PERAN GANDA PEREMPUAN JASA TRANSPORTASI ONLINE GO-JEK DI SAMARINDA (STUDI KASUS SRI KANDI GO-JEK DI SAMARINDA) (Dahlia)

Submitted by: ,
On: Mar 20, 2019 @ 2:02 AM
IP: 180.248.92.124

  • Judul artikel eJournal: PERAN GANDA PEREMPUAN JASA TRANSPORTASI ONLINE GO-JEK DI SAMARINDA (STUDI KASUS SRI KANDI GO-JEK DI SAMARINDA)
  • Pengarang (nama mhs): Dahlia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perkembangan sistem kapitalisme, membuat kebutuhan perekonomian meningkat. Sempitnya lapangan pekerjaan, dan rumitnya syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak mendorong berbagai kalangan untuk mencari alternatif untuk bisa memenuhi kebutuhan ekonomi. Terutama masyarakat yang sudah berkeluarga, tidak sedikit dijumpai perempuan juga terlibat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Perempuan pun juga terlibat untuk mencari nafkah dan posisi ini membuat kaum perempuan mengalami peran ganda. Peran sebagai istri dan sebagai pekerja. Dengan syarat yang tidak rumit, menjadi driver GO-JEK adalah alternatif agar tetap bisa menjalankan kedua peran yang telah direkatkan kepada perempuan. Dalam pengumpulan data saya menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian melihat aktivitas driver GO-JEK perempuan. Dari hasil penelitian diketahui alasan perempuan (Ibu Rumah Tangga) memilih menjadi driver sebagai driver GO-JEK, cara memanajemen waktu antara pekerjaan ranah domestik dan sebagai driver GO-JEK. Berbagai hambatan pun dihadapin oleh perempuan, salah satunya mengalami pelecehan. Peran ganda dianggap hal yang wajar bagi perempuan yang telah berumah tangga dan sebagai tanggung jawab. Sehingga meski bekerja dan berorganisasi perempuan terus terkukung dengan pola pikir yang tidak setara, dan hanya sebatas tuntutan ekonomi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Ganda, Driver GO-JEK, Perempuan
  • NIM: 1102035001
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Sri Murlianti, M. Si Drs. Martinus Nanang, M.A
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (03-20-19-02-02-23).pdf (789 kB)

PARTISIPASI MASYARAKAT MELAKSANAKAN GOTONG ROYONG DI DESA SEPALA DALUNG KECAMATAN SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG (Nurhartini)

Submitted by: ,
On: Mar 20, 2019 @ 1:46 AM
IP: 180.248.92.124

  • Judul artikel eJournal: PARTISIPASI MASYARAKAT MELAKSANAKAN GOTONG ROYONG DI DESA SEPALA DALUNG KECAMATAN SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG
  • Pengarang (nama mhs): Nurhartini
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Rendahnya partisipasi masyarakat Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung tersebut diindikasikan dengan kurangnya terlibat dan keikutsertaan masyarakat dalam mengikuti proses rapat yang diselenggarakan oleh Ketua RT, sosialisasi yang diselenggarakan oleh pihak Pemerintah Desa Sepala Dalung dan kurang memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan kebersihan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat melaksankan gotong royong di Desa Sepala Dalung maupun faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pelaksanaan gotong royong kebersihan lingkungan di Desa Sepala Dalung. Penelitian ini dilakukan di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Metode penelitian ini menggunakan deskritif kualitatif. Sumber data yang diambil adalah Data Primer, Data Sekunder. Teknik pengumpulan data adalah melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Teknik analisa datanya adalah kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang mengungkapkan situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah. Landasan teori dari penelitian ini teori evolusi sosial Emile Durkheim tentang perubahan sosial yaitu solidaritas mekanis dan organis atau perubahan masyarakat tradisional menjadi masyarakat moderen yang telah mengenal adanya pembagian kerja yang nampak pada perilakunya melalui bentuk-bentuk solidaritas sosial. Hasil penelitian tentang Partisipasi Masyarakat Melaksanakan Gotong Royong di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung, dalam Partisipasi masyarakat sebagai keterlibatan mental, pikiran, moral atau perasaan di dalam situasi kelompok yang mendorong memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha untuk mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha bersangkutan. Kepala Desa mengatakan bahwa kegiatan gotong royong masyarakat Kurang partisipasinya tidak seperti dulu kegiatan gotong royong rutin diselenggarakan. sebaiknya masyarakat Desa Sepala Dalung dapat memaksimalkan partisipasi masyarakat agar kegiatan gotong royong yang diselenggarakan oleh masing-masing Ketua RT dan Pemerintah Desa berjalan dengan baik, sesuai dengan tujuan, dan bermanfaat bagi masyarakat Desa Sepala Dalung. Masyarakat lebih banyak menyumbangkan tenaga ketika proses kegiatan gotong royong diselenggarakan, menyumbangkan material hanya beberapa masyarakat, akan tetapi partisipasi masyarakat masih rendah di dalam kegiatan gotong royong untuk kebersihan Lingkungan di Desa Sepala Dalung.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Partisipasi, Masyarakat, dan Gotong Royong
  • NIM: 1302035025
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M.Si., Novita Surya Ningsih, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (03-20-19-01-46-57).pdf (782 kB)

PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM MENGATASI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KOTA BALIKPAPAN (Anissa Triana)

Submitted by: ,
On: Mar 20, 2019 @ 1:25 AM
IP: 180.248.92.124

  • Judul artikel eJournal: PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM MENGATASI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KOTA BALIKPAPAN
  • Pengarang (nama mhs): Anissa Triana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Kekerasan adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok yang berdampak buruk terhadap keutuhan fisik maupun psikis. Kekerasan terhadap perempuan dan anak di kota Balikpapan selalu meningkat dari tahun ke tahun, berbagai jenis kekerasan mereka alami baik fisik maupun psikis, salah satu faktor yang menyebabkan mereka mengalami kekerasan yaitu karena faktor ekonomi. Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui peran pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga berencana dalam mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan dan melukiskan objek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan menurut Matthew B. Milles, A Michael Huberman dan Jhonny Saldana yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan konsep Peran menurut Soerjono Soekanto berdasarkan fokus penelitian yaitu pencegahan, pemulihan, dan resosialisasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa peran dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana dalam mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Balikpapan, dalam menjalankan bekerjasama dengan P2TP2A untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui kegiatan pencegahan, pemulihan, dan resoisalisasi. Adapun dalam penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak menemui kesulitan terutama dalam pola pikir masyarakat yang beranggapan bahwa kasus tersebut merupakan aib keluarga, sekolah. Dalam kegiatan pemulihan sebaiknya ada komunikasi terlebih dahulu antara korban dengan psikolog agar dalam proses pemeriksaan pemeriksaan korban berjalan dengan lancar.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Kekerasan, Perempuan dan Anak
  • NIM: 1302035065
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Hartutiningsih, M.S., Sarifudin, S.Sos., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (03-20-19-01-25-30).pdf (796 kB)

PERILAKU PENGGUNAAN MINUMAN KERAS PADA USIA REMAJA DI DESA MAMAHAK TEBOQ KABUPATEN MAHAKAM ULU (Deovianus Libertus Juk)

Submitted by: ,
On: Feb 26, 2019 @ 5:38 AM
IP: 114.125.215.129

  • Judul artikel eJournal: PERILAKU PENGGUNAAN MINUMAN KERAS PADA USIA REMAJA DI DESA MAMAHAK TEBOQ KABUPATEN MAHAKAM ULU
  • Pengarang (nama mhs): Deovianus Libertus Juk
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan perilaku penggunaan minuman keras pada usia remaja di Desa Mamahak Teboq Kabupaten Mahakam Ulu. Metode penelitian ini yaitu pada jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian yaitu kebutuhan, expectancy, minat, dorongan, lingkungan dan imbalan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik penelitian lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku remaja mengkonsumsi minuman keras hampir tiap hari dilakukan dengan mebeli di warung terdekat dengan tempat tinggal, perilaku tersebut agar bisa meningkatkan percaya diri. Perilaku remaja mengkonsumsi minuman keras tidak didasari expectancy untuk terlihat menarik bagi lawan jenis, tetapi lebih pada menghilangkan masalah yang dihadapi. Perilaku remaja mengkonsumsi minuman keras didasari minat untuk lebih semangat berpesta. Perilaku remaja mengkonsumsi minuman keras didasari dorongan berupa rasa ingin tahu, media, ajakan teman dan masalah yang dihadapi. Perilaku remaja mengkonsumsi minuman keras didasari faktor lingkungan. Banyaknya remaja yang mengkonsumsi minuman keras berdasarkan faktor eksternal yaitu karena banyak anak usia sekolah yang putus sekolah dan masih banyak warung-warung yang menjual minuman keras secara bebas sehingga memudahkan remaja mendapatkan minuman keras. Perilaku remaja mengkonsumsi minuman keras didasari faktor imbalan yaitu ikut-ikutan teman agar ditemani atau tidak diejek
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Perilaku, Minuman Keras, Remaja.
  • NIM: 1202035076
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji, M.M., Dra. Lisbet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (02-26-19-05-38-15).pdf (908 kB)

STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT KELURAHAN MUGIREJO KOTA SAMARINDA DI DALAM MENGHADAPI BANJIR (Muhammad Reza Fahlevi)

Submitted by: ,
On: Feb 18, 2019 @ 5:45 AM
IP: 36.83.53.106

  • Judul artikel eJournal: STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT KELURAHAN MUGIREJO KOTA SAMARINDA DI DALAM MENGHADAPI BANJIR
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Reza Fahlevi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Kelurahan Mugirejo tergolong salah satu kelurahan yang sering mengalami banjir dengan intensitas curah hujan menengah. Sistem pengalihan air alami sungai dan anak sungai serta sistem saluran drainase dan kanal penampungan banjir buatan yang ada tidak mampu menampung akumulasi air sehingga meluap. Banjir tersebut dapat berdampak buruk bagi masyarakat berupa kerugian materi, terganggunya kegiatan pendidikan, kegiatan ekonomi, maupun kegiatan lainnya. Kerangka teori yang digunakan adalah teori adaptasi dan stratifikasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan adaptasi masyarakat Kelurahan Mungirejo Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda di dalam menghadapi banjir. Penelitian ini dilaksanakan karena di Kelurahan Mungirejo sering terjadi banjir. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kualitatif, pedoman penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada warga Mungirejo dan Aparat Kelurahan. Sampel penelitian berjumlah 9 orang yaitu Pihak Kelurahan, Ketua RT 1, RT 3, RT 5, RT 6 dan warga RT 1, RT 3, RT 5, RT 6 di Kelurahan Mungirejo. Jenis adaptasi yang dilakukan masyarakat di dalam menghadapi banjir adalah adaptasi struktural dan non-struktural. Bentuk-bentuk adaptasi di Kelurahan Mugirejo adalah (1) memperkuat dan meninggikan pondasi rumah, (2) menaruh harta benda (menaikkan ke tempat yang lebih tinggi), (4) rencana untuk pindah rumah. Adapun dari pihak aparat kelurahan memberikan himbauaan siapsiaga datangnya banjir dan berkordinasi bersama tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), membuat posko penampungan evakuasi, persiapan pelampung, dan logistik. Saran bagi masyarakat, perlu diadakan sosialisasi atau pelatihan dalam menghadapi banjir guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya melakukan tindakan dalam mencegah banjir pada sebelum dan pada saat banjir sehingga risiko banjir dapat diminimalisir. Bagi pemerintah, perlu mengkoordinir secara terpadu dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang tujuannya untuk mengurangi banjir, supaya pembangunannya itu tidak asal bangun tapi memang tujuannya untuk memberi kenyaman warga dan tidak lagi merasakan masalah-masalah banjir di Mugirejo maupun di Kota Samarinda.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Strategi, Adaptasi, Masyarakat, Banjir
  • NIM: 1302035036
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, M.S., Sarifudin, S.Sos. M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Oke Fix (02-18-19-05-45-05).pdf (813 kB)

ANALISIS TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BURUH BANGUNAN DI RUKO GRAND SAMARINDA (Esra)

Submitted by: ,
On: Feb 18, 2019 @ 4:49 AM
IP: 36.83.53.106

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BURUH BANGUNAN DI RUKO GRAND SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Esra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan hal peting di dalam dunia kerja; karena K3 dapat memberikan rasa aman, tenang, tentram, dan semangat kepada karyawan suatu organisasi kerja. Namun faktanya K3 sering diabaikan di dalam dunia kerja, terutama oleh karyawan/buruh. Banyaknya kasus kecelakaan kerja merupaka suatu fenomena yang menarik untuk diteliti; dengan pertanyaan penelitian: “bagaimanakah pengetahuan dan pelaksanaan K3 di ka¬lang¬an buruh bangunan? Guna menjawab pertanyaan tersebut di dalam pene¬liti¬an ini digunakan beberapa konsep sebagai dasar untuk menjelaskan hasil pe¬nelitian. Konsep yang dimaksud terutama adalah kedisiplinan dan budaya kese¬lamatan kerja. Penelitian dilakukan di di Rumah dan Toko (Ruko) Grand Samarinda yang sedang dikerjakan/dibangun oleh PT. Persada kontraktor pelaksana dengan mempekerjakan sejumlah buruh, terutama buruh harian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif;dengan fokus meneliti pelaksanaan K3 oleh buruh bangunan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan wawancara. Pe¬ngamatan terutama dilakukan terhadap buruh yang sedang bekerja (untuk mengetahui apakah mereka menggunakan alat K3 atau tidak), dan kondisi ling¬kungan kerja (antara lain untuk melihat apakah di lokasi kerja dipasang papan peringatan tentang K3 atau tidak. Sedangkan wawancara dilakukan kepada manajer dan karyawan proyek dengan tujuan terutama untuk mengetahui apakah pe¬rusahaan kontraktor menyediakan alat K3 bagi buruh atau tidak, dan alasan buruh yang tidak menggunakan alat K3. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar buruh tidak me¬ngetahui tentang K3, dan tidak menggunakan alat K3 saat bekerja; dengan alasan terutama penggunaan alat K3 dianggap mengganggu, buruh menjadi tidak le¬luasa di dalam melakukan pekerjaannya; padahal alat tersebut telah disediakan sesuai standar APD oleh perusahaan kontraktor yang memperkerjakan mere¬ka.Sebaliknya manajer royek tidak memberikan sanksi atau menegur buruh yang tidak menggunakan alat K3 ketika bekerja. Jadi dapat disimpulkan bahwa baik manajer proyek maupun karyawan tidak disiplin di dalam pekerjaan mereka. Hal ini tampaknya berkaitan pula dengan budaya kerja orang Indonesia yang belum/tidak biasa memakai alat perlindungan di dalam bekerja sepertihalnya mereka tidak menggunakan helm ketika mengendarai sepeda motor.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Buruh Bangunan.
  • NIM: 1102035003
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, M.S., Drs. Sugandi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): ejournal_analisis_program_keselamatan_dan_kesehatan_kerja_buruh_bangunan (02-18-19-04-49-37).pdf (797 kB)

PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA SAMARINDA DALAM UPAYA PENERTIBAN BALIHO (STUDI KASUS DI JALAN KUSUMA BANGSA) (Arif Ariyanto)

Submitted by: ,
On: Feb 14, 2019 @ 1:23 AM
IP: 36.84.231.46

  • Judul artikel eJournal: PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA SAMARINDA DALAM UPAYA PENERTIBAN BALIHO (STUDI KASUS DI JALAN KUSUMA BANGSA)
  • Pengarang (nama mhs): Arif Ariyanto
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini uaitu untuk menyadarkan para organisasi, partai dan masyarakat agar mentaati peraturan daerah No 26 Tahun 2012 tentang Pemasangan Titik Reklame di Wilayah Kota Samarinda. Baliho adalah ruang advertensi berukuran besar yang di pasang di tepi jalan, median jalan.Tujuan dari penelitian ini adalah “untuk mengetahui peranan Satuan Polisi Pamong Praja kota Samarinda dalam upaya penertiban Baliho (study kasus dijalan Kesuma Bangsa). “untuk mengetahui kendala yang dihadapi Satuan Polisi Pamong Praja kota Samarinda dalam upaya penertiban Baliho (Study kasus dijalan Kesuma Bangsa). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya penertiban baliho yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja kota Samarinda masih kurang optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari standar Kebijakan dalam upaya penertiban baliho yang ingin capai belum maksimal, dimana masih kurangnya kesadaran para pemilik baliho untuk mentaati aturan yang telah sepakati oleh pihak pemerintah yang berwewenang kerap kali menimbulkan permasalahan seperti, adanya penertiban baliho yang melanggar aturan tersebut dan selain itu pemerintah masih kurangnya tegas dalam melakukan penataan titik baliho dijalan kesemua bangsa kota Samarinda.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda, dan Penertiban Baliho
  • NIM: 1302035091
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Massad Hatuwe, M.Si, Dra. Lisbet Situmorang.M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2017
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (02-14-19-01-23-52).pdf (790 kB)

PERNIKAHAN USIA MUDA AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH DI DESA BENUA BARU KECAMATAN MUARA BENGKAL KABUPATEN KUTAI TIMUR (Rani Zulmikarnain)

Submitted by: ,
On: Jan 30, 2019 @ 9:47 PM
IP: 114.125.204.168

  • Judul artikel eJournal: PERNIKAHAN USIA MUDA AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH DI DESA BENUA BARU KECAMATAN MUARA BENGKAL KABUPATEN KUTAI TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Rani Zulmikarnain
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Pernikahn Usia Muda, Dinamika Kehidupan Pernikahan Usia Muda dan Dampak yang terjadi. Tujuan dari Penelitian untuk mengetahui Pernikahan usia muda akibat hamil diluar nikah, dinamika kehidupan rumah tangga dan dampak sosial yang terjadi pada pernikahn usia muda akibat hamil diluar nikah. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Deskripif kualitatif. Fokus peneltiian untuk mengetahui Pernikahan Usia Muda Akibat Hamil Diluar nikah di Desa Benua Baru, Dinamika kehidupan rumah tangga dan dampak sosial yang terjadi di Dese Benua Baru. Sumber data yang digunakan yaitu data primer, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh menyimpulkan bahwa : Pernikahan usia muda akibat hamil diluar nikah di Desa Benua Baru sering terjadi, penyebab dari terjadinya hamil diluar nikah disebabkan oleh pergaulan bebas remaja masa kini, kurangnya pengawasan oleh orangtua serta kurangnya pengetahuan remaja tentang bahaya pergaulan bebas. Dinamika kehidupan rumah tangga pasangan pernikahan usia muda akibat hamil diluar nikah di Desa Benua Baru beraneka ragam ada yang baik saja namun terdapat beberapa keluarga pasangan yang menjalankan rumah tangga dalam keadaan tidak baik, hal ini disebabkan mereka menikah di Usia yang masih relatif muda, pemikiran yang belum dewasa dan faktor ekonomi menjadikan dinamika kehidupan rumah tangga mereka lalui dengan banyak permasalahan terjadi.Dampak Sosial yang timbuk akibat pernikahan usia muda akibat hamil diluar nikah di Desa Benua Baru adalah keluarga besar mendapat perlakuan tidak mengenakan dari masyarakat sekitar, di kucilkan warga dan bagi pelaku pernikahan biasanya akan merasa malu dan kurang bersosialisasi dengan warga.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pernikahan Usia Muda, Dinamina Rumah Tangga, Dampak
  • NIM: 1402035082
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nurn Fitriyah, MS, Novita Surya Ningsih, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (01-30-19-09-47-47).pdf (799 kB)

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG KEBERADAAN JURU PARKIR LIAR DI PASAR SEGIRI & SAMARINDA SQUARE KECAMATAN SAMARINDA ULU (Alberta Veronica Soge)

Submitted by: ,
On: Jan 29, 2019 @ 1:31 AM
IP: 125.160.79.200

  • Judul artikel eJournal: PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG KEBERADAAN JURU PARKIR LIAR DI PASAR SEGIRI & SAMARINDA SQUARE KECAMATAN SAMARINDA ULU
  • Pengarang (nama mhs): Alberta Veronica Soge
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Persepsi Masyarakat Tentang Keberadaan Juru Parkir Liar di Pasar Segiri dan Samarinda Square Kecamatan Samarinda Ulu. Di kota Samarinda sendiri banyak diterdapat juru parkir liar yang sudah meresahkan dan menjadi sorotan masyarakat, di tahun 2016 banyak juga masyakat yang mengunggah sindiran di media sosial terkait maraknya praktik parkir liar disejumlah kawasan, maraknya juru parkir liar disejumlah kawasan Kota Samarinda selama ini sudah lama dikeluhkan masyarakat, tidak hanya di pusat-pusat perbelanjaan, termasuk pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang keberadaan juru parkir liar di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Di dalam kajian ini digunakan teori interaksionosme sombolik dari Herbert Blumer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, Penelitian kualitatif bersifat deskriptif yaitu menjelaskan fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data dengan teknik wawancara kepada masyarakat yang menggunakan jasa parkir liar dan parkir resmi. Hasil penenlitian ini menunjukan bahwa, 1. Tanggapan masyarakat terhadap juru parkir liar samapai saat ini masih tidak baik, meskipun ada beberapa yang member tanggapan baik tentang juru parkir liar. 2. Pengetahuan masyarakat tentang juru parkir liar adalah seseorang yang bekerja sebagai tukang parkir dan tidak adanya izin dari pemerintah. 3. Penilaian masyarakat terhadap juru parkir sampai saat ini juga masih ada yang posisitif dan negatif. Persepsi positif akan muncul ketika adanya kepuasan terhadap objek, pengalaman dan pengetahuan, sebaliknya akan negatif apabila tidak adanya kepuasan terhadap objek, tidak adanya pengalaman dan tidak adanya pengetahuan tentang objek. Penenlitian ini menyarankan kepada pemerintah Kota Samarinda agar lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya dan memperluas lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang menganggur. Dan untuk Dinas Perhubungan agar lebih memperhatikan ketertiban perparkiran Kota Samarinda.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, masyarakat, juru parkir liar
  • NIM: 1302035010
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M. Si, Novita Surya Ningsih, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Ganjil (01-29-19-01-31-21).pdf (804 kB)

PERANAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERTAHANKAN ADAT ISTIADAT POSUO (PINGITAN) PADA MASYARAKAT BUTON SUKU CIA-CIA DI SAMARINDA (Nurluli)

Submitted by: ,
On: Jan 29, 2019 @ 1:25 AM
IP: 125.160.79.200

  • Judul artikel eJournal: PERANAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERTAHANKAN ADAT ISTIADAT POSUO (PINGITAN) PADA MASYARAKAT BUTON SUKU CIA-CIA DI SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Nurluli
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan, untuk mengetahui dan mendeskripsikan peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat istiadat Posuo (Pingitan) pada masyarakat Buton Suku Cia-Cia di Samarinda. Peranan tokoh adat dalam menjaga adat istiadat sangatlah penting terlebih dalam perkembangan zaman saat ini. Adat Posuo (Pingitan) yang telah ada dan dilaksanakan pada masyarakat Buton Suku Cia-Cia yang sudah turun temurun sejak nenek moyang terdahulu seharusnya tetap dilestarikan dan dijaga sebagai tradisi budaya, dikarenakan sebagai jati diri, menyatukan rasa persatuan, membina hubungan sillaturahmi bagi masyarakat Suku Cia-Cia itu sendiri dalam kehidupan masyarakat. Teori, peranan Soerjono Soekanto yang erat kaitannya dengan peranan tokoh adat. Jenis penelitian, deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat istiadat Posuo (Pingitan) adalah mensosialisasikan kepada setiap generasi penerus (anak cucu) mereka secara turun temurun dalam kehidupan masyarakat, menerapkan dan melaksanakan adat Posuo (Pingitan) karena adat tersebut merupakan adat yang tidak bisa ditinggalkan atau dirubah-rubah, pelaksanaannya bersifat wajib sehingga dibudayakan secara turun temurun dalam kehidupan masyarakat. Adapun peranan tokoh adat dalam upacara adat Posuo (Pingitan) adalah sebagai pembimbing peserta Posuo (Pingitan), Pande Pohora (Orang yang mengetahui seluk beluk penyelenggara pingitan) adalah seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap penyelenggaraan Posuo yaitu mensyarati dari awal masuk wadah pingit kemudian menetapkan peraturan atau tata tertib secara tidak tertulis seperti pengaturan makan dan minum dengan porsi yang ditentukan, cara merawat diri, gerak-gerak harus di batasi, dan posisi tidur yang benar saat berada dalam wadah pingit. Sebagai pemimpin upacara Posuo (Pingitan), Lebe (Imam) merupakan guru dalam masyarakat yaitu mensyarati air yang akan di gunakan untuk memandikan peserta Posuo (Pingitan) setelah hari terakhir pingitan kemudian melakukan penyentuhan tanah dan terakhir menjemput peserta Posuo (Pingitan). Sebagai pembacaan doa, Moji (Tokoh agama) merupakan seseorang sebagai pengikut atau pelengkap Lebe (Imam) dalam upacara Posuo (Pingitan). Berperan sebagai pembacaan doa selamat pada penutupan upacara Posuo (Pingitan).
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peranan, Tokoh Adat, Posuo (Pingitan)
  • NIM: 1302035109
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M.Si, Dra. Libet Situmorang, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_Genap (01-29-19-01-25-40).pdf (814 kB)