PERSEPSI ANGGOTA KELOMPOK SIMPAN PINJAM DALAM PENGELOLAAN DANA BANTUAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN DI KAMPUNG MERANCANG ULU KECAMATAN GUNUNG TABUR KABUPATEN BERAU (Elviana Agustina)

Submitted by: ,
On: Jun 25, 2015 @ 4:49 AM
IP: 61.94.84.88

  • Judul artikel eJournal: PERSEPSI ANGGOTA KELOMPOK SIMPAN PINJAM DALAM PENGELOLAAN DANA BANTUAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN DI KAMPUNG MERANCANG ULU KECAMATAN GUNUNG TABUR KABUPATEN BERAU
  • Pengarang (nama mhs): Elviana Agustina
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Elviana Agustina 2015, Persepsi anggota kelompok simpan pinjam dalam pengelolaan dana bantuan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri perdesaan di kampung merancang ulu kecamatan gunung tabur kabupaten berau, bimbingan dari bapak Drs. Sugandi, M.Si selaku dosen pembimbing I, dan bapak Ifan luthfian Noor, S.Sos, M.Si selaku dosen pembimbing II.
    Tujuan penelitian untuk mengetahui mengenai persepsi anggota kelompok simpan pinjam dalam pengelolaan dana bantuan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri perdesaan. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif adalah penelitian yang menggambarkan dan meringkaskan berbagai kondisi, situasi atau berbagai variabel yang berkaitan dengan pengumpulan data untuk memberikan gambaran atau penegasan suatu konsep, mengenai fenomema-fenomena yang ada. Data dalam penelitian ini diperoleh langsung dari informan dan informan kunci melalui wawancara mendalam dan dibantu dengan adanya pedoman wawancara yang telah disiapkan. Penulis menggunakan tehnik purposive sampling untuk menentukan informan sesuai dengan kriteria yang berkaitan dengan anggota kelompok simpan pinjam program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM).
    Berdasarkan hasil penelitian dari 13 orang informan, 11 orang memiliki persepsi yang berbeda terhadap PNPM Mandiri Perdesaan dan 2 orang memiliki persepsi yang sesuai atau sama dengan tujuan dari PNPM Mandiri Perdesaan. Anggota kelompok simpan pinjam mengetahui tujuan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan yaitu bertujuan memberikan dana bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk digunakan membuat usaha. Anggota kelompok simpan pinjam sangat mendukung program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri perdesaan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Kelompok Simpan Pinjam, PNPM Mandiri
  • NIM: 1102035002
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si & Ifan Lutfhian Noor, S.Sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 – Copy (06-25-15-04-49-58).pdf (98 kB)

Konstruksi Gender Di Kalangan Mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Mulawarman (Nove Hardiani)

Submitted by: Hardiani, Nove
On: May 24, 2015 @ 10:11 PM
IP: 112.215.36.142

  • Judul artikel eJournal: Konstruksi Gender Di Kalangan Mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Mulawarman
  • Pengarang (nama mhs): Nove Hardiani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Disadari atau tidak mahasiswa jurusan Sosiologi yang sudah mendapatkan mata kuliah Gender dan Pembangunan, seharusnya mempunyai pemikiran berbeda dari khalayak umum yang memandang negatif terhadap kaum perempuan. Tetapi kenyataannya mahasiswa masih terlihat melakukan pelecehan ringan terhadap perempuan seperti bersiul, menggoda, membicarakan kelebihan dan kelemahan dalam hal fisik, berkata yang tidak sopan serta menganggap remeh perempuan. Padahal, seorang mahasiswa diharapkan agar dapat membentuk konstruksi yang diciptakan oleh mereka bisa mempengaruhi dunia luar (non-akademik) yang sangat berguna bagi perkembangan, pemahaman dan kehi¬dupan kaum perempuan dimasa mendatang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis konstruksi gender pada mahasiswa jurusan Sosiologi yang belum dan sudah mendapatkan mata kuliah Gender.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Konstruksi Gender, Mahasiswa
  • NIM: 0902035006
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Lisbet Situmorang, M.Si, Dra. Hj. Erni Asneli Asbi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal (05-24-15-10-11-58).pdf (215 kB)

Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Nonformal di Panti Asuhan Uswatun Hasanah Samarinda (Irmala Jelita )

Submitted by: ,
On: Jun 3, 2015 @ 4:18 AM
IP: 36.82.217.61

  • Judul artikel eJournal: EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL DI PANTI ASUHAN USWATUN HASANAH SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Irmala Jelita
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Panti asuhan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan anak asuh dalam bidang pendidikan. Mereka harus mendapatkan pendidikan yang kompleks hingga dalam pemenuhan pendidikan nonformal sebagai pelengkap pendidikan formalnya. Melalui pendidikan nonformal hendaknya dapat menciptkan anak-anak yang berkualitas, dapat berpartisipasi dalam pembangunan, dan siap untuk bersaing ditengah masyarakat luas. Kenyataannya saat ini terdapat anak yang masih sulit untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas pelaksanaan program pendidikan nonformal di Panti Asuhan Uswatun Hasanah Samarinda yang dilihat dari (1) evaluasi input, (2) evaluasi proses, (3) evaluasi hasil, dan (4) evaluasi dampak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah pelaksanaan program pendidikan nonformal sudah tepat, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dari pelaksanaan program pendidikan nonformal.
    Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan metode evaluasi model Raise-L dengan indikator relevan, atmosphere climate, commitment, sustainability, effectiveness, leadership, dan didukung dengan penelitian kuantitatif dengan menggunakan tabulasi tunggal. Selanjutnya data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian adalah eks anak asuh, anak asuh, pengasuh/tutor. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, kesimpulan dan verifikasi.
    Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu ; (1) program pendidikan nonformal tidak sesuai dengan perencanaan awal bahwa sebagian besar lulusan belum dapat mempraktekkan ilmu yang dimiliki pada dunia kerja / pekerjaan yang dimiliki tidak sesuai dengan pembekalan keterampilan yang diterima, dan tdak berjalannya beberapa program kegiatan. (2) faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan program pendidikan nonformal yaitu kurangnya tutor yang ahli, fasilitas dan dana yang dimiki terbatas, serta waktu dalam proses pembelajaran relatif singkat. (3) faktor pendukung niat yang tinggi dari anak asuh, pengasuh, dan tutor, motivasi dari pihak panti asuhan, kemauan/ minat anak asuh, partisipasi dari masyarakat, dan mitra kerja pemerintah.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pendidikan Nonformal
  • NIM: 1002035021
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dra. Hj. Erni Aseli Asbi, M.Si & Agustin Nurmanina, S.Sos. MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Jelita (06-03-15-04-18-44).pdf (84 kB)

Pemahaman Pelajar Tentang Disiplin Berlalu Lintas Studi di SMK Kesehatan Samarinda (Fitria Wulandari)

Submitted by: ,
On: Jun 24, 2015 @ 3:26 AM
IP: 203.130.214.106

  • Judul artikel eJournal: PEMAHAMAN PELAJAR TENTANG DISIPLIN BERLALU LINTAS (STUDI DI SMK KESEHATAN SAMARINDA)
  • Pengarang (nama mhs): Fitria Wulandari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Fitria Wulandari, Program Studi Pembangunan Sosial Konsentrasi Sosiologi Jurusan Sosiologi Universitas Mulawarman Samarinda. Judul penelitian adalah Pemahaman Pelajar tentang Disiplin Berlalu Lintas (kasus di SMK Kesehatan Samarinda). Sebagai pembimbing I Bapak Drs. Sugandi, M.Si dan Bapak Ifan Luthfian Noor, S.Sos, M.Si sebagai pembimbing II.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman pelajar tentang disiplin berlalu lintas dan mendeskripsikan pemahaman pelajar tentang aturan berlalu lintas yang meliputi rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, prosedural pembuatan SIM dan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor.

    Penelitian dilaksanakan di SMK Kesehatan Samarinda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi atau pengamatan (disajikan dalam bentuk foto) dan wawancara. Narasumber dari penelitian ini adalah Siswa – siswi kelas XII SMK Kesehatan dan pihak berwajib yaitu polisi satlantas polresta Samarinda. Sedangkan analisa data menggunakan deskriptif-kualitatif dengan cara menggambarkan atau melukiskan tentang data dan fakta mengenai objek penelitian tanpa memberikan penilaian..

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman pelajar tentang disiplin berlalu lintas sangat minim karena peraturan berlalu lintas hanya diketahui sebagai sebuah aturan tertulis dan tidak diterapkan pada kegiatan sehari-hari dalam berkendara kendaraan bermotor. Kurangnya sosialisasi dan kesadaran untuk belajar mengenai aturan berlalu lintas menjadi salah satu penyebab minimnya pengetahuan serta pemahaman para pelajar.

  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pemahaman, Pelajar, Lalu Lintas
  • NIM: 1002035052
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si ; Ifan Luthfian Noor, S.Sos, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Fitria Wulandari (06-24-15-03-26-13).pdf (88 kB)

Dampak Bagi Pengguna Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif Napza di Kelurahan Gunung Kelua Samarinda Ulu (Dewi Anggreni)

Submitted by: ,
On: Jun 24, 2015 @ 3:10 AM
IP: 203.130.214.106

  • Judul artikel eJournal: DAMPAK BAGI PENGGUNA NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF (NAPZA) DI KELURAHAN GUNUNG KELUA SAMARINDA ULU
  • Pengarang (nama mhs): Dewi Anggreni
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Dampak Bagi Pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) di Kelurahan Gunung Kelua Samarinda Ulu.
    Skripsi ini bertujuan untuk membahas tentang penyalahgunaan NAPZA pada individu, umumnya disebabkan selain adanya keterikatan secara intim terhadap kelompok pengguna narkoba, juga disebabkan adanya suatu proses pembelajaran yang diperoleh dari lingkungan sosial terdekat.
    Ada beberapa faktor internal dan eksternal yang menjadi penyebab individu menyalahgunakan NAPZA dan menjadi ketergantungan terhadap narkotika dan psikotropika. Bahwa di antara faktor-faktor yang berperan dalam penggunaan NAPZA adalah faktor kepribadian anti sosial dan psikopatik, kondisi kejiwaan yang mudah merasa kecewa atau depresi, kondisi keluarga yang meliputi keutuhan keluarga, kesibukan orang tua, hubungan orang tua dengan anak, kelompok teman sebaya, dan NAPZA itu sendiri mudah diperoleh dan tersedianya pasaran yang resmi maupun tidak resmi. Faktor pendorong di antaranya faktor dari dalam diri sendiri seperti kepribadian,fisik, dan faktor dari luar seperti faktor permasalahan keluarga, faktor sosial dengan lingkungan atau pergaulan dan terakhir dengan sedikit penalaran penelitifaktor kemudahan memperoleh NAPZA, lingkungan (keluarga, sekolah, teman, dan masyarakat), faktor individu itu sendiri.
    Saya menggunakan pemahaman persepktif prediktor psikososial dan prsepktif belajar sosial dalam hal Persepktif belajar diyatakan bahwa prilaku yang berhubungan dengan peyalahguaan NAPZA adalah prilaku yang dipelajari. Problem peyalahgunaan NAPZA tidak di pandang sebagai simtom dari penyakit, tetapi lebih dilihat sebagai masalah kebiasaan Perspektif teori belajar dinyatakan bahwa perilaku yang berhubungan dengan penyalahgunaan NAPZA adalah perilaku yang dipelajari. Problem penyalahgunaan NAPZA tidak dipandang sebagai simptom dari penyakit, tetapi lebih dilihat sebagai masalah kebiasaan. Teori ini lebih menekankan peran belajar dan pemeliharaan perilaku bermasalah yaitu penyalahgunaan NAPZA. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Observasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Dampak bagi pengguna NAPZA
  • NIM: 0902035011
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, MS ; Drs. M. Arifin, M.Hum
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Dewi Anggreni (06-24-15-03-10-17).pdf (95 kB)

Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Puskesmas Mahak Baru di Kecamatan Sungai Boh (Isin)

Submitted by: ,
On: May 11, 2015 @ 5:43 AM
IP: 180.248.82.171

  • Judul artikel eJournal: KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT PUSKESMAS MAHAK BARU DI KECAMATAN SUNGAI BOH
  • Pengarang (nama mhs): ISIN
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk hidup kerena dalam keadaan sehatlah manusia dapat berkarya dengan baik, setiap orang berhak mendapatkan perlindungan terhadap pelayanan kesehatan dan Negara bertanggung jawab mengatur agar terpenuhinya hak hidup sehat bagi setiap penduduknya. Untuk mensejahterakan kesehatan masyarakat dan menanam hidup sehat, maka diharapkan perhatian dari pemerintah daerah untuk mengupayakan pelayanan kesehatan melalui Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) bagi masyarakat pedesaan khususnya bagi masyarakat desa Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana kualitas pelayanan yang ada di puskesmas Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh dan mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh.
    Penulis dalam hal ini menggunakan sebagian pemikiran Moenir dalam teorinya kualitas pelayanan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Dalam penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di puskesmas desa Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh. Selanjutnya penulis melakukan wawancara mendalam dengan beberapa key informan yaitu masyarakat di puskesmas Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh serta informan pendukung lainnya yaitu stap puskesmas sebagai pemberi pelayanan.
    Berdasarkan hasil penelitian penulis, bahwa kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yang ada di puskesmas Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh dari beberapa segi pelayanan yang diberikan masih kurang memuaskaan dikarenakan fasilitas di puskesmas belum memadai, serta masih adanya petugas kesehatan yang kurang disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sehingga sebagian petugas merangkap tugas di puskesmas Mahak Baru Kecamatan Sungai Boh.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kualitas, Pelayana, dan Kesehatan Massyarakat
  • NIM: 0802035032
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. H. Massad Hatuwe, M. Si & Dra. Hj. Erni Asneli Asbi, M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 02_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_genap-1 (05-11-15-05-43-47).pdf (79 kB)

MAKNA RITUAL MUKAD ULID MASYARAKAT SUKU DAYAK BULUSU DI DESA RIAN KABUPATEN TANA TIDUNG (D A N E L )

Submitted by: ,
On: Mar 3, 2015 @ 4:53 AM
IP: 36.75.44.180

  • Judul artikel eJournal: MAKNA RITUAL MUKAD ULID MASYARAKAT SUKU DAYAK BULUSU DI DESA RIAN KABUPATEN TANA TIDUNG
  • Pengarang (nama mhs): D A N E L
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): D a n e l : Makna Ritual Mukad Ulid Masyarakat Suku Dayak Bulusu di Desa Rian Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini dilakukan di bawah bimbingan Bapak Drs. Badruddin Nasir, selaku pembimbing I dan Bapak Drs. Martinus Nanang, MA, selaku pembimbing II.
    Tujuan penelitian ini adalah melihat dan memberikan gambaran mengenai tahap-tahap dan proses pelaksanaan ritual Mukad Ulid, memahami makna simbol-simbol yang terdapat dalam ritual Mukad Ulid, untuk melihat partisipasi keluarga inti, kerabat dan masyarakat dalam pelaksanaan ritual Mukad Ulid dan penulis ingin memahami lebih jauh fungsi ritual Mukad Ulid dalam membangun kohesi sosial masyarakat suku Dayak Bulusu di Desa Rian Kapuak Kabupaten Tana Tidung.
    Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode Etnografi. Sumber data yang digunakan adalah data primer maupun data sekunder sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di lapangan, peneliti memperoleh data dengan cara melakukan wawancara langsung kepada informan kunci dalam hal ini pengurus adat dan setiap orang yang pernah malaknakan ritual Mukad Ulid, keluarga inti, kerabat dan masyarakat serta tokoh masyarakat yang terlibat agar dapat mengetahui lebih dalam tentang ritual Mukad Ulid, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelusuran melalui observasi video, gambar (foto), dan sumber tertulis seperti arsip buku Sejarah dan Kabudayaan suku Dayak Bulusu yang ditulis oleh Jabin Jantje pada tahun 2012.
    Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori liminalitas Victor Turner yang mempelajari fenomena-fenomena religius masyarakat suku dan masyarakat modern, faham-faham tentang manusia, agama dan masyarakat yang muncul, dari hasil penelitian, Victor Turner telah merumuskan dua hal yang sangat penting bagi kajian antropologi, yaitu : (1) rumusan secara umum tentang teori antropologi dalam kajian hakikat ritual religius dan simbolisme, dan (2) kajian secara deskriptif tentang aspek-aspek drama sosial dan proses ritual.
    Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu, Ritual Mukad Ulid bagi masyarakat suku Dayak Bulusu adalah suatu ritual bertujuan untuk memutuskan hubungan batin antara keluarga yang berduka dengan roh anggota keluarga yang telah meninggal dan mengantarkan roh tersebut ke alam surga (londoyon odou senudon).
    Masyarakat Dayak Bulusu meyakini sebelum keluarga yang ditinggalkan tersebut melaksanakan ritual Mukad Ulid maka roh/arwah keluarga yang telah meninggal itu akan tetap berada di bumi dan tidak bisa menuju ke alam baka (surga). Kewajiban yang harus dilakukan keluarga yang ditinggalkan adalah berpantang (gali), untuk tidak melakukan sesuatu atau tidak memakan daging binatang tertentu, seperti; tidak boleh makan tambang (payau), makan garam, ikan labi-labi, sapi, kancil, monyet, atau ikan tertentu. Tidak boleh menikah sebelum ritual Mukad Ulid dilaksanakan karena masih ada ikatan, tidak boleh bertandang atau bepergian ke daerah lain, tidak boleh berpakaian adat, tidak boleh memotong atau mencukur rambut dan tidak boleh pergi ke hutan selama satu minggu. Sesudah ritual Mukad Ulid dilaksanakan tidak ada lagi pantangan keluarga inti, semua terbebaskan dan dibersihkan dari hal-hal yang tabu tersebut.
    Jika melanggar pantangan-pantangan itu sebelum melakukan ritual Mukad Ulid suku Dayak Bulusu meyakini akan ada sesuatu yang terjadi kepada orang yang telah melanggar, seperti; bisa sakit bungkang (bungkang itu sakit kutukan dari roh orang yang meninggal, seperti gila atau meninggal mendadak), kesurupan, atau hilang ingatan. Sehingga ritual Mukad Ulid sangat penting dilaksanakan untuk membebaskan seluruh anggota keluarga tersebut dari berbagai pantangan atau hal yang tidak diperkenankan secara turun-temurun sejak dari zaman para leluhur. Kepercayaan inilah yang secara psikologis sangat mendorong pikiran masyarakat suku Dayak Bulusu untuk melaksanakan ritual Mukad Ulid.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Makna Ritual Mukad Ulid Suku Dayak Bulusu
  • NIM: 0802035025
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2008
  • Program Studi: Ilmu Sosiatri
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Badruddin Nasir, M.Si & Drs. Martinus Nanang, MA
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 3
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil-1 (03-03-15-04-53-01).pdf (128 kB)

PERAN KONTROL SOSIAL DALAM PENGENDALIAN PERILAKU MAHASISWA KOS SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA (M. Hamzah)

Submitted by: ,
On: May 4, 2015 @ 4:24 AM
IP: 61.94.84.240

  • Judul artikel eJournal: PERAN KONTROL SOSIAL DALAM PENGENDALIAN PERILAKU MAHASISWA KOS SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): M. Hamzah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Mohamad Hamzah. Kontrol Sosial dalam Pengendalian Perilaku Mahasiswa Kos Sekitar Kampus Universitas Mulawarman Samarinda, di bawah bimbingan Bapak Prof. Dr. H. Sutadji, MM dan Bapak Daryono, S.Sos, M.Si.
    Interaksi sosial antara mahasiswa kos dengan masyarakat di lingkungan sekitar kampus Universitas Mulawarman Samarinda merupakan dinamika tersendiri dan diwarnai oleh bermacam-macam sikap, pandangan maupun tingkah laku. Perilaku mahasiswa kos yang berbeda antara individu satu dengan yang lainnya membutuhkan kontrol sosial agar ketentraman dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan harmonis.
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui kontrol sosial dalam pengendalian perilaku mahasiswa kos sekitar kampus Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian dilakukan di sekitar kampus Universitas Mulawarman Samarinda meliputi 3 Rukun Tetangga (RT) di jalan Pramuka, jalan M. Yamin, dan jalan Suwandi. Informan sebagai sumber data terdiri dari Pemilik Kos, Mahasiswa, dan Ketua RT.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Kontrol Sosial, Pengendalian Sosial
  • NIM: 0902035075
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2009
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Sutadji M., Drs., MM & Daryono, S.Sos., M. Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal_Sosiatri_M.Hamzah (05-04-15-04-24-42).pdf (90 kB)

PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN, PENGENDALIAN, DAN PENANGANANKASUS KORUPSI DI KOTA SAMARINDA (Sumarni)

Submitted by: ,
On: Apr 6, 2015 @ 9:22 AM
IP: 36.83.33.134

  • Judul artikel eJournal: PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN, PENGENDALIAN, DAN PENANGANANKASUS KORUPSI DI KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Sumarni
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Lembaga Swadaya Masyarakat secara umum diartikan sebagai sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya. LSM mempunyai peran yang sangat besar di dalam melakukan kontrol sosial terhadap praktik penyelenggaraan pemerintahan demi terciptanya penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) karena terkuak kenyataan bahwa sulitnya memberantas korupsi di Indonesia adalah diakibatkan juga karena ketidakberdayaan aparat Penegak Hukum dalam menghadapi kasus korupsi tersebut.
    Di dalam melakukan fungsi kontrol, LSM dapat memilih sikap di antaranya yaitu: sebagai kekuatan pengimbang, pemberdaya masyarakat, dan sebagai lembaga perantara.
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Swadaya Masyarakat memiliki peranan di dalam bidang pencegahan, pengendalian, dan penanganan kasus korupsi di Kota Samarinda, dan peranan tersebut telah sesuai dengan teori LSM, yaitu sebagai kekuatan pengimbang, pemberdaya masyarakat, dan sebagai lembaga perantara. Adapun hambatan Lembaga Swadaya Masyarakat di dalam pencegahan, pengendalian, dan penanganan kasus korupsi, yaitu secara internal masih kekurangan SDM maupun logistik, secara eksternal kurangnya dukungan dari pemerintah daerah dan Penegak Hukum pada perlawanan terhadap aksi pemberdayaan masyarakat di dalam rangka pemberantasan korupsi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peranan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Korupsi
  • NIM: 1002035054
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. H. Harihanto, MS & Dr. Rita Kalalinggi, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil (04-06-15-09-22-45).pdf (83 kB)

Bentuk Konflik Kepentingan Pada PAUD Fajar Mentari (Studi eksploratif tentang konflik kepentingan dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fajar Mentari di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan) (Werman Septian Sianipar)

Submitted by: ,
On: Mar 31, 2015 @ 10:39 AM
IP: 180.248.65.113

  • Judul artikel eJournal: : Bentuk Konflik Kepentingan Pada PAUD Fajar Mentari (Studi eksploratif tentang konflik kepentingan dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fajar Mentari di Kelurahan Pantai Amal Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan)
  • Pengarang (nama mhs): Werman Septian Sianipar
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Abstrak
    Metodelogi dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian Bentuk Konflik Kepentingan Pada PAUD Fajar Mentari atau Konflik Kepentingan dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fajar Mentari meliputi: (a) Faktor yang melatar belakangi sehingga terjadinya konflik kepentingan, yaitu: kondisi ekonomi, memanfaatkan fasilitas rumah milik pribadi yang dinilai strategis dan agama. (b) Keberadaan Lembaga PAUD Fajar Mentari dalam masyarakat yang didasari pada: respon masyarakat terhadap keberadaan Lembaga PAUD Fajar Mentari dan kegiatan-kegiatan Lembaga PAUD Fajar Mentari. Untuk memudahkan dalam pengumpulan data, maka peneliti menggunakan alat bantu berupa catatan lapangan, maupun foto dan pedoman wawancara (interview guide). Data yang terkumpul dianalisa menggunakan metode deskriptif kualitatif
    Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa memang adanya konflik kepentingan dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fajar Mentari yang terlibat dalam konflik ini meliputi kepada masyrakat, guru, orangtua murid, yayasan , pemerintah, dan donator. Serta faktor penghambat dalam program pendidikan adalah keterbatasan guru pengajar, kurangnya kerja sama orang tua dengan pengelola maupun pembina, tidak adanya bantuan dari pemerintah untuk sekolah PAUD Fajar Mentari, dan kurangnya sarana dan prasarana yang di bangun oleh PAUD Fajar Mentari.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Bentuk Konflik, Konflik Kepentingan, Pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Di
  • NIM: 1002035055
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2010
  • Program Studi: Sosiologi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, MS & Alim Salamah, S.Pd. M.Pd
  • Nama eJournal: eJournal Sosiatri/Sosiologi
  • Volume: 3
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2015
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Werman (03-31-15-10-39-24).pdf (80 kB)