Pola Hubungan Asosiatif Jual Beli Produksi Hasil Sawit Antara Tengkulak Dengan Petani Di Desa Mendik Karya Kecamatan Longkali Kabupaten Paser (Reni Astuti)

Submitted by: ,
On: Apr 8, 2019 @ 11:14 PM
IP: 114.125.183.78

  • Judul artikel eJournal: Pola Hubungan Asosiatif Jual Beli Produksi Hasil Sawit Antara Tengkulak Dengan Petani Di Desa Mendik Karya Kecamatan Longkali Kabupaten Paser
  • Pengarang (nama mhs): Reni Astuti
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan asosiatif jual beli produksi hasil sawit antara tengkulak dengan petani di Desa Mendik Karya Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam pola hubungan asosiatif jual beli produksi hasil sawit antara tengkulak dengan petani di Desa Mendik Karya Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian diantara lain hubungan tengkulak dengan petani dalam hal jual beli produksi hasil sawit, pola hubungan masyarakat dalam pemanfaatan, pengawasan serta mengevaluasi para tengkulak dan faktor penghambat dan faktor pendukung hubungan tengkulak dengan petani dalam hal jual beli produksi hasil sawit di Desa Mendik Karya Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah tengkulak, tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Mendik Karya. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu analisis data kualitatif model interaktif. Hasil penelitian diperoleh penulis dalam menunjukan pola hubungan asosiatif jual beli produksi hasil sawit antara tengkulak dengan petani di Desa Mendik Karya Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser masih perlu ditingkatkan lagi dikerenakan para tengkulak di Desa membeli hasil sawit masyarakat dengan harga yang sangat murah sehingga dapat mengakibatkan kurangnya pendapatan masyarakat dalam hal ekonomi dan kurangnya pola hubungan masyarakat dalam pemanfaatan, pengawasan serta mengevaluasi para tengkulak di Desa Mendik Karya Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pola, Hubungan, Asosiatif, Jual Beli, Produksi, Hasil Sawit, Tengkulak , Petani.
  • NIM: 1402035078
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S., Drs. Sugandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (04-08-19-11-14-11).pdf (786 kB)

PARTISIPASI MASYARAKAT MENANGGULANGI PENCEMARAN SAMPAH DI SUNGAI KARANG MUMUS (Studi Kasus Pemukiman Masyarakat RT 14 Kelurahan Bandara Kota Samarinda) (Sefriani)

Submitted by: ,
On: Apr 8, 2019 @ 4:52 AM
IP: 180.248.123.216

  • Judul artikel eJournal: PARTISIPASI MASYARAKAT MENANGGULANGI PENCEMARAN SAMPAH DI SUNGAI KARANG MUMUS (Studi Kasus Pemukiman Masyarakat RT 14 Kelurahan Bandara Kota Samarinda)
  • Pengarang (nama mhs): Sefriani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan partisipasi masyarakat menanggulangi pencemaran sungai karang mumus (studi pemukiman masyarakat RT 14 kelurahan bandara kota samarinda). Penelitian ini dilakukan di Pemukiman RT 14 Kelurahan Bandara Kota Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan deskritif kualitatif. Sumber data yang diambil adalah Data Primer, Data Sekunder. Teknik pengumpulan data adalah melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Teknik analisa datanya adalah kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang mengungkapkan situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah. Landasan teori dari penelitian ini teori evolusi sosial Emile Durkheim tentang perubahan sosial yaitu solidaritas mekanis dan organis atau perubahan masyarakat tradisional menjadi masyarakat moderen yang telah mengenal adanya pembagian kerja yang nampak pada perilakunya melalui bentuk-bentuk solidaritas sosial. Hasil penelitian tentang Partisipasi Masyarakat Menanggulangi Pencemaran Sungai Karang Mumus (Studi Pemukiman Masyarakat RT 14 Kelurahan Bandara Kota Samarinda, dalam Partisipasi masyarakat sebagai keterlibatan mental, pikiran, moral atau perasaan di dalam situasi kelompok yang mendorong memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha untuk mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha bersangkutan. Ketua Perlengkapan dan koordinasi Gmss-Skm mengatakan bahwa bentuk partisipasi masyarakat yang ada di sini sangat kurang, kenapa saya mengatakan seperti itu karena pada saat kami melakukan kegiatan memunggut sehelai sampah di sungai Karang Mumus, masyarakat yang ada malah memperhatikan kami saja, ada yang malah buang sampah sembarang , ada yang cuma jadi penonton dan bahkan sampai mengatakan bahwa kegiatan kami ini tidak menghasilkan uang atau bahasa banjarnya ‘kada jadi barras’. Masyarakat lebih banyak menyumbangkan tenaga ketika proses kegiatan gotong royong diselenggarakan, menyumbangkan material hanya beberapa masyarakat, akan tetapi partisipasi masyarakat masih rendah di dalam kegiatan Jumat Bersih untuk kebersihan Lingkungan di RT 14 Kelurahan Bandara Kota Samarinda.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Partisipasi, dan Pencemaran.
  • NIM: 1302035116
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M.Si, Sarifudin, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (04-08-19-04-52-54).pdf (813 kB)

KETIDAKADILAN GENDER DI KALANGAN PEKERJA PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (STUDI KASUS PADA PEKERJA WANITA DI PT.SIMA AGUNG PRIMA SAWIT DI DESA SANDARAN KECAMATAN SANDARAN KABUPATEN KUTAI TIMUR) (Eka Setia Ningsih)

Submitted by: ,
On: Apr 8, 2019 @ 1:56 AM
IP: 180.248.123.216

  • Judul artikel eJournal: KETIDAKADILAN GENDER DI KALANGAN PEKERJA PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (STUDI KASUS PADA PEKERJA WANITA DI PT.SIMA AGUNG PRIMA SAWIT DI DESA SANDARAN KECAMATAN SANDARAN KABUPATEN KUTAI TIMUR)
  • Pengarang (nama mhs): Eka Setia Ningsih
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidakadilan gender di kalangan pekerja wanita pada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Sima Agung Prima Sawit di desa sandaran kabupaten kutai timur. Teori yang digunakan merupakan teori feminis sosialis dalam teori feminis terdapat pemikiran bahwa ketidakadilan gender yang menjadi akar dari tindak marginalisasi, subordinasi dan beban ganda terhadap perempuan. Kemudian di dukung pula dengan teori Nature dan Nurture dari Marwell, menjelaskan bahwa peran yang di dasarkan atas jenis kelamin (seksual) selalu terjadi. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif Kualitatif yaitu penelitian yang berusaha mengambarkan dan menginterprestasikan Objek apa adanya dan penelitian kualitatif adalah penelitian yang datanya di nyatakan dalam bentuk verbal dan di analisis tanpa menggunakan teknik statis. Data-data yang disajikan menggunakan data primer dan data skunder melalui wawancara langsung dan pengambilan data melalui internet yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data model interaktif milik Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender pada PT Sima Agung Prima Sawit terjadi karena adanya pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, Pemahaman masyarakat bahwa tenaga kerja laki-laki yang pantas dan kuat menjadi pemimpin serta dengan alasan tenaga kerja perempuan emosional sehingga tidak dapat memimpin suatu perusahaan, dengan alasan tersebut berakibat munculnya sikap yang menempatkan perempuan pada posisi paling tinggi hanya bagian staff dan mayoritas bekerja sebagai pekerja harian lepas di lapangan. dengan posisi yang tidak memiliki kekuasaan yang besar dalam membuat kebijakan di perusahaan serta hilangnya kesempatan untuk mengahasilkan pendapatan yang tinggi. Kesimpulan ketidakadilan gender terjadi di lingkungan kerja perusahaan karena anggapan bahwa perempuan adalah kaum yang lemah membuat posisinya terpinggirkan serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang gender.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Ketidakadilan, gender, pekerja, wanita.
  • NIM: 1202035067
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (04-08-19-01-56-55).pdf (801 kB)

UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI KECAMATAN BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT (Ischak)

Submitted by: ,
On: Apr 8, 2019 @ 1:32 AM
IP: 180.248.123.216

  • Judul artikel eJournal: UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI KECAMATAN BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT
  • Pengarang (nama mhs): Ischak
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Di wilayah manapun permasalahan sosial pasti terjadi, begitu pula di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Beberapa contoh permasalahan sosial yang menonjol dewasa ini adalah kenakalan remaja dan narkotika. Khususnya di Kecamatan Barong Tongkok yang merupakan wilayah terpadat penduduknya di Kabupaten Kutai Barat adalah fenomena masalah sosial remaja yaitu perilaku seks bebas. Menurut data pemerintah setempat berturut-turut terdapat 37, 40, 45, 89, 81 dan 71 kejadian masing dari tahun 2012 sampai tahun 2017 pernikahan dini akibat remaja putri hamil di luar nikah. Penyebabnya adalah perilaku seks bebas di kalangan remaja di kecamatan ini. Tujuan peneliian ini adalah untuk mengetahui upaya apa saja dalam pencegahan prilaku seks bebas pada remaja di Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Metode yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif dengan wawancara kepada para narasumber. Pencegahan adalah upaya yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Sesuai dengan pengimplementasian dari Panca Sila sebagai landasan Idil. Atas dasar landasan operasional pencegahan kenakalan remaja khususnya remaja hamil di luar nikah oleh pemerintah adalah membentuk sekurang-kurangnya organisasi setingkat bidang di Kabupaten dalam upaya pencegahan terhadap kenakalan remaja termasuk pergaulan bebas. Organisasi pemerintah yang dimaksud adalah berupa kegiatan yang membuat para remaja mempunyai kegiatan (kesibukan) seperti bidang olahraga, seni, keterampilan hidup (lifeskill), keagamaan dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap Upaya Pencegahan Perilaku Seks Bebas Remaja di Kecamatan Barong Tongkok, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Implementassi upaya pencegahan perilaku seks bebas oleh remaja di Kecamatan Barong Tongkok dalam bentuk penyuluhan telah dilakukan oleh lembaga pemerintah seperti Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPKBPDA), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Polres, dan sekolah-sekolah di Kecamatan barong tongkok Kabupaten Kutai Barat. Upaya pencegahan perilaku seks bebas dalam bentuk kompetisi (pertandingan) belum pernah dilakukan oleh lembaga pemerintah maupun lembaga. Upaya pencegahan perilaku seks bebas dalam bentuk pembinaan (keterampilan) belum pernah dilakukan oleh lembaga pemerintah. Upaya pencegahan perilaku seks bebas oleh remaja dalam bentuk pengawasan (razia) sudah dilakukan baik oleh lembaga pemerintah seperti sekolah-sekolah, kepolisian dan polisi pamong praja di Kabupaten Kutai Barat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pencegahan, Seks bebas, Implementasi
  • NIM: 1202035022
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S, Drs. Badaruddin Nasir, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (04-08-19-01-32-50).pdf (796 kB)

Pengelolaan Bank Sampah Kota Hijau Daksa Dalam Meningkatkan Pendapatan Warga Perumahan Palm Hill RT05 Kota Hijau Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan (fandi pachreza yandra)

Submitted by: pachreza, fandi
On: Apr 5, 2019 @ 6:07 PM
IP: 182.1.162.145

  • Judul artikel eJournal: Pengelolaan Bank Sampah Kota Hijau Daksa Dalam Meningkatkan Pendapatan Warga Perumahan Palm Hill RT05 Kota Hijau Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan
  • Pengarang (nama mhs): fandi pachreza yandra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Fandi Pachreza Yandra, meneliti tentang Pengelolaan Bank Sampah Kota Hijau Daksa dalam meningkatkan Pendapatan Warga Perumahan Pallm Hill RT 05 Kota Hijau Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan. Alasan peneliti meneliti ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan sebuah bank sampah dapat meningkatakan pendapatan suatu warga yang ada disekitar tempat bank sampah berada. Penelitian ini mengaitkan dengan teori dari pemberdyaan masyarakat, yaitu masyrakat yang berperan aktif dalam prosesnya dan masyarakat juga yang merasakan dampak yang mereka dapat dari proses yang telah mereka lakukan. Peneliti menggunakana teknik pengumpulan data melalui purposive sampling dan snowball sampling dan penelitian ini ada penelitian deskripsi kualitatif. Fokus dari penelitian ini ialah melihat pengelolaan bank sampah dan peningkatannya terhadap pendapatan warga serta faktor pendukung dan penghambat apa saja yang mempengaruhi bank sampah ini. Hasil dan pembahasan penelitian ini sesuai dengan fokus yang ada dan berkaitan dengan teori yang digunakan yaitu teori pemberdayaan masyrakat. Hasil penelitian juga menunjukan adanya peningkatan pendapatan yang dirasakan oleh warga sekitar yang menjadi nasabah di bank sampah kota hijau daksa dan juga di pembahasan peneliti menjelaskan dengan mengaitkan dengan teori yang digunkanan yaitu teori pemberdayaan masyrakata dan itu sangan susuai dengan apa yang dilakukan oleh bank sampah kota hijau daksa yaitu adanya peroses pemberdayaan masyrakat yang mereka lakukan terhadap lingkungan sekitar mereka.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): pengeloaan bank sampah kota hijau daksa bagi peningkatan pendapatan
  • NIM: 1402035063
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof.Dr.H.Sutadji M,Drs.,M.M Drs.Badarudiin Nasir
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Sosiatri (04-05-19-06-07-39).pdf (382 kB)

Survei Tingkat Kepuasan Peserta Program Keluarga Harapan di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan (Ade Sinar Oktavia)

Submitted by: ,
On: Apr 3, 2019 @ 11:33 PM
IP: 182.1.172.11

  • Judul artikel eJournal: Survei Tingkat Kepuasan Peserta Program Keluarga Harapan di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan
  • Pengarang (nama mhs): Ade Sinar Oktavia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dalam penelitian ini terdapat permasalahan yang dihadapi oleh Kelurahan Sepinggan yaitu peserta program keluarga harapan dengan kepuasan selama menerima bantuan dana. Dalam Kelurahan Sepinggan memiliki 37 RT (Rumah Tangga), yang menerima bantuan program keluarga harapan berjumlah 174 peserta. Di Kelurahan Sepinggan peneliti ingin mengetahui kepuasan dalam menerima bantuan tersebut. Karena yang terjadi dilapangan dana bantuan yang di terima digunakan untuk kebutuhan lain.Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui lebih dalam tentang kepuasan peserta dalam menerima bantuan. Untuk mengetahui lebih dalam peneliti akan wawancara mendalam dan membuat koesioner yang sudah ada beberapa pilihan jawaban nya. Peneliti akan meneliti tingkat kepuasan peserta program keluarga harapan di program pertama Pendidikan dan penyandang disabilitas ringan,sedang,berat, kedua Ibu Hamil/Menyusui, ketiga Keluarga Indonesia sehat,ke empat Lansia usia 60 tahun keatas. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Tingkat Kepuasan peserta, ada empat program keluarga harapan dengan 5 indikator untuk menilai kepuasan nya yaitu pertama Kewajiban peserta program keluarga harapan, ke dua Hak peserta program keluarga harapan, ke tiga Penyaluran dana, ke empat Penggunaan Dana, ke lima Pelayanan pendamping. Jenis penelitian ini ialah menggunakan jenis penelitian campuran/kombinasi. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah peserta Program Keluarga Harapan Di Kelurahan Sepinggan yang berjumlah 174 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta pada program keluarga harapan adalah puas, dimana hasil nilai rata-rata nya 3,21, artinya bahwa terdapat kepuasan dalam bantuan yang diberikan program keluarga harapan selama ini pada peserta di Kelurahan Sepinggan Kota Balikpapan. Perlunya meningkatkan Hak peserta di Kelurahan Sepinggan di Kota Balikpapan. Melihat bahwa Hak peserta memiliki rata-rata terendah dari kategori lain nya dan merupakan variable yang meberikan penilaian yang terlihat jelas untuk Hak peserta. Untuk meningkatkan Hak peserta Pkh, dari pihak pelayanan kesehatan lebih cepat menangani bagi peserta yang sakit.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Tingkat Kepuasan, Program Keluarga Harapan
  • NIM: 1302035143
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah M.S, Drs. Martinus Nanang, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 6
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (04-03-19-11-33-30).pdf (817 kB)

RITUS BELIATN BAWO PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK BENUAQ YANG BERAGAMA KATOLIK DI KAMPUNG ENGKUNI PASEK, KECAMATAN BARONG TONGKOK, KABUPATEN KUTAI BARAT (Sebastianus)

Submitted by: ,
On: Mar 30, 2019 @ 1:30 PM
IP: 114.125.196.92

  • Judul artikel eJournal: RITUS BELIATN BAWO PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK BENUAQ YANG BERAGAMA KATOLIK DI KAMPUNG ENGKUNI PASEK, KECAMATAN BARONG TONGKOK, KABUPATEN KUTAI BARAT
  • Pengarang (nama mhs): Sebastianus
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui alasan masyarakat Suku Dayak Benuaq yang telah beragama Katolik masih menjalankan metode pengobatan alternatif berupa Ritus Beliatn Bawo. Latar belakang peneliti mengangkat topik ini adalah karena peneliti ingin menelusuri perilaku masyarakat Suku Dayak Benuaq yang memeluk agama Katolik namun masih menjalankan metode pengobatan alternatif yang didasari oleh kepercayaan tradisional di tengah kemajuan zaman dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan alasan masyarakat Suku Dayak Benuaq selain menjalankan metode pengobatan modern, juga menjalankan metode pengobatan alternatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik interpretasi data dengan tahap klasifikasi, taksonomi, triangulasi dan kemudian membuat kesimpulan. Adapun landasan teori dalam menganalisa masalah penelitian ini adalah teori dari Van Peursen tentang Perkembangan Kebudayaan. Teori ini berguna untuk melihat perkembangan alam pikiran masyarakat sebelum mengetahui alasan masyarakat masih menjalankan metode pengobatan alternatif berupa ritus Beliatn hingga saat ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ternyata masyarakat Dayak Benuaq yang beragama Katolik di Kampung Engkuni Pasek secara umum sudah berpikiran fungsional dan ontologis. Hal tersebut terlihat pada ciri dan pola prilaku masyarakat. Tetapi unsur mitis juga masih cukup kuat. Masih berjalannya ritus-ritus adat yang berdasarkan kepada kepercayaan tradisional merupakan sebuah ciri dari alam pikiran mitis. Masih berjalannya ritus beliatn sebagai metode pengobatan alternatif disebabkan oleh alam pikiran mitis dalam masyarakat yang masih cukup kuat. Selain itu, pilihan untuk menggunakan Alternative Healings (metode pengobatan alternatif) dan Mainstream Healings (metode pengobatan modern) adalah dua pilihan yang bebas dalam kehidupan masyarakat di Engkuni Pasek. Selain itu, pihak gereja Katolik ternyata tidak memiliki aturan yang ketat dan pihak gereja juga tidak menginterpensi ritus pengobatan yang dilaksanakan oleh umatnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Benuaq,Ritus Beliatn Bawo,Kepercayaan Tradisional, Pengobatan Alternatif, Budaya
  • NIM: 1402035109
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M. Si., Drs. Martinus Nanang. MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (03-30-19-01-30-11).pdf (850 kB)

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA PERNIKAHAN DINI DI DESA MUARA WIS KECAMATAN MUARA WIS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (Nuria Hikmah)

Submitted by: ,
On: Mar 30, 2019 @ 1:11 PM
IP: 114.125.196.92

  • Judul artikel eJournal: FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA PERNIKAHAN DINI DI DESA MUARA WIS KECAMATAN MUARA WIS KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
  • Pengarang (nama mhs): Nuria Hikmah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pernikahan merupakan suatu hal yang dinantikan dalam kehidupan manusia karena melalui sebuah pernkahan dapat terbentuk sebuah keluarga yang akan dapat dilanjutkan dengan memiliki keturunan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apasaja yang menjadi faktor-faktor terjadinya pernikahan dini di Desa Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian Ini menggunakan metode analisis data kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan menurut Sugiyono yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan. Berdasarkan fokus penelitian yaitu faktor ekonomi, pendidikan, orangtua, dan persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga fokus penelitian yang digunakan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan dini, yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan dan faktor adat istiadat serta kebiasaan. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan dini karena fakto rekonomi masyarakat yang tidakbaik, pendidikan masyarakat yang rendah bahkan tidak bersekolah, dan faktor adat istiadat serta kebiasaan masyarakat untuk menikahkan anak mereka di usia dini.Kesimpulan dan saran Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah bahwa pernikahan dini di Desa Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara terjadi karena adanya faktor pendorong yaitu faktor ekonomi, pendidikan, orang tua dan adat istiadat. Dan terjadi dampak terhadap pasangan suami isteri dan orang tua masing-masing. Kemudian saran yang dapat diberikan adalah adanya peran serta organisasi mansyarakat untuk memberikan penyuluhan mengenai syarat dan ketentuan pernikahan yang baik dan benar sesuai dengan UU Perkawinan No 1 Tahun 1974.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor, Penyebab, Pernikahan, Dini
  • NIM: 1302035099
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Sutadji M., MM., Sarifudin, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (03-30-19-01-11-43).pdf (796 kB)

STRATEGI MASYARAKAT DAYAK PAMPANG DALAM MEMPERTAHANKAN TRADISI BUDAYA KESENIAN DI TENGAH ARUS MODERNISASI (Studi Kasus di Lamin Adat Pemung Tawai Kelurahan Budaya Pampang Kota Samarinda) (Gusti Ari Sinaga)

Submitted by: ,
On: Mar 25, 2019 @ 1:34 AM
IP: 36.83.60.145

  • Judul artikel eJournal: STRATEGI MASYARAKAT DAYAK PAMPANG DALAM MEMPERTAHANKAN TRADISI BUDAYA KESENIAN DI TENGAH ARUS MODERNISASI (Studi Kasus di Lamin Adat Pemung Tawai Kelurahan Budaya Pampang Kota Samarinda)
  • Pengarang (nama mhs): Gusti Ari Sinaga
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana cara yang dilakukan Masyarakat Pampang Dalam Mempertahankan Tradisi Budaya Kesenian di Tengah Arus Modernisasi, agar kedepannya dapat memberikan informasi maupun pengetahuan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data model interaktif dari Matthew B. Milles dan A. Michael Huberman dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau reduksi data. Hasil yang diperoleh dari penelitin ini menunjukkan bahwa Strategi Masyarakat Pampang Dalam Mempertahankan Tradisi Budaya Kesenian di Tengah Arus Modernisasi mulai berjalan maksimal sesuai upaya-upaya yang dilakukan masyarakat, dilihat dari tiga tahapan strategi yaitu Solidaritas, Edukasi dan Promosi yang dilakukan masyarakat. Dari strategi atau cara yang dilakukan masyarakat sudah berjalan, dan berharap kedepannya semakin ditingkatkan lagi upaya-upaya masyarakatnya serta bekerjasama lebih banyak lagi dengan pihak-pihak yang mendukung dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya kesenian Pampang.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Strategi, Tradisi, Budaya Pampang, dan Modernisasi.
  • NIM: 1502035008
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2015
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M.Si, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (03-25-19-01-34-01).pdf (801 kB)

STUDI BURUH KERUPUK PEKERJA PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN TARAF EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus Buruh Kerupuk Di Loa Bakung Jl. Padat Karya Gang Lobang Tiga RT 83 Samarinda) (Fitri Februari)

Submitted by: ,
On: Mar 20, 2019 @ 2:24 AM
IP: 180.248.92.124

  • Judul artikel eJournal: STUDI BURUH KERUPUK PEKERJA PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN TARAF EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus Buruh Kerupuk Di Loa Bakung Jl. Padat Karya Gang Lobang Tiga RT 83 Samarinda)
  • Pengarang (nama mhs): Fitri Februari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Partisipasi perempuan dalam dunia kerja, telah memberikan kontribusi yang besar terhadap kesejahteraan keluarga, khususnya bidang ekonomi. Angka perempuan dalam dunia kerja, telah memberikan kontribusi yang besar terhadap kesejahteraan keluarga, khususnya bidang ekonomi. Angka perempuan pekerja di Indonesia dan juga di negara lain masih akan terus meningkat, karena beberapa faktor seperti meningkatnya kesempatan belajar bagi wanita. Penelitian ini mengangkat apakah pekerja perempuan yang bekerja di Industri kerupuk rumahan telah berhasil meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Sehingga tujuannya pun beragam, yaitu menjelaskan perbuhanan kesejahteraan perempuan yang bekerja sebelum dan sesudah seperti apa, menjelaskan faktor-faktor perempuan bekerja sebagai buruh kerupuk, dan untuk mengetahui peran ganda perempuan dalam meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Dengan dasar Teori Peran Ganda, peneliti menggunakan sebagai landasan dalam penelitian. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengamati dan mewawancarai para informan sesuai dengan keadaan dilapangan. Maka peneliti menemukan asumsi bahwa seorang perempuan yang khususnya sudah menjadi seorang istri kenapa bekerja diluar rumah yaitu, adanya dorongan atau desakan faktor ekonomi dalam keluarga sehingga hal inilah yang memicu seorang perempuan ikut berkecimpung di dunia kerja.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pekerja Perempuan, Ekonomi Keluarga
  • NIM: 1102035073
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Novita Surya Ningsih, M.A., Dr. Sri Murlianti, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (03-20-19-02-24-45).pdf (809 kB)