32 AM
IP: 36.75.41.197

  • Judul artikel eJournal: Peranan Badan Narkotika Nasional Kota Samarinda dalam Menanggulangi penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar di SMK Negeri 6 Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Daniel Silvanus
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran Badan Narkotika Nasional dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam melaksanakan peranan Badan Narkotika Nasional dalam menanggulangi masalah narkoba. Metode penelitian kualitatif dengan menguraikan data secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara. Peneliti melakukan pengecekan data melalui berbagai sumber dengan melakukan wawancara kebeberapa informan. Hasil penelitian ini yaitu Penanggulangan masalah narkoba dikalangan pelajar menggunakan pola komunikasi yaitu pola komunikasi sosialisasi, komunikasi persuasif, komunikasi informatif dan komunikasi antarindividu. Di SMK Negeri 6 sendiri ada pembentukan kader anti narkoba yang diawasi langsung Guru BK dan bekerjasama dengan BNN Kota Samarinda dalam mengembangkan aktivitas organisasi melalui sosialisasi diluar Sekolah, dari sosialisasi yang dilakukan membuat siswa semakin sadar akan bahayanya penyalahgunaan narkoba itu sendiri dan melalui perwakilan kader yang menerima arahan atau sosialisasi yang dilakukan di luar sekolah membuat kesimpulan lalu di bagi sebarluaskan melalui pesan singkat di Whatsapp ataupun menempelkan informasi di mading sekolah. Peranan BNN dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba sudah dianggap cukup baik bekerjasama dengan pihak sekolah dan siswa. Melalui sosialisasi tersebut membantu memberikan pengetahuan penting agar tidak melakukan penyalahgunaan narkoba. Faktor penghambat tentang waktu sosialisasi yang berbenturan dengan proses belajar mengajar dan waktu yang cukup singkat menjadi kurang efektif. Hal yang mendukung keikutsertaan semua warga sekolah secara aktif sehingga memudahkan proses penyuluhan atau sosialisasi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peranan BNN, Faktor Penghambat dan Pendukung Sosialisasi
  • NIM: 1202035053
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe. M. Si , Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (09-04-19-01-32-19).pdf (807 kB)

Pelaksanaan Adat Pembatalan Peminangan pada Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Pelita Kanaan Kabupaten Malinau (Charles)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2019 @ 1:15 PM
IP: 36.75.33.253

  • Judul artikel eJournal: Pelaksanaan Adat Pembatalan Peminangan pada Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Pelita Kanaan Kabupaten Malinau
  • Pengarang (nama mhs): Charles
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tradisi adat Dayak Lundayeh sebelum dilaksanakan perkawinan didahului dengan prosesi pertunangan atau peminangan. Pada proses peminangan pihak keluarga laki-laki dan perempuan membuat komitmen untuk menjalin hubungan menuju ke perkawinan. Namun, proses peminangan yang sudah dilaksanakan tidak seluruhnya berakhir pada proses perkawinan, beberapa peminangan yang sudah dilakukan harus dilakukan pembatalan, artinya kedua pasangan dan keluarga tidak melanjutkan proses peminangan kepada proses perkawinan sebagai akibat terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pihak atau tidak adanya kesepakatan diantara kedua keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan tahapan pembatalan pertunangan, mendeskripsikan dampak hukum dan sosial, mendeskripsikan penyelesaian perselisihan akibat pembatalan pertunangan melalui kelembagaan adat Dayak Lundayeh di Desa Pelita Kanaan. Jenis penelitian yang dilakukan penulis termasuk diskriptif dan dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Dayak Lundayeh merupakan masyarakat yang masih memegang teguh tradisi dan budaya adat, berbagai tradisi masih dilaksanakan secara adat oleh kelembagaan adat yang terdapat di Desa, termasuk tradisi peminangan. Dalam pelaksanaan tradisi peminangan lembaga adat Dayak Lundayeh memiliki fungsi dan peran sebagai lembaga persidangan, fasilitator dan mediator dalam melaksanakan prosesi pembatalan pertunangan dan penyelesaian sengketa yang timbul akibat pembatalan pertunangan. Pembatalan pertunangan pada masyarakat adat Dayak Lundayeh memiliki dampak sosial bagi masyarakat seperti pengucilan oleh masyarakat dan dampak paling buruk berupa pengusiran dari lingkungan Desa, sehingga penyelesaian sengketa yang dilaksanakan secara adat Dayak Lundayeh dapat menyelesaikan dampak sosial yang ditimbulkan, salah satunya dengan pemberian sanksi berupa denda oleh salah satu pihak untuk diberikan kepada pihak yang lain.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Adat, Pembatalan, Peminangan, Masyarakat, Suku Dayak, Lundayeh
  • NIM: 1202035087
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Martinus Nanang. MA, Sarifudin, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (09-01-19-01-15-50).pdf (795 kB)

Modal Sosial Pedagang Kaki Lima di Kota Samarinda (Studi Kasus Penjual Es Dawet di Tepian) (Deni Krisna Adimayu)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2019 @ 1:01 PM
IP: 36.75.33.253

  • Judul artikel eJournal: Modal Sosial Pedagang Kaki Lima di Kota Samarinda (Studi Kasus Penjual Es Dawet di Tepian)
  • Pengarang (nama mhs): Deni Krisna Adimayu
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian Modal sosial merupakan suatu istilah yang saat ini menjadi pokok perhatian oleh beberapa kalangan. Hal ini dikarenakan pendapat beberapa pakar yang menyatakan bahwa keterpurukan bangsa ini dikarenakan Bangsa Indonesia kehilangan modal sosial. Pendapat dari Suharto (Suharto, 2005a, Suharto, 2005b) menyatakan bahwa modal sosial adalah suatu sumber daya ke aksi kolektif. Sumber daya itu menjadi anggota sanksi dan norma-norma hal timbal balik dan kepercayaan yang beroperasi di dalam jaringan sosial. komponen jaringan struktural seperti ‘ukuran’, ‘kepadatan’ dan tingkat ‘penutup’ dan relational aspek, seperti ‘ ketidaksamaan’ membentuk modal sosial kapasitas suatu jaringan. Hasil dari modal sosial di dalam suatu jaringan meliputi berbagai pertimbangan dan format aksi kolektif. Hasil penelitian Dalam upaya membangun sebuah bangsa yang kompetitif peranan modal sosial semakin penting. Banyak kontribusi modal sosial untuk kesuksesan suatu masyarakat. Dalam era informasi yang ditandai semakin berkurangnya kontak berhadapan muka (face to face relationship), modal sosial sebagai bagian dari modal maya (virtual capital) akan semakin menonjol peranannya. Kesimpulan dari penelitian Menurut pandangan kelompok ini modal sosial akan semakin kuat apabila sebuah komunitas atau organisasi memiliki jaringan hubungan kerjasama, baik secara internal komunitas/organisasi, atau hubungan kerjasama yang bersifat antar komunitas/organisasi. Jaringan kerjasama yang sinergistik yang merupakan modal sosial akan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan bersama. Saran dari penelitian Untuk tingkat modal sosial dan kehidupan berkeluarga yang telah diuji, terdapat dua jalan : Yang pertama menguji konstruksi modal sosial di dalam jaringan keluarga dan pentingnya ini untuk hasil pengembangan anak-anak. Penggunaan definisi multidimensional dari modal sosial Putnam’s, fokus menjadi modal sosial mengikat tanpa hal –hal yang informal.Jalan yang kedua menguji peran keluarga-keluarga dalam membangun modal sosial diluar jaringan keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): modal sosial, pedagang kaki lima, Kota Samarinda
  • NIM: 1202035078
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si, Drs. Martinus Nanang. MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (09-01-19-01-01-39).pdf (823 kB)

Peran Ganda Ibu Single Parent dalam Keluarga Perempuan Penyapu Jalan di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Epifania Restiana Angin)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2019 @ 12:48 PM
IP: 36.75.33.253

  • Judul artikel eJournal: Peran Ganda Ibu Single Parent dalam Keluarga Perempuan Penyapu Jalan di Kota Bontang, Kalimantan Timur
  • Pengarang (nama mhs): Epifania Restiana Angin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini menganalisis bebankan kerja ganda yang dijalankan oleh ibu single parent yang bekerja sebagai penyapu jalan, di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu beban kerja ganda ibu single parent di ranah domestik dan ranah domestik publik. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karena faktor perubahan sosial dimana ibu di harus mengurus rumahtangganya tanpa bantuan dari sosok suami dan ayah dari anak-anaknya, mengharuskan ibu menjalankan beban kerja ganda di ranah domestik sebagai ibu tunggal yang mengurus anak-anaknya seorang diri serta di ekonomi dirinya dan anak-anaknya, bahkan karena kurangnya pendapatan membuat ibu mengerjaakan pekerjaan lain guna menambah penghasilan. Kesimpulan dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Informan yang merupakan seorang ibu tunggal yang bekerja menjari nafkah diluar rumah sulit menjalankan peran nya sebagai seorang ibu di rumah dikarenakan desakan ekonomi serta keadaan keluarga yang tidak utuh seperti keluarga lain pada umumnya, dimana informan mengurus rumah tangganya seorang diri tanpa bantuan dari figur suami atau ayah dari anak-anaknya. Mayoritas waktu dalam kesehariannya di habis untuk bekerja di ranah publik, namun mereka berusaha menyempatkan waktu untuk anak-anak mereka walaupun tidak banyak. Saran dari penelitian ini adalah sebagai seorang ibu sebaiknya memberikan waktu yang cukup untuk anak-anaknya, memberikan perhatian, kasih sayang, serta memperhatikan pendidikan anak agar kebutuhan dan hak-hak sebagai anak dapat terpenuhi dengan baik, mengatur aktivitasnya di ranah domestik agar bisa meluangkan waktu untuk bersama dengan anak-anaknya. Sebagai seorang ibu tunggal yang tidak memiliki pendamping dalam mengurus anak, ada baiknya belajar untuk mengatur pengeluaran dari hasil pendapatan agar dipergunakan untuk kebutuhan yang lebih penting. Mengelola keuangan dengan sebaik-baiknya agar penghasilan yang diperoleh dapat memenuhi kebutuhan keluarga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Ganda, Ibu Single Parent, Peran Ranah Domestik, Peran Ranah Publik
  • NIM: 1202035075
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah. MS, Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (09-01-19-12-48-48).pdf (803 kB)

Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Parit sebagai Sistem Drainase Perkotaan di Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda (Rian Baba)

Submitted by: ,
On: Aug 25, 2019 @ 10:04 AM
IP: 114.125.218.228

  • Judul artikel eJournal: Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Parit sebagai Sistem Drainase Perkotaan di Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Rian Baba
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi sebagian besar masyarakat memang telah mengetahui secara pasti apa yang dimaksud dengan parit, serta telah mengetahui fungsi dan manfaat parit tersebut, namun tidak diaplikasikan ke lingkungan yang ada di sekitar mereka, masih ada sebagian dari masyarakat yang menimbun parit, sehingga di wilayah mereka masih ada parit yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Berdasarkan dari hasil penelitian, salah satu hal yang mendasari terjadinya kejadian tersebut adanya kesenjangan di antara masyarakatnya yaitu kurangnya interaksi sesama warga. Interaksi terhadap sesama warga yang ada di perkotaan relatif sangat kurang. Asalkan perilaku individu tidak mengganggu individu yang lain, maka hal itu akan dianggap baik-baik saja. Untuk bagian sikap, penilaian masyarakat terhadap parit telah menunjukkan penilaian yang baik yaitu masyarakat di lokasi penelitian mengatakan bahwa penimbunan parit merupakan suatu hal yang salah. Namun masih ada sebagian dari warga yang masih dengan sengaja menimbun parit. Hal ini merupakan perilaku yang salah terhadap parit. Aktivitas penimbunan parit tersebut bahkan dilakukan oleh masyarakat yang telah tahu akan fungsi parit . Hal ini mereka lakukan karena adanya sikap yang tidak peduli terhadap parit. Sebagian masyarakat yang menimbun parit jumlahnya tidak sedikit. Sementara pemeliharaan parit juga telah dilakukan walau hanya sebatas pembersihan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi dan sikap masyarakat, parit, sistem drainase perkotaan
  • NIM: 1202035051
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof.Dr.H. Harihanto, M.S, Novita Surya Ningsih. MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal – Rian Baba (08-25-19-10-04-45).pdf (761 kB)

Pembinaan Remaja di Lembaga Panti Asuhan Uswatun Hasanah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Gilang Cipta Kuswara)

Submitted by: ,
On: Aug 14, 2019 @ 6:59 AM
IP: 110.137.216.96

  • Judul artikel eJournal: Pembinaan Remaja di Lembaga Panti Asuhan Uswatun Hasanah Kota Samarinda, Kalimantan Timur
  • Pengarang (nama mhs): Gilang Cipta Kuswara
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam penelitian ini terdapat permasalahan yang di hadapi oleh Panti Asuhan Uswatun Hasanah Kota Samarinda yaitu mempunyai permasalahan khusus di bidang pembinaan remaja, maka dari itu dibutuhkan tempat untuk para remaja dalam mendapatkan pembinaan dalam hal pendidikan sosial maupun pendidikan keagamaan. Panti Asuhan Uswatun Hasanah yang bersedia memberikan kebijaksanaan penanganan yang diarahkan pada upaya pemberian pelayanan kesejahteraan sosial dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan bagi para remaja terlantar yang berupa pemberian pelayanan fisik, mental dan sosial pada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang lebih luas, tepat dan memadai bagi perkembangan kepribadiannya. Adapun jumlah remaja yang menempati serta di bina oleh panti asuhan Uswatun Hasanah sekitar 104 remaja terbagi dalam pendidikan SMP yaitu berjumlah 45 siswa remaja kemudian SMA berjumlah 59 siswa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pola pembinaan remaja dan kendala yang dialami oleh Panti Asuhan Uswatun Hasanah. Jenis penelitian ini adalah menggunakan analisis dengan metode penjabaran deskriptif yaitu suatu pendekatan yang mengungkap situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata – kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola Pembinaan Remaja Di Panti Asuhan Uswatun Hasanah sudah baik dalam pembinaan di Keagamaan, Pendidikan, Sosial kemasyarakat, dan Lingkungan yang di bimbing oleh pengasuh atau Pembina di Panti Asuhan Uswatun Hasanah. Dan di panti Asuhan terdapat juga kendala yang dihadapi oleh santri minimnya memperoleh pendidikan, pengaruh lingkungan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pembinaan Remaja, Panti Asuhan.
  • NIM: 1202035126
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr.Hj. Hartutiningsih. MS, Drs. Badruddin Nasir. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-14-19-06-59-53).pdf (775 kB)

Persepsi Mayarakat Terhadap Kinerja Kepala Desa di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kutai Kartanegara (Yopita)

Submitted by: ,
On: Aug 12, 2019 @ 5:20 AM
IP: 36.83.32.168

  • Judul artikel eJournal: Persepsi Mayarakat Terhadap Kinerja Kepala Desa di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Yopita
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kutai Kartanegara. Metode penelitian ini yaitu pada jenis penelitian menggunakan penelitian deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif sebagai bentuk analisisnya.Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja kepala desa sidomulyo kecamatan tabang kutai kartanegara. Pertama yaitu, pertanyaan kepada key informan dan informan terkait mengenai mendeskripsikan dan menganalisis mengenai masalah yang ada didesa tersebut. Sesuai kondisi yang dialami dilapangan yaitu kinerja kepala desa dalam memberikan pelayanan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Sidomulyo Kecamatan Tabang sesuai fungsi dan tugas yang sudah ditetapkan. Pemerintahan yang baik diperlukan kerja sama antara pemimpin dengan pegawainya. Untuk itu pegawai dituntut agar bertanggung jawab dalam berbagai usaha dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Pada dasarnya kemampuan yang dimiliki oleh pegawai kantor Desa Sidomulyo sudah cukup baik dan memadai dalam melaksanakan program-program kerja. Namun masih terdapat beberapa hal yang masih menjadi catatan tersendiri untuk pemerintahan Desa Sidomulyo. Hal ini dikarenakan masih adanya beberapa kendala mendasar yang terjadi dalam pelaksanaan program-program kerja.Kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Dalam persepsi masyarakat terhadap kinerja kepala desa dalam meningkatkan pelayanan desa berdasarkan kualitas, kuantitas, paelaksanaan tugas dan tanggungjawab. Pemerintahan yang baik diperlukan kerjasama antara pemimpin dengan pegawainya untuk itu pegawainya dituntut agar bertanggungjawab dalam berbagai usaha dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi Masyarakat, Kinerja Kepala Desa.
  • NIM: 1202035144
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji, M.Drs., MM, Sarifudin, S.Sos, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (08-12-19-05-20-11).pdf (774 kB)

Studi Hermeneutika Sosial Tentang Makna Jihad Menurut Mahasiswa Universitas Mulawarman (Langgeng Saputra)

Submitted by: ,
On: Aug 12, 2019 @ 3:06 AM
IP: 36.83.32.168

  • Judul artikel eJournal: Studi Hermeneutika Sosial Tentang Makna Jihad Menurut Mahasiswa Universitas Mulawarman
  • Pengarang (nama mhs): Langgeng Saputra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Jihad merupakan bagian integral wacana Islam sejak masa awal kedatangannya hingga sampai saat ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variasi makna jihad yang berkembang pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. Universitas Mulawarman dijadikan tempat penelitian karena merupakan perguruan tinggi yang memiliki ragam organisasi kemahasiswaan yang memiliki latar belakang kajian keagamaan maupun keilmuan sehingga dimungkinkan banyaknya tafsir atau makna yang berkembang di lingkungan Universitas Mulawarman. Teori Paul Ricouer tentang Hermenutika Sosial saya gunakan untuk menjelaskan tentang bagaimana proses menafsir sebuah makna dari sebuah teks. Ricouer berpandangan bahwa teks memiliki kehidupannya sendiri terlepas dari intensi atau maksud pengarang (otonomi teks). Dalam menginterpretasi teks, Ricoeur juga berpendapat bahwa pemahaman dan penjelasan bukanlah dua metode yang bertentangan dalam menafsirkan teks. Cara kerja hermenutika sosial Paul Ricoeur mencakup tiga faktor yaitu dunia teks, dunia pemateri dan dunia pembaca sedangkan dalam tulisan ini hanya ada dua faktor yaitu dunia teks dan dunia pembaca. Jihad dalam al-Qur’an terulang 41 kali dalam 23 ayat dan oleh Ibn Al-Qayyim dibagi menjadi empat makna, yakni jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan, jihad memerangi kaum kafir dan kaum munafik serta jihad melawan kezaliman dan kefasikan. Sedangkan pembaca hanya membagi jihad dalam dua makna yakni jihad melawan hawa nafsu dan jihad perang. Dalam proses penafsirannya, pembaca sangat dipengaruhi oleh trajektori kehidupan yang mereka pernah lalui. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya makna jihad yang mereka ungkapkan, yaitu perang, membela, melakukan kebaikan, usaha/kekuatan, bersungguh-sungguh, dakwah serta semangat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Jihad, Hermeneutika Sosial, Teks, Pembaca, Makna
  • NIM: 1302035012
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M.Si/Drs. Martinus Nanang, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-12-19-03-06-58).pdf (909 kB)

Dukungan Sosial terhadap Orang Tua Anak Autis Di Kecamatan Tenggarong (Studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara) (Anisa Fitri)

Submitted by: ,
On: Aug 7, 2019 @ 9:35 PM
IP: 182.1.218.75

  • Judul artikel eJournal: Dukungan Sosial terhadap Orang Tua Anak Autis Di Kecamatan Tenggarong (Studi di Sekolah Luar Biasa Negeri Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara)
  • Pengarang (nama mhs): Anisa Fitri
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Belakangan ini jumlah penyandang autis semakin meningkat. Bagi orang tua yang memiliki anak autis, inilah periode awal kehidupan anak mereka yang merupakan masa-masa sulit dan paling membebani. Pada periode ini sering kali orang tua berhadapan dengan begitu banyak permasalahan. Tidak saja berasal dari orang tua anak autis, tetapi bercampur dengan masalah-masalah dari luar. Hal seperti ini dapat membebani orang tua, termasuk permasalahan muncul dari reaksi masyarakat. Melihat permasalahan yang muncul terhadap orang tua, Sekolah Luar Biasa berperan dalam memberikan dukungan terhadap orang tua nak autis melalui kerjasam antara orang tua dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan yang diberikan oleh SLBN Tenggarong terhadap orang tua anak autis. Dengan melihat unsur sosial, yaitu peran SLBN Tenggarong. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus peneliti adalah dukungan yang didapatkan oleh orang tua yang memiliki anak autisme. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive yaitu kepala sekolah, guru orang tua siswa autis SLBN Tenggarong. Dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriftif dan dianalisis dengan Teori Struktural Fungsional Talcott Parsons. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa (1) Sekolah berperan penting dalam memberikan informasi sesuai kebutuhan orang tua calon siswa autis, (2) Untuk menjalin kedekatan dengan orang tua siswa autis, SLBN Tenggarong rutin melakukan pertemuan dengan orang tua untuk membehas perkembangan anak autis, (3) bentuk pendampingan yang di lakukan SLBN Tenggrong kepada anak autis melalui pendidikan agama yang dapat mewujudkan anak berkebutuhan yang berkarakter yang sesuai dengan nilai agama.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Dukungan Sosial, Orang Tua, Anak Autisme
  • NIM: 1302035168
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badaruddin Nasir M.Si , Sarifuddin, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (08-07-19-09-35-17).pdf (982 kB)